alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Pasar Baru Tuban Terbakar Hebat

TUBAN, Radar Tuban-Untuk kesekian kalinya Pasar Baru Tuban terbakar. Tadi malam se­kitar pukul 20.30, si jago merah melahap sebagian besar bangu­nan pasar tradisional di Jalan Gajah Mada tersebut.

Berdasarkan keterangan sejum­lah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), sumber api didu­ga dari tengah belakang pasar yang merupakan blok penjualan pakaian dan warung.

Sampai berita ini diturunkan sekitar pukul 22.15, upaya pema­daman masih berlangsung. Area yang terbakar menurut pantauan Jawa Pos Radar Tuban pada jam tersebut sekitar 60 persen dari total luas pasar. Embusan angin ke arah utara dan selatan memicu blok di bagian tersebut paling banyak yang terbakar. Api pun membubung tinggi.

Untuk memadamkan keba­karan di pasar yang di bawahnya terdapat wisata Gua Akbar terse­but, lima unit mobil pemadam kebakaran Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dikerahkan. Ka­rena kewalahan, Kepala BPBD Tuban Yudi Irwanto kepada war­tawan koran ini mengaku sudah meminta bantuan dari pemadam kebakaran dari Semen Gresik dan BPBD Bojonegoro. ‘’Kita berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mema­damkan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Pisang Cavandis Butuh AC agar Matang

Di tengah sibuknya petugas mema­damkan kobaran si jago merah, pemilik toko dan stan ber­juang keras menyelamatkan  barang dagangan. Beberapa di antaranya nekat menerobos pu­ing bangunan yang membara.
Sempat terjadi bebarapa kali ledakan yang diduga dari tabung elpiji dan bahan yang mudah meledak lainnya.

Iskak, salah satu warga sekitar mengatakan, semula dirinya mengira api dari aktivitas pemba­karan sampah.  Tak lama berse­lang, api kian membesar. Setelah sadar terjadi kebakaran, dia bersama sejumlah warga lainnya memadamkan api dengan me­nyi­ramkan air. Upaya tersebut tak membuahkan hasil. Api menjalar cepat dan melahap bangunan stan, kios, dan toko yang sebagian besar atapnya masih basah setelah diguyur gerimis. ‘’Apinya sangat cepat menjalar,’’ kata dia.

Baca Juga :  Baru Lindra dan Kang Warih

Untuk memberi kemudahan akses mobiil pemadam keba­karan   kelur-masuk lokasi, polisi mengalihkan arus lalu lintas jalur nasional yang melintas Jalan Gajah Mada ke Jalan Basuki Rachmad—Jalan Sunan Kalijaga.

Bupati Tuban Fathul Huda saat meninjau lokasi kebakaran menyampaikan keprihatinannya. Dia mengatakan, insiden tersebut musibah. Terkait langkah yang dilakukan, dia mengatakan segera melakukan pembersihan dan membantu proses asuransi. Ada rencana relokasi? Bupati enggan mengomentari. ‘’Kita konsentrasi ke pembersihan dulu,’’ kata dia.

Terkait penyebab kebakaran, bupati dua periode itu mengaku sudah mendapat laporan akibat korsleting jaringan listrik di pasar tersebut.

TUBAN, Radar Tuban-Untuk kesekian kalinya Pasar Baru Tuban terbakar. Tadi malam se­kitar pukul 20.30, si jago merah melahap sebagian besar bangu­nan pasar tradisional di Jalan Gajah Mada tersebut.

Berdasarkan keterangan sejum­lah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), sumber api didu­ga dari tengah belakang pasar yang merupakan blok penjualan pakaian dan warung.

Sampai berita ini diturunkan sekitar pukul 22.15, upaya pema­daman masih berlangsung. Area yang terbakar menurut pantauan Jawa Pos Radar Tuban pada jam tersebut sekitar 60 persen dari total luas pasar. Embusan angin ke arah utara dan selatan memicu blok di bagian tersebut paling banyak yang terbakar. Api pun membubung tinggi.

Untuk memadamkan keba­karan di pasar yang di bawahnya terdapat wisata Gua Akbar terse­but, lima unit mobil pemadam kebakaran Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dikerahkan. Ka­rena kewalahan, Kepala BPBD Tuban Yudi Irwanto kepada war­tawan koran ini mengaku sudah meminta bantuan dari pemadam kebakaran dari Semen Gresik dan BPBD Bojonegoro. ‘’Kita berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mema­damkan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Kebutuhan dan Stok Plasma Konvalesen Belum Sebanding

Di tengah sibuknya petugas mema­damkan kobaran si jago merah, pemilik toko dan stan ber­juang keras menyelamatkan  barang dagangan. Beberapa di antaranya nekat menerobos pu­ing bangunan yang membara.
Sempat terjadi bebarapa kali ledakan yang diduga dari tabung elpiji dan bahan yang mudah meledak lainnya.

Iskak, salah satu warga sekitar mengatakan, semula dirinya mengira api dari aktivitas pemba­karan sampah.  Tak lama berse­lang, api kian membesar. Setelah sadar terjadi kebakaran, dia bersama sejumlah warga lainnya memadamkan api dengan me­nyi­ramkan air. Upaya tersebut tak membuahkan hasil. Api menjalar cepat dan melahap bangunan stan, kios, dan toko yang sebagian besar atapnya masih basah setelah diguyur gerimis. ‘’Apinya sangat cepat menjalar,’’ kata dia.

Baca Juga :  Keluhkan Pemadaman ketika Jam Produktif

Untuk memberi kemudahan akses mobiil pemadam keba­karan   kelur-masuk lokasi, polisi mengalihkan arus lalu lintas jalur nasional yang melintas Jalan Gajah Mada ke Jalan Basuki Rachmad—Jalan Sunan Kalijaga.

Bupati Tuban Fathul Huda saat meninjau lokasi kebakaran menyampaikan keprihatinannya. Dia mengatakan, insiden tersebut musibah. Terkait langkah yang dilakukan, dia mengatakan segera melakukan pembersihan dan membantu proses asuransi. Ada rencana relokasi? Bupati enggan mengomentari. ‘’Kita konsentrasi ke pembersihan dulu,’’ kata dia.

Terkait penyebab kebakaran, bupati dua periode itu mengaku sudah mendapat laporan akibat korsleting jaringan listrik di pasar tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/