32.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 1, 2023

Waktu Mepet, Sisa Tiga Bulan

Proyek Trotoar Teuku Umar Bojonegoro Terancam Gagal

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lelang proyek pembangunan drainase dan trotoar Jalan Teuku Umar gagal, karena para peserta lelang tidak sesuai persyaratan. Sehingga, tidak ada pemenang lelang proyek dengan pagu Rp 9,6 miliar itu.

 

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro telah mengajukan berkas untuk dilelang ulang. Namun, hingga kemarin (1/9) masih proses review.

 

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Bojonegoro Siswoyo mengungkapkan, proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar bakal dilelang ulang. Namun, masih dalam proses pertimbangan, serta dilakukan review waktu pengerjaan sudah mepet. “Kami masih review dengan pihak dinas PKPCK,” tutur Siswoyo.

- Advertisement -

 

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, kemungkinan akan dianggarkan kembali tahun depan untuk lelang proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar.

 

“Sebab, tahun ini tersisa kurang lebih tiga bulan, kami khawatir kalau dipaksakan lelang ulang berakibat hasil tidak maksimal atau molor,” ucapnya.

 

Apalagi, proses lelang hingga mendapatkan pemenang membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Lelang proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar pada 17 Juni. Sebanyak 8 peserta dari total 80 peserta mengajukan penawaran harga. Namun, dari 8 peserta lelang tidak ada yang sesuai persyaratan. (bgs/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Lelang proyek pembangunan drainase dan trotoar Jalan Teuku Umar gagal, karena para peserta lelang tidak sesuai persyaratan. Sehingga, tidak ada pemenang lelang proyek dengan pagu Rp 9,6 miliar itu.

 

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) Bojonegoro telah mengajukan berkas untuk dilelang ulang. Namun, hingga kemarin (1/9) masih proses review.

 

Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Bojonegoro Siswoyo mengungkapkan, proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar bakal dilelang ulang. Namun, masih dalam proses pertimbangan, serta dilakukan review waktu pengerjaan sudah mepet. “Kami masih review dengan pihak dinas PKPCK,” tutur Siswoyo.

- Advertisement -

 

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) DPKPCK Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, kemungkinan akan dianggarkan kembali tahun depan untuk lelang proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar.

 

“Sebab, tahun ini tersisa kurang lebih tiga bulan, kami khawatir kalau dipaksakan lelang ulang berakibat hasil tidak maksimal atau molor,” ucapnya.

 

Apalagi, proses lelang hingga mendapatkan pemenang membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Lelang proyek pembangunan trotoar Jalan Teuku Umar pada 17 Juni. Sebanyak 8 peserta dari total 80 peserta mengajukan penawaran harga. Namun, dari 8 peserta lelang tidak ada yang sesuai persyaratan. (bgs/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/