alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Objek Wisata Diminta Berbenah

Ada Peningkatan Pengunjung Liburan di Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Musim liburan sekolah membuat kunjungan di sejumlah tempat wisata meningkat. Wisatawan masih didominasi warga lokal Bojonegoro. Hanya, Dander Park terdapat peningkatan pengunjung. Objek wisata perlu memperbaiki dan menambah fasilitas wisata untuk menarik kunjungan.

 

‘’Kunjungan (Dander Park) selama liburan ini ada peningkatan. Rata-rata per hari 100 sampai 200 orang,’’ kata Kepala UPT Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Mudiono.

 

Banyaknya pengunjung tidak hanya saat akhir pekan. Namun, juga terjadi di hari biasa. Namun, situasi masih cukup terkendali. Tidak sampai terjadi kerumunan. Sejauh ini kunjungan paling banyak terjadi Dander Park. Objek wisata air itu lebih diminati anak-anak, karena wisata berbasis air ini terdapat banyak wahana bermain.

Baca Juga :  Terus Berkolaborasi untuk Prestasi Tuban Bumi Wali

 

‘’Sehari di Dander Park ada sekitar 200 an orang yang datang,’’ jelasnya.

 

Longgarnya pembatasan pandemi membuat kunjungan ke objek wisata terus membaik. Mudiono berencana menambah terus wahana di objek wisata. Sehingga, pengunjung bisa semakin senang. ‘’Sebelum pandemi sering ada event. Sejak pandemi tidak ada event di sini,’’ ujar Pramu, petugas di Dander Park.

 

Menurut Pramu, saat akhir pekan kunjungan di Dander Park meningkat lebih banyak. Sebab, tidak hanya warga Bojonegoro. Warga luar Bojonegoro juga banyak yang datang. ‘’Dari luar daerah lumayan banyak,’’ jelasnya.

 

Selain Dander Park, pemkab juga mengelola dua wisata lainnya. Yakni Kahyangan Api dan Waduk Pacal. Tiga wisata ini berada di sisi selatan Bojonegoro.

Baca Juga :  Rusa-Rusa yang Begitu Akrab di Bojonegoro

 

Anggota Komisi B DPRD Lasuri meminta pemkab terus menambah dan memperbaiki berbagai fasilitas wisata. Sehingga, bisa meningkatkan kunjugan ke objek wisata, ‘’Selama pandemi kunjungan wisata sepi. Saat ini sudah waktunya bangkit,’’ jelasnya.

 

Menurut Lasuri, kunjungan di objek wisata akan terus meningkat. Sudah tidak ada lagi pembatasan. Karena itu, dia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar terus melakukan penambahan fasilitas. ‘’Kunjungan wisata bisa menyumbang banyak PAD,’’ jelasnya. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Musim liburan sekolah membuat kunjungan di sejumlah tempat wisata meningkat. Wisatawan masih didominasi warga lokal Bojonegoro. Hanya, Dander Park terdapat peningkatan pengunjung. Objek wisata perlu memperbaiki dan menambah fasilitas wisata untuk menarik kunjungan.

 

‘’Kunjungan (Dander Park) selama liburan ini ada peningkatan. Rata-rata per hari 100 sampai 200 orang,’’ kata Kepala UPT Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro Mudiono.

 

Banyaknya pengunjung tidak hanya saat akhir pekan. Namun, juga terjadi di hari biasa. Namun, situasi masih cukup terkendali. Tidak sampai terjadi kerumunan. Sejauh ini kunjungan paling banyak terjadi Dander Park. Objek wisata air itu lebih diminati anak-anak, karena wisata berbasis air ini terdapat banyak wahana bermain.

Baca Juga :  Korwildik Siap Sukseskan Tryout SD

 

‘’Sehari di Dander Park ada sekitar 200 an orang yang datang,’’ jelasnya.

 

Longgarnya pembatasan pandemi membuat kunjungan ke objek wisata terus membaik. Mudiono berencana menambah terus wahana di objek wisata. Sehingga, pengunjung bisa semakin senang. ‘’Sebelum pandemi sering ada event. Sejak pandemi tidak ada event di sini,’’ ujar Pramu, petugas di Dander Park.

 

Menurut Pramu, saat akhir pekan kunjungan di Dander Park meningkat lebih banyak. Sebab, tidak hanya warga Bojonegoro. Warga luar Bojonegoro juga banyak yang datang. ‘’Dari luar daerah lumayan banyak,’’ jelasnya.

 

Selain Dander Park, pemkab juga mengelola dua wisata lainnya. Yakni Kahyangan Api dan Waduk Pacal. Tiga wisata ini berada di sisi selatan Bojonegoro.

Baca Juga :  BBWS Batasi Pengunjung Wisata Bendungan Gongseng di Bojonegoro

 

Anggota Komisi B DPRD Lasuri meminta pemkab terus menambah dan memperbaiki berbagai fasilitas wisata. Sehingga, bisa meningkatkan kunjugan ke objek wisata, ‘’Selama pandemi kunjungan wisata sepi. Saat ini sudah waktunya bangkit,’’ jelasnya.

 

Menurut Lasuri, kunjungan di objek wisata akan terus meningkat. Sudah tidak ada lagi pembatasan. Karena itu, dia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar terus melakukan penambahan fasilitas. ‘’Kunjungan wisata bisa menyumbang banyak PAD,’’ jelasnya. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/