alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

SMK TJP Konsisten Menjawab Tantangan Pendidikan Vokasi

Radar Tuban – SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban berupaya menjawab tantangan pendidikan yang semakin berkembang. Itu dibuktikan sekolah kejuruan ini dengan meng-upgrade sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang dimiliki. Mulai penambahan gedung baru, perbaikan ruang praktik, hingga pemenuhan alat praktik yang lengkap dan memadai.

Pelan tapi pasti, satu per satu kebutuhan sarpras penunjang pendidikan itu dipenuhi. Dengan penambahan ruang kelas baru, kini 2.000 lebih siswa SMK TJP tak ada lagi yang masuk siang. Seluruhnya masuk pagi.

Begitu juga dengan kebutuhan ruang dan alat praktik siswa. Semua jurusan sudah terpenuhi dengan sarana yang lengkap dan memadai. Semua itu dilakukan untuk menjawab tantangan pendidikan vokasi yang terus berkembangan. ‘’Sarana praktik ini sangat penting untuk menunjang pendidikan vokasi. Dengan sarana praktik yang lengkap, keterampilan atau skill siswa akan teruji. Sehingga, saat lulus nanti siswa sudah memiliki keahlian di bidangnya masing-masing,’’ tutur Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd.

Selain menyiapkan siswa-siswa yang terampil di setiap bidang keahlian masing-masing, SMK TJP Tuban juga menjalin kerja sama kegiatan job training siswa dengan banyak perusahaan atau industri. Perusahaan tersebut mulai skala regional, nasional, hingga perusahaan di luar negeri.

Selain bentuk kerja sama untuk mengasah keterampilan siswa, juga kerja sama pengembangan kualitas atau sumber daya manusia (SDM) guru sesuai bidang masing-masing. Sehingga, pengetahuan pendidik terus berkembang menyesuaikan tuntutan dunia industri sekarang ini.

Tidak kalah penting dari itu semua, SMK TJP terus berinovasi. Utamanya inovasi pembelajaran berbasis industri. Seperti sinkronisasi kurikulum dengan industri. Dengan demikian, proses pembelajaran di sekolah selaras dengan tuntutan dan kebutuhan dunia industri. ‘’Karena salah satu kesuksesan sekolah vokasi adalah melahirkan lulusan yang terampil dan siap kerja,’’ tegas Bambang.

Seiring dengan konsistensi SMK TJP dalam mengembangan pendidikan vokasi, pada 2020 lalu SMK TJP kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Jatim dengan menerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan ruang praktik siswa jurusan tenaga listrik, lengkap dengan peralatannya. Berkat kepercayaan yang diberikan Pemprov Jatim tersebut, kini kegiatan praktik siswa jurusan listrik semakin nyaman.(tok/ds)

Baca Juga :  SMAN 1 Sekaran, Tetap Berprestasi Meski Pandemi

SMK TJP Borong Prestasi LKS SMK Wilker I Jatim

SMK TJP Tuban semakin diperhitungkan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Wilayah Kerja (Wilker) I Dinas Pendidikan Provinsi Jatim yang berlangsung pada 1-3 Maret lalu, SMK TJP Tuban dipercaya sebagai tuan rumah.

Waka Humas SMK TJP Achmad Chairul Mizan mengatakan, yang menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menunjuk SMK TJP sebagai tuan rumah ajang bergengsi SMK Wilker I adalah sarana praktik yang dimiliki. ‘’Dinas Pendidikan Provinsi menilai, SMK TJP memiliki sarana praktik yang lengkap. Dari situ, SMK TJP dianggap layak sebagai tuan rumah KLS SMK Wilker I,’’ terang Mizan, sapaan akrabnya.

Disampaikan Mizan, LKS SMK Wilker I diikuti sepuluh kabupaten. Yakni, Surabaya, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban sebagai tuan rumah. 

Tiga jenis kegiatan yang dilombakan. Meliputi PDE (plastic die engineering), CNC (computer numerical control), dan welding atau pengelasan. ‘’Dari tiga jenis LKS tersebut, sarana praktik yang dimiliki SMK TJP sudah lengkap dan memadai. Karena itu, SMK TJP dipercaya sebagai tuan rumah,’’ terang Mizan.

Selain mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah, siswa SMK TJP juga sukses memborong juara. Pada LKS yang disiarkan secara live di Youtube tersebut, SMK TJP sukses meraih juara welding, juara PDE, dan juara tiga CNC setelah melalui penjurian yang ketat dari perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) luar Wilker dan industri. Itu membuktikan kompetensi siswa SMK TJP tidak diragukan lagi. Level persaingannya sudah di tingkat provinsi.

‘’Meski di tengah keterbatasan kegiatan praktik karena dampak pandemi Covid-19, tapi SMK TJP masih bisa berprestasi,’’ terang Mizan.

Sebagaimana diketahui, tidak semua SMK mampu menyediakan sarana praktik yang lengkap dan memadai. Alat CNC misalnya. Belum semua sekolah dilengkapi sarana praktik industri manufaktur untuk menghasilakan komponen seperti mur, baut, sekrup, dan masih banyak komponen sektor teknik lain secara cepat dan dalam jumlah yang banyak. Sebab, sarana praktik dengan mesin modern ini memiliki nilai investasi yang tidak sedikit. Itulah kelebihan dari SMK TJP. Sarana praktik yang dimiliki setiap jurusan sangat lengkap. Tujuannya, menghasilkan lulusan yang terampil dan siap kerja.(tok/ds)

Baca Juga :  Bisnis Emas Hitam Tak Licin LagiĀ 

Diterima Kerja sebelum Lulus

SMK TJP Tuban berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap kerja. Setiap tahunnya, sebagian besar lulusan sekolah kejuruan ini langsung terserap di dunia kerja. Angkanya mencapai 60 persen. Sisanya, melanjutkan ke perguruan tinggi dan sebagian lain merintis usaha sendiri sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Bahkan, tidak sedikit siswa SMK TJP diterima di sejumlah perusahaan ternama sebelum lulus. Termasuk tahun ini, cukup banyak siswa SMK TJP yang diterima di perusahaan sebelum lulus.

Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd. mengatakan, tingginya tingkat keterserapan lulusan di dunia kerja itu tidak lepas dari kerja keras para guru dan tim Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK TJP yang aktif menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan. Bahkan, tidak sedikit perusahaan yang memberikan kepercayaan penuh kepada tim BKK SMK TJP untuk melakukan rekrutmen tenaga kerja di sekolah.

Di antara perusahaan yang memiliki ikatan kepercayaan dengan tim BKK SMK TJP untuk mengadakan perekrutan tenaga kerja di sekolah, antara lain,  PT Denso (perusahaan di bidang manufaktur komponen otomotis), PT Astra Daihatsu Motor, PT Berkat Anugerah Agung (perusahaan di bidang trading, general contractor, supplier, ekspedisi dan alat berat), dan PT Bambang Djaja (perusahaan transformer).

‘’Sistemnya, perusahaan memberikan informasi kepada tim BKK terkait lowongan kerja. Dari situ, tim BKK menggelar rekrutmen di sekolah. Setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk ikut seleksi. Selanjutnya, hasil seleksi tadi diserahkan ke perusahaan untuk tahap interview. Dan, Alhamdulilah banyak yang diterima meski belum lulus,’’ terang Bambang, panggilan akrabnya.

Dia menyampaikan, kepercayaan yang diberikan sebagian perusahaan kepada SMK TJP ini menunjukkan bahwa lulusan SMK TJP memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi. Artinya, pihak perusahaan sudah sepenuhnya percaya dengan kualitas siswa yang dihasilkan SMK TJP. ‘’Dan masih banyak lagi perusahaan yang akan menjalin kerja sama dengan SMK TJP,’’ terang Bambang.

Radar Tuban – SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban berupaya menjawab tantangan pendidikan yang semakin berkembang. Itu dibuktikan sekolah kejuruan ini dengan meng-upgrade sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan yang dimiliki. Mulai penambahan gedung baru, perbaikan ruang praktik, hingga pemenuhan alat praktik yang lengkap dan memadai.

Pelan tapi pasti, satu per satu kebutuhan sarpras penunjang pendidikan itu dipenuhi. Dengan penambahan ruang kelas baru, kini 2.000 lebih siswa SMK TJP tak ada lagi yang masuk siang. Seluruhnya masuk pagi.

Begitu juga dengan kebutuhan ruang dan alat praktik siswa. Semua jurusan sudah terpenuhi dengan sarana yang lengkap dan memadai. Semua itu dilakukan untuk menjawab tantangan pendidikan vokasi yang terus berkembangan. ‘’Sarana praktik ini sangat penting untuk menunjang pendidikan vokasi. Dengan sarana praktik yang lengkap, keterampilan atau skill siswa akan teruji. Sehingga, saat lulus nanti siswa sudah memiliki keahlian di bidangnya masing-masing,’’ tutur Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd.

Selain menyiapkan siswa-siswa yang terampil di setiap bidang keahlian masing-masing, SMK TJP Tuban juga menjalin kerja sama kegiatan job training siswa dengan banyak perusahaan atau industri. Perusahaan tersebut mulai skala regional, nasional, hingga perusahaan di luar negeri.

Selain bentuk kerja sama untuk mengasah keterampilan siswa, juga kerja sama pengembangan kualitas atau sumber daya manusia (SDM) guru sesuai bidang masing-masing. Sehingga, pengetahuan pendidik terus berkembang menyesuaikan tuntutan dunia industri sekarang ini.

Tidak kalah penting dari itu semua, SMK TJP terus berinovasi. Utamanya inovasi pembelajaran berbasis industri. Seperti sinkronisasi kurikulum dengan industri. Dengan demikian, proses pembelajaran di sekolah selaras dengan tuntutan dan kebutuhan dunia industri. ‘’Karena salah satu kesuksesan sekolah vokasi adalah melahirkan lulusan yang terampil dan siap kerja,’’ tegas Bambang.

Seiring dengan konsistensi SMK TJP dalam mengembangan pendidikan vokasi, pada 2020 lalu SMK TJP kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Jatim dengan menerima bantuan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan ruang praktik siswa jurusan tenaga listrik, lengkap dengan peralatannya. Berkat kepercayaan yang diberikan Pemprov Jatim tersebut, kini kegiatan praktik siswa jurusan listrik semakin nyaman.(tok/ds)

Baca Juga :  DPRD Gagal Alihkan Tukar Guling

SMK TJP Borong Prestasi LKS SMK Wilker I Jatim

SMK TJP Tuban semakin diperhitungkan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Wilayah Kerja (Wilker) I Dinas Pendidikan Provinsi Jatim yang berlangsung pada 1-3 Maret lalu, SMK TJP Tuban dipercaya sebagai tuan rumah.

Waka Humas SMK TJP Achmad Chairul Mizan mengatakan, yang menjadi pertimbangan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menunjuk SMK TJP sebagai tuan rumah ajang bergengsi SMK Wilker I adalah sarana praktik yang dimiliki. ‘’Dinas Pendidikan Provinsi menilai, SMK TJP memiliki sarana praktik yang lengkap. Dari situ, SMK TJP dianggap layak sebagai tuan rumah KLS SMK Wilker I,’’ terang Mizan, sapaan akrabnya.

Disampaikan Mizan, LKS SMK Wilker I diikuti sepuluh kabupaten. Yakni, Surabaya, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban sebagai tuan rumah. 

Tiga jenis kegiatan yang dilombakan. Meliputi PDE (plastic die engineering), CNC (computer numerical control), dan welding atau pengelasan. ‘’Dari tiga jenis LKS tersebut, sarana praktik yang dimiliki SMK TJP sudah lengkap dan memadai. Karena itu, SMK TJP dipercaya sebagai tuan rumah,’’ terang Mizan.

Selain mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah, siswa SMK TJP juga sukses memborong juara. Pada LKS yang disiarkan secara live di Youtube tersebut, SMK TJP sukses meraih juara welding, juara PDE, dan juara tiga CNC setelah melalui penjurian yang ketat dari perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) luar Wilker dan industri. Itu membuktikan kompetensi siswa SMK TJP tidak diragukan lagi. Level persaingannya sudah di tingkat provinsi.

‘’Meski di tengah keterbatasan kegiatan praktik karena dampak pandemi Covid-19, tapi SMK TJP masih bisa berprestasi,’’ terang Mizan.

Sebagaimana diketahui, tidak semua SMK mampu menyediakan sarana praktik yang lengkap dan memadai. Alat CNC misalnya. Belum semua sekolah dilengkapi sarana praktik industri manufaktur untuk menghasilakan komponen seperti mur, baut, sekrup, dan masih banyak komponen sektor teknik lain secara cepat dan dalam jumlah yang banyak. Sebab, sarana praktik dengan mesin modern ini memiliki nilai investasi yang tidak sedikit. Itulah kelebihan dari SMK TJP. Sarana praktik yang dimiliki setiap jurusan sangat lengkap. Tujuannya, menghasilkan lulusan yang terampil dan siap kerja.(tok/ds)

Baca Juga :  Kondisi Lembab, Waspadai Demam Berdarah

Diterima Kerja sebelum Lulus

SMK TJP Tuban berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap kerja. Setiap tahunnya, sebagian besar lulusan sekolah kejuruan ini langsung terserap di dunia kerja. Angkanya mencapai 60 persen. Sisanya, melanjutkan ke perguruan tinggi dan sebagian lain merintis usaha sendiri sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Bahkan, tidak sedikit siswa SMK TJP diterima di sejumlah perusahaan ternama sebelum lulus. Termasuk tahun ini, cukup banyak siswa SMK TJP yang diterima di perusahaan sebelum lulus.

Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd. mengatakan, tingginya tingkat keterserapan lulusan di dunia kerja itu tidak lepas dari kerja keras para guru dan tim Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK TJP yang aktif menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan. Bahkan, tidak sedikit perusahaan yang memberikan kepercayaan penuh kepada tim BKK SMK TJP untuk melakukan rekrutmen tenaga kerja di sekolah.

Di antara perusahaan yang memiliki ikatan kepercayaan dengan tim BKK SMK TJP untuk mengadakan perekrutan tenaga kerja di sekolah, antara lain,  PT Denso (perusahaan di bidang manufaktur komponen otomotis), PT Astra Daihatsu Motor, PT Berkat Anugerah Agung (perusahaan di bidang trading, general contractor, supplier, ekspedisi dan alat berat), dan PT Bambang Djaja (perusahaan transformer).

‘’Sistemnya, perusahaan memberikan informasi kepada tim BKK terkait lowongan kerja. Dari situ, tim BKK menggelar rekrutmen di sekolah. Setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk ikut seleksi. Selanjutnya, hasil seleksi tadi diserahkan ke perusahaan untuk tahap interview. Dan, Alhamdulilah banyak yang diterima meski belum lulus,’’ terang Bambang, panggilan akrabnya.

Dia menyampaikan, kepercayaan yang diberikan sebagian perusahaan kepada SMK TJP ini menunjukkan bahwa lulusan SMK TJP memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi. Artinya, pihak perusahaan sudah sepenuhnya percaya dengan kualitas siswa yang dihasilkan SMK TJP. ‘’Dan masih banyak lagi perusahaan yang akan menjalin kerja sama dengan SMK TJP,’’ terang Bambang.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/