alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Setahun, Jatah ’’Bensin’’ Anggota Dewan Tembus Rp 5,2 M

Radar Tuban – Sejak dianggarkan pada 2018 atau tiga tahun lalu, baru tahun ini tunjangan transportasi anggota DPRD Tuban mengalami kenaikan. Mengacu Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 74 Tahun 2020 yang diteken pada 23 September 2020, kenaikan jatah ‘’bensin’’ anggota dewan tahun ini menjadi sebesar Rp 9,5 juta per bulan per anggota dewan.

Jika dikalikan dengan jumlah anggota dewan 46 orang (minus pimpinan), maka anggaran yang dikeluarkan pemkab sebesar Rp 437 juta per bulan. Kalau diakumulasi, per tahunnya sekitar Rp 5,2 miliar per tahun.

Sebelumnya, selama tiga tahun (2018-2020), jatah tunjangan transportasi Rp 8,5 juta per anggota. Tunjangan transportasi ini merupakan pengganti motor dinas anggota dewan yang ditarik pada akhir 2017.

Baca Juga :  Jati Tua, Dikonsep Wisata Ilmiah 

Ini berlaku khusus bagi 46 anggota dewan. Sedangkan 4 pimpinan dewan telah difasilitasi kendaraan dinas. Ketua Fraksi Golkar Berbintang DPRD Tuban Suratmin membenarkan kenaikan tunjangan transportasi tersebut. ‘’Kayaknya iya, Mas,’’ jawab dia.

Hanya saja, sekretaris DPD Partai Golkar Tuban mengaku tidak hafal kenaikan duit transportasi tersebut. Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban Fahmi Fikroni lagi-lagi mengaku tidak tahu persis. Alasannya, gaji yang masuk ke rekeningnya setiap bulan tak begitu diperhatikan.

‘’Saya juga ndak tahu. Jujur saya ndak pernah memperhatikan gaji dewan,’’ dalihnya.

Menurut dia, sejak menjabat sebagai wakil rakyat, besaran gaji yang diterima setiap bulannya tak begitu dipelototi. ‘’Dari mulai menjabat sampai sekarang (tidak pernah memperhatikan gaji),’’ ucapnya.

Baca Juga :  Komunitas Dongeng di Lamongan, Tantangannya Menjaga Konsentrasi Anak

Ketua Fraksi Restorasi Amanat Pembangunan Tuban Aguk Saha budin enggan berkomentar dan meminta wartawan koran ini menanyakan ke pimpinan dewan. ‘’Kalau terkait itu ke ketua dewan saja,’’ jawabnya. Senada disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat dan Keadilan Sejahtera Tuban Imam Sutiono yang melemparkan hal tersebut kepada ketua dewan.

Radar Tuban – Sejak dianggarkan pada 2018 atau tiga tahun lalu, baru tahun ini tunjangan transportasi anggota DPRD Tuban mengalami kenaikan. Mengacu Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 74 Tahun 2020 yang diteken pada 23 September 2020, kenaikan jatah ‘’bensin’’ anggota dewan tahun ini menjadi sebesar Rp 9,5 juta per bulan per anggota dewan.

Jika dikalikan dengan jumlah anggota dewan 46 orang (minus pimpinan), maka anggaran yang dikeluarkan pemkab sebesar Rp 437 juta per bulan. Kalau diakumulasi, per tahunnya sekitar Rp 5,2 miliar per tahun.

Sebelumnya, selama tiga tahun (2018-2020), jatah tunjangan transportasi Rp 8,5 juta per anggota. Tunjangan transportasi ini merupakan pengganti motor dinas anggota dewan yang ditarik pada akhir 2017.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Jatirogo

Ini berlaku khusus bagi 46 anggota dewan. Sedangkan 4 pimpinan dewan telah difasilitasi kendaraan dinas. Ketua Fraksi Golkar Berbintang DPRD Tuban Suratmin membenarkan kenaikan tunjangan transportasi tersebut. ‘’Kayaknya iya, Mas,’’ jawab dia.

Hanya saja, sekretaris DPD Partai Golkar Tuban mengaku tidak hafal kenaikan duit transportasi tersebut. Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban Fahmi Fikroni lagi-lagi mengaku tidak tahu persis. Alasannya, gaji yang masuk ke rekeningnya setiap bulan tak begitu diperhatikan.

‘’Saya juga ndak tahu. Jujur saya ndak pernah memperhatikan gaji dewan,’’ dalihnya.

Menurut dia, sejak menjabat sebagai wakil rakyat, besaran gaji yang diterima setiap bulannya tak begitu dipelototi. ‘’Dari mulai menjabat sampai sekarang (tidak pernah memperhatikan gaji),’’ ucapnya.

Baca Juga :  Buruh Ingin UMK Naik 8 Persen

Ketua Fraksi Restorasi Amanat Pembangunan Tuban Aguk Saha budin enggan berkomentar dan meminta wartawan koran ini menanyakan ke pimpinan dewan. ‘’Kalau terkait itu ke ketua dewan saja,’’ jawabnya. Senada disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat dan Keadilan Sejahtera Tuban Imam Sutiono yang melemparkan hal tersebut kepada ketua dewan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/