alexametrics
27.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

Terkontrol, tapi Tren Kasus Bergejala Bertambah

TUBAN, Radar Tuban – Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Tuban terus bertambah. Tiga rumah sakit di Bumi Ronggolawe yang sebelumnya minim, bahkan tanpa pasien Covid-19, kini kembali menerima pasien yang disebabkan terserang virus korona tersebut. Ketiga fasilitas kesehatan tersebut, RSUD dr R. Koesma, RSUD Ali Mansyur Jatirogo, dan RS Medika Mulia.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo mengungkapkan, total pasien aktif yang menjalani perawatan dan pemantauan sebanyak 18 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 6 pasien yang mengalami gejala ringan atau cukup menjalani isolasi terpadu (isoter) dan isolasi mandiri (isoman). Sementara sisanya, 12 pasien mengalami gejala yang terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Rinciannya, 7 pasien dirawat di RSUD Koesma, 4 pasien di RSUD Ali Mansyur, 1 pasien di RS Medika Mulia, dan 1 pasien lainnya di rumah sakit luar Tuban. ‘’Hari ini (kemarin) bertambah, tapi sebenarnya fluktuatif,’’ kata Bambang, sapaan akrabnya.
Bambang menyampaikan, secara umum, perkembangan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir masih terkontrol. Hanya saja, terang dia, memang terjadi pertambahan kasus baru yang konsisten naik. Utamanya pasien bergejala yang harus menjalani perawatan. ‘’Kami melihatnya ini faktor cuaca. Banyak pasien yang terpapar langsung drop karena ketahanan tubuhnya menurun,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.
Soal isu gelombang ketiga, Bambang menegaskan, sampai saat ini belum ada indikator yang merujuk gelombang ketiga. ‘’Semoga tidak sampai terjadi (serangan gelombang tiga, Red),’’ harapnya.
Total kasus Covid-19 sampai kemarin, lanjut Bambang, mencapai 7.484 orang. Dari angka tersebut 6.540 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan yang meninggal 926 orang. Sisanya, 18 pasien masih menjalani perawatan dan pemantauan.

Baca Juga :  136 Kantong Plasma Belum Terpenuhi

TUBAN, Radar Tuban – Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Tuban terus bertambah. Tiga rumah sakit di Bumi Ronggolawe yang sebelumnya minim, bahkan tanpa pasien Covid-19, kini kembali menerima pasien yang disebabkan terserang virus korona tersebut. Ketiga fasilitas kesehatan tersebut, RSUD dr R. Koesma, RSUD Ali Mansyur Jatirogo, dan RS Medika Mulia.
Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo mengungkapkan, total pasien aktif yang menjalani perawatan dan pemantauan sebanyak 18 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 6 pasien yang mengalami gejala ringan atau cukup menjalani isolasi terpadu (isoter) dan isolasi mandiri (isoman). Sementara sisanya, 12 pasien mengalami gejala yang terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Rinciannya, 7 pasien dirawat di RSUD Koesma, 4 pasien di RSUD Ali Mansyur, 1 pasien di RS Medika Mulia, dan 1 pasien lainnya di rumah sakit luar Tuban. ‘’Hari ini (kemarin) bertambah, tapi sebenarnya fluktuatif,’’ kata Bambang, sapaan akrabnya.
Bambang menyampaikan, secara umum, perkembangan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir masih terkontrol. Hanya saja, terang dia, memang terjadi pertambahan kasus baru yang konsisten naik. Utamanya pasien bergejala yang harus menjalani perawatan. ‘’Kami melihatnya ini faktor cuaca. Banyak pasien yang terpapar langsung drop karena ketahanan tubuhnya menurun,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.
Soal isu gelombang ketiga, Bambang menegaskan, sampai saat ini belum ada indikator yang merujuk gelombang ketiga. ‘’Semoga tidak sampai terjadi (serangan gelombang tiga, Red),’’ harapnya.
Total kasus Covid-19 sampai kemarin, lanjut Bambang, mencapai 7.484 orang. Dari angka tersebut 6.540 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan yang meninggal 926 orang. Sisanya, 18 pasien masih menjalani perawatan dan pemantauan.

Baca Juga :  Rekor Baru Tuban, Sehari 65 Orang Positif Covid

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/