alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Imbau CJH Tak Bawa Banyak Pengantar

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Membludaknya pengantar jemaah haji perlu diantisipasi. Satu jemaah haji tentu bakal diantar beberapa rombongan dengan menggunakan kendaraan roda empat. Tentu pemberangkatan jemaah haji Bojonegoro besok (4/6) dan Minggu (5/6) bakal ramai.

 

Kepolisian meminta hanya sedikit pengantar yang ikut hadir mengantar jemaah haji. Ketika terlalu banyak pengantar CJH berpotensi memperparah kemacetan. Titik pemberangkatan berada di pendapa malawapati pemkab dan Alun-Alun Bojonegoro.

 

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, pengantar CJH tidak perlu banyak. Tentu, untuk mengurangi potensi kemacetan bisa terjadi saat pemberangkatan di alun-alun.

- Advertisement -

 

Kapolres meminta pengantar CJH tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Selain itu mematuhai rambu-rambu lalu lintas. Sehingga tetap tertib ketika melepas keluarga yanag hendak berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga :  Banjir di Jalan Nasional, Dampak Nyata Kerusakan Alam

 

Pihaknya mengaku sudah jauh-jauh hari memberikan imbauan tersebut. Tentu melalui babinkamtibmas dan bekerja sama dengan instansi lainnya. Terkait rekayasa lalu lintas, Kapolres mengatakan sudah membuat rekayasa lantas bersama dengan dinas perhubungan setempat. Tujuannya mengurangi kemacetan kendaraan datang dan keluar dari alun-alun. (irv/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Membludaknya pengantar jemaah haji perlu diantisipasi. Satu jemaah haji tentu bakal diantar beberapa rombongan dengan menggunakan kendaraan roda empat. Tentu pemberangkatan jemaah haji Bojonegoro besok (4/6) dan Minggu (5/6) bakal ramai.

 

Kepolisian meminta hanya sedikit pengantar yang ikut hadir mengantar jemaah haji. Ketika terlalu banyak pengantar CJH berpotensi memperparah kemacetan. Titik pemberangkatan berada di pendapa malawapati pemkab dan Alun-Alun Bojonegoro.

 

Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, pengantar CJH tidak perlu banyak. Tentu, untuk mengurangi potensi kemacetan bisa terjadi saat pemberangkatan di alun-alun.

- Advertisement -

 

Kapolres meminta pengantar CJH tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Selain itu mematuhai rambu-rambu lalu lintas. Sehingga tetap tertib ketika melepas keluarga yanag hendak berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga :  Mastrip Fashion Week di Bojonegoro Jadi Buah Bibir

 

Pihaknya mengaku sudah jauh-jauh hari memberikan imbauan tersebut. Tentu melalui babinkamtibmas dan bekerja sama dengan instansi lainnya. Terkait rekayasa lalu lintas, Kapolres mengatakan sudah membuat rekayasa lantas bersama dengan dinas perhubungan setempat. Tujuannya mengurangi kemacetan kendaraan datang dan keluar dari alun-alun. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/