alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Wisata Tuban Dibuka Bertahap Mulai Hari Ini

Radar Tuban – Kelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 meluas ke sektor wisata. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban berencana membuka lokasi wisata secara bertahap. Dimulai Rabu (1/9) hari ini, wisata yang dikelola desa dan kelompok sadar wisata (pokdarwis). Dilanjutkan wisata yang dikelola Pemkab Tuban mulai buka Sabtu (4/9).

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kabid Pariwisata Dispar budpora Tuban Suwanto mengatakan, wisata boleh dibuka mulai Rabu (1/9) hari ini. Operasional wisata sudah diatur dalam surat edaran Disparbupora Tuban tentang pemberitahuan pelaksanaan Inmendagri Nomor 38 Tahun 2021 di Kabupaten Tuban.

‘’Wisata dibuka hanya untuk 25 persen pengunjung dan wajib menaati protokol kesehatan,’’ tegasnya. Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, sesuai Inmendagri, sejumlah pusat perekonomian diizinkan buka. Termasuk wisata, taman, dan area publik lainnya.

Baca Juga :  Parpol Mulai Menatap Pilkada 2024

Kapasitasnya dibatasi sesuai PPKM daerah. Untuk daerah PPKM level 2 seperti Tuban, pembatasan 25 persen dari total kapasitas tempat. Pengunjung diizinkan 50 persen dari kapasitas apabila Tuban sudah masuk zona hijau atau daerah PPKM level 1.

Wanto menjelaskan, begitu surat edaran dibagikan, sebagian besar pengelola wisata langsung menyambut antusias. Mereka langsung bersiap membuka wisatanya. Bahkan, beberapa dari mereka mengaku siap beroperasi langsung Rabu hari ini atau sehari setelah surat edaran dari disparbudpora turun.

‘’Beberapa tempat wisata yang masih butuh persiapan buka mulai Sabtu atau akhir pekan depan,’’ ujarnya. Wanto mengingatkan kelonggaran bukan berarti masyarakat bisa abai terhadap protokol kesehatan.

Dia menegaskan, semua pengelola wisata wajib menaati aturan yang berlaku seperti aturan kapasitas dan wajib bermasker. Operasional wisata akan selalu dipantau tim satgas Covid-19 kecamatan dan kabupaten. ‘’Sanksi bagi pelanggar prokes diserahkan ke tim satgas,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Dari Bank Jatim untuk Kemaslahatan Warga Tuban

Radar Tuban – Kelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 meluas ke sektor wisata. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban berencana membuka lokasi wisata secara bertahap. Dimulai Rabu (1/9) hari ini, wisata yang dikelola desa dan kelompok sadar wisata (pokdarwis). Dilanjutkan wisata yang dikelola Pemkab Tuban mulai buka Sabtu (4/9).

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kabid Pariwisata Dispar budpora Tuban Suwanto mengatakan, wisata boleh dibuka mulai Rabu (1/9) hari ini. Operasional wisata sudah diatur dalam surat edaran Disparbupora Tuban tentang pemberitahuan pelaksanaan Inmendagri Nomor 38 Tahun 2021 di Kabupaten Tuban.

‘’Wisata dibuka hanya untuk 25 persen pengunjung dan wajib menaati protokol kesehatan,’’ tegasnya. Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan, sesuai Inmendagri, sejumlah pusat perekonomian diizinkan buka. Termasuk wisata, taman, dan area publik lainnya.

Baca Juga :  Bersinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Tuban

Kapasitasnya dibatasi sesuai PPKM daerah. Untuk daerah PPKM level 2 seperti Tuban, pembatasan 25 persen dari total kapasitas tempat. Pengunjung diizinkan 50 persen dari kapasitas apabila Tuban sudah masuk zona hijau atau daerah PPKM level 1.

Wanto menjelaskan, begitu surat edaran dibagikan, sebagian besar pengelola wisata langsung menyambut antusias. Mereka langsung bersiap membuka wisatanya. Bahkan, beberapa dari mereka mengaku siap beroperasi langsung Rabu hari ini atau sehari setelah surat edaran dari disparbudpora turun.

‘’Beberapa tempat wisata yang masih butuh persiapan buka mulai Sabtu atau akhir pekan depan,’’ ujarnya. Wanto mengingatkan kelonggaran bukan berarti masyarakat bisa abai terhadap protokol kesehatan.

Dia menegaskan, semua pengelola wisata wajib menaati aturan yang berlaku seperti aturan kapasitas dan wajib bermasker. Operasional wisata akan selalu dipantau tim satgas Covid-19 kecamatan dan kabupaten. ‘’Sanksi bagi pelanggar prokes diserahkan ke tim satgas,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Dari Bank Jatim untuk Kemaslahatan Warga Tuban

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/