alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Progres JLS Belum Sesuai Skedul

TUBAN, Radar Tuban-Pengerjaan megaproyek jalan lingkar selatan (JLS) belum sesuai progres. Hal itu diketahui setelah Komisi I DPRD Tuban menggelar inspeksi mendadak (sidak) kemarin (30/9). ‘’Progres pekerjaan tidak sesuai dengan skedul,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni ketika dikonfirmasi via pesan pendek.

Pekerjaan apa yang tidak sesuai dengan skedul? Roni, panggilan akrabnya kemudian membeberkan satu per satu. Salah satunya pembangunan jembatan pada paket pekerjaan III. Dikatakan dia, infrastruktur tersebut baru dikerjakan plengsengannya saja. Sementara jembatannya belum dikerjakan. Begitu juga paket pekerjaan I dan paket II yang masih perlu dibenahi.

Baca Juga :  Awal Vaksinasi, Kasus Aktif Turun

Seharusnya pekerjaan tersebut sudah dikerjakan berapa persen? Politikus PKB itu mengaku belum tahu karena pelaksana proyek tidak memberi data detail. ‘’Mudah-mudahan selesai sesuai waktunya,’’ tegasnya.

Roni juga menyoroti elevasi saluran jalan. Menurut dia, kedalaman saluran sudah sesuai. Hanya saja, saluran dari paket I dengan paket II tidak lurus dan ketinggiannya kurang sesuai. ”Kalau seperti itu airnya nggak mungkin lancar,’’ tegas dia.

Dalam sidak jalan tersebut, komisi yang membidangi pembangunan itu juga mendapati urukan bahu jalan dengan jalan masuk ke desa tidak menggunakan tanah liat, tapi pasir batu (sertu).

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban Edi Kartono sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Pertanyaan wartawan koran ini yang dikirim melalui pesan pendek belum dijawab.

Baca Juga :  Inspektorat Audit 9 Desa Penerima BKK di Padangan

TUBAN, Radar Tuban-Pengerjaan megaproyek jalan lingkar selatan (JLS) belum sesuai progres. Hal itu diketahui setelah Komisi I DPRD Tuban menggelar inspeksi mendadak (sidak) kemarin (30/9). ‘’Progres pekerjaan tidak sesuai dengan skedul,’’ kata Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni ketika dikonfirmasi via pesan pendek.

Pekerjaan apa yang tidak sesuai dengan skedul? Roni, panggilan akrabnya kemudian membeberkan satu per satu. Salah satunya pembangunan jembatan pada paket pekerjaan III. Dikatakan dia, infrastruktur tersebut baru dikerjakan plengsengannya saja. Sementara jembatannya belum dikerjakan. Begitu juga paket pekerjaan I dan paket II yang masih perlu dibenahi.

Baca Juga :  Temukan Banyak Hewan Kurban Belum Cukup Umur

Seharusnya pekerjaan tersebut sudah dikerjakan berapa persen? Politikus PKB itu mengaku belum tahu karena pelaksana proyek tidak memberi data detail. ‘’Mudah-mudahan selesai sesuai waktunya,’’ tegasnya.

Roni juga menyoroti elevasi saluran jalan. Menurut dia, kedalaman saluran sudah sesuai. Hanya saja, saluran dari paket I dengan paket II tidak lurus dan ketinggiannya kurang sesuai. ”Kalau seperti itu airnya nggak mungkin lancar,’’ tegas dia.

Dalam sidak jalan tersebut, komisi yang membidangi pembangunan itu juga mendapati urukan bahu jalan dengan jalan masuk ke desa tidak menggunakan tanah liat, tapi pasir batu (sertu).

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tuban Edi Kartono sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Pertanyaan wartawan koran ini yang dikirim melalui pesan pendek belum dijawab.

Baca Juga :  Inspektorat Audit 9 Desa Penerima BKK di Padangan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/