alexametrics
24.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Baru Lima Kendaraan Dibawa Pemiliknya

TUBAN, Radar Tuban – Dari 64 kendaraan (57 sepeda motor dan 7 mobil) sitaan hasil kejahatan, baru 5 kendaraan yang dibawa pulang pemiliknya. Yakni, 4 sepeda motor dan 1 unit mobil Nissan Grand Livina. Sementara 1 unit mobil lainnya Daihatsu Sigra yang diamankan dari kasus penggelapan sudah ditemukan pemiliknya dan masih dalam tahap proses validasi kepemilikan.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, kendaraan yang dibawa pulang pemiliknya tersebut dari beragam kasus. Mulai pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penggelapan, perampokan, hingga pembunuhan. Kendaraan yang sempat dilarikan pelakunya tersebut mayoritas diamankan di luar kota.

Baca Juga :  Tahun 2022, Pemerintah Pertahankan Keseimbangan dalam Penanganan

Tidak semua kendaraan bermotor tersebut diamankan dalam kondisi utuh. Sebagian dalam kondisi  tidak utuh atau pretelan. ‘’Puluhan kendaraan lain masih belum bertuan,’’ tegas Mustijat.

Perwira kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah itu mengatakan, ekspo barang bukti tersebut juga membantu petugas untuk pengembangan kasus. Sebab, tidak semua barang bukti diamankan satreskrim. Sebagian diamankan satlantas saat razia. ‘’Dari razia, justru terbongkar kendaraan tersebut bodong dan diindikasi hasil kejahatan karena tidak memiliki surat yang lengkap,’’ lanjutnya.

Mantan kasatreskrim Polres Tulungagung itu mengatakan, meski gebyar ekspo ditutup, warga yang kehilangan kendaraannya masih bisa mengambil di gudang Mapolres Tuban. Syaratnya, membawa bukti kepemilikan berupa bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). ‘’Jika sepeda motor masih kredit, bisa disertakan surat bukti dari finance,’’ ungkap perwira berpangkat balok tiga di pundak itu.

Baca Juga :  Simulasi BCP Gempa Bumi dan Penanganan Berita Hoax

TUBAN, Radar Tuban – Dari 64 kendaraan (57 sepeda motor dan 7 mobil) sitaan hasil kejahatan, baru 5 kendaraan yang dibawa pulang pemiliknya. Yakni, 4 sepeda motor dan 1 unit mobil Nissan Grand Livina. Sementara 1 unit mobil lainnya Daihatsu Sigra yang diamankan dari kasus penggelapan sudah ditemukan pemiliknya dan masih dalam tahap proses validasi kepemilikan.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, kendaraan yang dibawa pulang pemiliknya tersebut dari beragam kasus. Mulai pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penggelapan, perampokan, hingga pembunuhan. Kendaraan yang sempat dilarikan pelakunya tersebut mayoritas diamankan di luar kota.

Baca Juga :  Tahun 2022, Pemerintah Pertahankan Keseimbangan dalam Penanganan

Tidak semua kendaraan bermotor tersebut diamankan dalam kondisi utuh. Sebagian dalam kondisi  tidak utuh atau pretelan. ‘’Puluhan kendaraan lain masih belum bertuan,’’ tegas Mustijat.

Perwira kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah itu mengatakan, ekspo barang bukti tersebut juga membantu petugas untuk pengembangan kasus. Sebab, tidak semua barang bukti diamankan satreskrim. Sebagian diamankan satlantas saat razia. ‘’Dari razia, justru terbongkar kendaraan tersebut bodong dan diindikasi hasil kejahatan karena tidak memiliki surat yang lengkap,’’ lanjutnya.

Mantan kasatreskrim Polres Tulungagung itu mengatakan, meski gebyar ekspo ditutup, warga yang kehilangan kendaraannya masih bisa mengambil di gudang Mapolres Tuban. Syaratnya, membawa bukti kepemilikan berupa bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). ‘’Jika sepeda motor masih kredit, bisa disertakan surat bukti dari finance,’’ ungkap perwira berpangkat balok tiga di pundak itu.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Gelar Tiga Rapat Paripurna

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/