alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Hujan Parsial, Suhu Mendadak Berubah

TUBAN, Radar Tuban – Sesuai prediksi, panas ekstrem dampak kulminasi terjadi pada akhir Oktober. Sebagai gantinya bergulir musim penghujan pada awal bulan ini.
Awal musim penghujan salah satunya ditandai hujan parsial atau belum menyeluruh. Selama tiga hari ke depan, hujan parsial diprediksi masih sering turun. Waktunya siang dan sore.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban Zem Irianto Padama menyampaikan, saat ini Tuban masuk musim penghujan. Tanda-tanda peralihan musim sudah dilalui selama dasarian atau sepuluh hari terakhir Oktober. Seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir. ‘’Memang durasi bencana alam peralihan musim tidak lama seperti tahun-tahun sebelumnya,’’ ujarnya.
Mengacu pantauan radar BMKG, terang pejabat kelahiran Papua ini, sementara ini hujan terpantau belum menyeluruh ke semua kecamatan di Tuban. Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga beberapa hari ke depan. Hanya beberapa kecamatan yang diprediksi mengalami hujan deras selama beberapa hari ke depan, seperti Kecamatan Bancar, Bangilan, Jatirogo, Kenduruan, Kerek, Singgahan, dan Tambakboyo. Selebihnya hanya mengalami hujan ringan karena musim hujan belum menyeluruh.
Untuk Kecamatan Tuban, kata Zem, selama beberapa hari ke depan terpantau hanya mengalami hujan ringan hingga sedang. Waktunya siang dan pagi hari.
Mantan kasi observasi BMKG Juanda ini
menjelaskan, intensitas hujan hanya sebentar dengan tingkat kelembapan 60 -– 90 persen. Sementara yang patut diwaspadai adalah perubahan suhu dari panas ekstrem sekitar 34 – 38 derajat Celcius pada pekan lalu menjadi 24 – 32 derajat Celcius mulai pekan ini. Tinggi gelombang normal 0,1 – 0,3 meter.

Baca Juga :  Rambu Lengkap, Penerangan Jalur Lingkar Selatan Tuban Belum Terpasang

TUBAN, Radar Tuban – Sesuai prediksi, panas ekstrem dampak kulminasi terjadi pada akhir Oktober. Sebagai gantinya bergulir musim penghujan pada awal bulan ini.
Awal musim penghujan salah satunya ditandai hujan parsial atau belum menyeluruh. Selama tiga hari ke depan, hujan parsial diprediksi masih sering turun. Waktunya siang dan sore.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tuban Zem Irianto Padama menyampaikan, saat ini Tuban masuk musim penghujan. Tanda-tanda peralihan musim sudah dilalui selama dasarian atau sepuluh hari terakhir Oktober. Seperti hujan lebat disertai angin kencang dan petir. ‘’Memang durasi bencana alam peralihan musim tidak lama seperti tahun-tahun sebelumnya,’’ ujarnya.
Mengacu pantauan radar BMKG, terang pejabat kelahiran Papua ini, sementara ini hujan terpantau belum menyeluruh ke semua kecamatan di Tuban. Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga beberapa hari ke depan. Hanya beberapa kecamatan yang diprediksi mengalami hujan deras selama beberapa hari ke depan, seperti Kecamatan Bancar, Bangilan, Jatirogo, Kenduruan, Kerek, Singgahan, dan Tambakboyo. Selebihnya hanya mengalami hujan ringan karena musim hujan belum menyeluruh.
Untuk Kecamatan Tuban, kata Zem, selama beberapa hari ke depan terpantau hanya mengalami hujan ringan hingga sedang. Waktunya siang dan pagi hari.
Mantan kasi observasi BMKG Juanda ini
menjelaskan, intensitas hujan hanya sebentar dengan tingkat kelembapan 60 -– 90 persen. Sementara yang patut diwaspadai adalah perubahan suhu dari panas ekstrem sekitar 34 – 38 derajat Celcius pada pekan lalu menjadi 24 – 32 derajat Celcius mulai pekan ini. Tinggi gelombang normal 0,1 – 0,3 meter.

Baca Juga :  Sidak Wabup Belum Ngefek

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/