alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Rekor Positif! Kasus Aktif Covid di Tuban Semakin Menurun

Radar Tuban – Penambahan kasus aktif kembali memberikan kabar yang cukup melegakan kemarin (1/2). Tercatat, hanya 5 kasus terkonfirmasi baru dalam sehari. Ini sekaligus memecahkan rekor positif penambahan kasus aktif selama kurang lebih 7 bulan terakhir.

Sebelumnya, kasus pasien yang dinyatakan positif selalu di atas angka belasan dan puluhan. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kesehtan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo berharap, penurunan jumlah pasien positif yang cukup drastis merupakan dampak positif dari kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), meski penerapannya belum masuk tahap evaluasi.

‘’Semoga saja ini dampak positif dari penerapan kebijakan PPKM,’’ katanya. Jika benar hasil evaluasi PPKM nanti menunjukkan hasil positif, maka ini merupakan tanda-tanda melandainya kasus aktif di Bumi Wali. ‘’Penerapan PPKM sampai 8 Februari. Setelah itu kami evaluasi,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Baca Juga :  PKB Siap Bergerak Untuk (AMI) Aksi Melayani Indonesia

Disampaikan Bambang, saat ini Pemkab Tuban mulai tegas dalam menerapkan kebijakan PPKM. Termasuk memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar. Meski kerap mendapat perlawanan dari masyarakat, namun pemkab tidak akan kendur dalam menjalankan dan menegakkan peraturan. Sebab, semua itu demi kepentingan bersama.

‘’Memang harus tegas, karena ini (menghentikan laju penularan virus, Red) merupakan tanggung jawab kita bersama,’’ ujarnya. Di sisi lain, angka kasus meninggal juga berhasil ditekan. Meski belum berhasil mencatatkan nol pasien, namun sehari kemarin jumlah pasien positif yang meninggal dunia hanya tercatat 1 kasus. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh terbilang stabil, jumlahnya 23 pasien. ‘’Semoga terus konsisten,’’ kata dia berharap.

Baca Juga :  Minat Siswa di Pinggiran Berkuliah Masih Rendah

Masih dikatakan Bambang, jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit juga terus menyusut. Dari total 273 pasien yang masih menjalani perawatan, tersisa 124 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sisanya, pasien tanpa gejala dan cukup menjalani isolasi.

Radar Tuban – Penambahan kasus aktif kembali memberikan kabar yang cukup melegakan kemarin (1/2). Tercatat, hanya 5 kasus terkonfirmasi baru dalam sehari. Ini sekaligus memecahkan rekor positif penambahan kasus aktif selama kurang lebih 7 bulan terakhir.

Sebelumnya, kasus pasien yang dinyatakan positif selalu di atas angka belasan dan puluhan. Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kesehtan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo berharap, penurunan jumlah pasien positif yang cukup drastis merupakan dampak positif dari kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), meski penerapannya belum masuk tahap evaluasi.

‘’Semoga saja ini dampak positif dari penerapan kebijakan PPKM,’’ katanya. Jika benar hasil evaluasi PPKM nanti menunjukkan hasil positif, maka ini merupakan tanda-tanda melandainya kasus aktif di Bumi Wali. ‘’Penerapan PPKM sampai 8 Februari. Setelah itu kami evaluasi,’’ terang mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Baca Juga :  Minat Siswa di Pinggiran Berkuliah Masih Rendah

Disampaikan Bambang, saat ini Pemkab Tuban mulai tegas dalam menerapkan kebijakan PPKM. Termasuk memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang melanggar. Meski kerap mendapat perlawanan dari masyarakat, namun pemkab tidak akan kendur dalam menjalankan dan menegakkan peraturan. Sebab, semua itu demi kepentingan bersama.

‘’Memang harus tegas, karena ini (menghentikan laju penularan virus, Red) merupakan tanggung jawab kita bersama,’’ ujarnya. Di sisi lain, angka kasus meninggal juga berhasil ditekan. Meski belum berhasil mencatatkan nol pasien, namun sehari kemarin jumlah pasien positif yang meninggal dunia hanya tercatat 1 kasus. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh terbilang stabil, jumlahnya 23 pasien. ‘’Semoga terus konsisten,’’ kata dia berharap.

Baca Juga :  Belum Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Perbaikan Jalan Picu Kemacetan

Masih dikatakan Bambang, jumlah pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit juga terus menyusut. Dari total 273 pasien yang masih menjalani perawatan, tersisa 124 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sisanya, pasien tanpa gejala dan cukup menjalani isolasi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/