alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

SMA dan SMK Belajar Tatap Muka Penuh

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – SMA dan SMK akhirnya melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen semester genap ini. Dipastikan mulai hari ini (4/1) siswa masuk penuh. Kepastian itu hasil rapat dengan Direktorat Jendral PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen) melalui webinar kemarin (3/1).

Sementara itu, siswa jenjang PAUD, SD, dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro masih menggelar PTM 50 persen. Sebab, menunggu hasil capaian vaksinasi bagi masyarakat usia lanjut atau lansia. 

Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hasil rapat melalui webinar PTM dilaksanakan 100 persen. Dengan durasi di sekolah 6 jam per hari. “Mulai berlaku besok (hari ini),” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Hotel Griya Dharma Kusuma Rugi Rp 1,5 Miliar

Berlakunya PTM 100 persen, menurut Rokhani, setiap meja sudah boleh diisi dua siswa. Tentu, tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Selain itu kantin mulai dibuka. Namun tidak diperbolehkan berkumpul. Juga semua makanan dibungkus, tidak menyediakan piring maupun gelar.

“Buka bersyarat. Take and give, ambil, bayar, langsung meninggalkan kantin,” jelasnya.

Kasi SMA dan PK-PLK Cabdisdik Jawa Timur wilayah Bojonegoro-Tuban Sri Hartati mengatakan, hasil rapat webinar siswa bisa masuk 100 persen. Seminggu lima hingga enam hari masuk. Sedangkan setiap harinya maksimal 6 jam berada di sekolah.

Tatik sapaannya mengatakan, PTM 100 persen mulai diberlakukan hari ini. Namun, tetap menerapkan prokes. “Setiap jam mata pelajaran 45 menit atau 1 jam. Total 6 jam di sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Semua Desa di Bojonegoro Sudah Terima Dana Desa

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fathur Rokhim mengatakan belum ada surat edaran (SE) terkait level PPKM, sehingga PTM masih berlangsung 50 persen. Sama seperti semester gasal.

Fathur masih menunggu hasil capaian vaksinasi bagi usia lanjut. Sebab menjadi salah satu syarat menentukan jumlah PTM. Meski capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah melebihi 80 persen. “Baru mengirim surat ke dinas kesehatan (dinkes) setempat untuk meminta data capaian vaksin lansia,” jelasnya. (irv)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – SMA dan SMK akhirnya melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen semester genap ini. Dipastikan mulai hari ini (4/1) siswa masuk penuh. Kepastian itu hasil rapat dengan Direktorat Jendral PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen) melalui webinar kemarin (3/1).

Sementara itu, siswa jenjang PAUD, SD, dan SMP di lingkup Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro masih menggelar PTM 50 persen. Sebab, menunggu hasil capaian vaksinasi bagi masyarakat usia lanjut atau lansia. 

Kepala SMAN 2 Bojonegoro Rokhani Cahyaning mengatakan, hasil rapat melalui webinar PTM dilaksanakan 100 persen. Dengan durasi di sekolah 6 jam per hari. “Mulai berlaku besok (hari ini),” ungkapnya kemarin.

Baca Juga :  Keputusan MK Berharap Jadi Pertimbangan Penetapan UMK

Berlakunya PTM 100 persen, menurut Rokhani, setiap meja sudah boleh diisi dua siswa. Tentu, tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Selain itu kantin mulai dibuka. Namun tidak diperbolehkan berkumpul. Juga semua makanan dibungkus, tidak menyediakan piring maupun gelar.

“Buka bersyarat. Take and give, ambil, bayar, langsung meninggalkan kantin,” jelasnya.

Kasi SMA dan PK-PLK Cabdisdik Jawa Timur wilayah Bojonegoro-Tuban Sri Hartati mengatakan, hasil rapat webinar siswa bisa masuk 100 persen. Seminggu lima hingga enam hari masuk. Sedangkan setiap harinya maksimal 6 jam berada di sekolah.

Tatik sapaannya mengatakan, PTM 100 persen mulai diberlakukan hari ini. Namun, tetap menerapkan prokes. “Setiap jam mata pelajaran 45 menit atau 1 jam. Total 6 jam di sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Razia Jaring 14 Pelajar Membolos

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar Disdik Bojonegoro Fathur Rokhim mengatakan belum ada surat edaran (SE) terkait level PPKM, sehingga PTM masih berlangsung 50 persen. Sama seperti semester gasal.

Fathur masih menunggu hasil capaian vaksinasi bagi usia lanjut. Sebab menjadi salah satu syarat menentukan jumlah PTM. Meski capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) sudah melebihi 80 persen. “Baru mengirim surat ke dinas kesehatan (dinkes) setempat untuk meminta data capaian vaksin lansia,” jelasnya. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Badai Akumulasi Selimuti Bumi Wali

Pasokan Vaksin Tahap Kedua Datang Hari Ini

Harga Tembakau Kembali Turun

Tiba di Pendapa, Jamaah Sujud Syukur

Artikel Terbaru


/