alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Pengunjung Wisata Wajib Sudah Divaksin

Radar Tuban – Pemerintah pusat mengatur vaksinasi sebagai syarat masuk ke sejumlah tempat publik, seperti mal, tempat wisata, dan lainnya. Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 38 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3, dan level 2.

Ketentuannya, setiap masyarakat yang masuk lokasi wisata wajib menunjukkan bukti sudah divaksin. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban Suwanto membenarkan vaksinasi menjadi syarat masuk lokasi wisata.

Aturan tersebut ditegaskan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat proses vaksinasi di tanah air. ‘’Sedang kami siapkan mekanisme vaksinasi sebagai syarat untuk masuk wisata Tuban,’’ kata dia. Untuk membuktikan sudah divaksin, kata Wanto, pengunjung wisata bisa menunjukkan SMS vaksinasi, kartu vaksin, atau melalui aplikasi Pedulilindungi.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan Hampir Merata, Dipicu Hujan dan Banjir

Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, vaksinasi sebagai syarat masuk wisata tidak hanya berlaku di Tuban. Namun, juga di lokasi wisata lain. ‘’Malang dan beberapa kota besar lain sudah menerapkan lebih dulu,’’ ujarnya.

Di sisi lain, Wanto mengakui cukup sulit jika aturan vaksinasi tersebut diberlakukan serentak. Karena itu, institusinya akan men erapkan secara bertahap. Dimulai dari wisata milik pemerintah, pokdarwis, dan diteruskan lainnya.

‘’Sekarang banyak yang sudah vaksin. Jadi nantinya jika masih ada yang belum divaksin, maka tidak diperkenankan masuk lokasi wisata,’’ tegasnya.

Keseriusan pemerintah terhadap vaksinasi tidak main-main. Setelah menjadi syarat untuk pembelajaran tatap muka, sekarang sektor wisata mulai diperketat. Sangat mungkin, vaksinasi akan menjadi syarat mutlak yang akan diterapkan untuk mendapatkan akses publik lainnya. ‘’SMS atau kartu vaksin bisa disimpan karena itu sudah jadi syarat untuk masuk wisata sejumlah kota,’’ ujarnya. 

Baca Juga :  Masa Perbaikan Berkas Pendaftaran Bacabup Seminggu

Radar Tuban – Pemerintah pusat mengatur vaksinasi sebagai syarat masuk ke sejumlah tempat publik, seperti mal, tempat wisata, dan lainnya. Aturan tersebut tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 38 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3, dan level 2.

Ketentuannya, setiap masyarakat yang masuk lokasi wisata wajib menunjukkan bukti sudah divaksin. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban Suwanto membenarkan vaksinasi menjadi syarat masuk lokasi wisata.

Aturan tersebut ditegaskan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempercepat proses vaksinasi di tanah air. ‘’Sedang kami siapkan mekanisme vaksinasi sebagai syarat untuk masuk wisata Tuban,’’ kata dia. Untuk membuktikan sudah divaksin, kata Wanto, pengunjung wisata bisa menunjukkan SMS vaksinasi, kartu vaksin, atau melalui aplikasi Pedulilindungi.

Baca Juga :  DPRD Gelar Dua Rapat Paripurna Raperda Perubahan APBD 2020

Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, vaksinasi sebagai syarat masuk wisata tidak hanya berlaku di Tuban. Namun, juga di lokasi wisata lain. ‘’Malang dan beberapa kota besar lain sudah menerapkan lebih dulu,’’ ujarnya.

Di sisi lain, Wanto mengakui cukup sulit jika aturan vaksinasi tersebut diberlakukan serentak. Karena itu, institusinya akan men erapkan secara bertahap. Dimulai dari wisata milik pemerintah, pokdarwis, dan diteruskan lainnya.

‘’Sekarang banyak yang sudah vaksin. Jadi nantinya jika masih ada yang belum divaksin, maka tidak diperkenankan masuk lokasi wisata,’’ tegasnya.

Keseriusan pemerintah terhadap vaksinasi tidak main-main. Setelah menjadi syarat untuk pembelajaran tatap muka, sekarang sektor wisata mulai diperketat. Sangat mungkin, vaksinasi akan menjadi syarat mutlak yang akan diterapkan untuk mendapatkan akses publik lainnya. ‘’SMS atau kartu vaksin bisa disimpan karena itu sudah jadi syarat untuk masuk wisata sejumlah kota,’’ ujarnya. 

Baca Juga :  Desak Aparat Tegas Tangani Pencemaran Bengawan Solo

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/