alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Operasi Katarak Gratis Sepanjang Tahun di RSNU Tuban

Radar Tuban – Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban membuka layanan operasi katarak gratis sepanjang 2021. Operasi katarak menggunakan teknologi modern dengan tenaga ahli profesional dan tanpa dipungut biaya.

Cukup hanya menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) asli dari desa/ kelurahan. Kelengkapan lain mem bawa fotocopy e-KTP dan kartu keluarga (KK) masingmasing dua lembar dan tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Pasien cukup menyertakan syarat tersebut dan memberikan nomor handphone yang bisa dihubungi. Direktur RSNU Tuban dr Didik Suharsoyo, M.ARS., MM mengatakan operasi katarak gratis merupakan program rumah sakit untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini tidak memiliki BPJS.

Hanya dengan menyertakan persyaratan tersebut di atas, semua pasien tak mampu akan dilayani mulai operasi dan pengobatannya secara gratis. “Program ini berlaku sepanjang tahun untuk meringankan beban sesama,” tutur dia.

Terakreditasi Paripurna dan Gold Flag SMK3 

Baca Juga :  Kasus Aktif Turun, Semoga Dampak Positif PPKM

RSNU menjadi satu-satunya rumah sakit di Tuban yang mengantongi Gold Flag atau bendera emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Tenaga Kerja, sekaligus terakreditasi paripurna bintang lima. Dua keberhasilan tersebut mengukuhkan RSNU sebagai rumah sakit swasta terbaik di Tuban. Yang mampu memenuhi semua hak pasien dan keluarganya.

Manajer Risiko RSNU Tuban dr. Dewi Trisnowati mengatakan gold flag SMK3 adalah nilai yang diberikan Kementerian Tenaga Kerja untuk kinerja rumah sakit yang mampu menjalankan fungsi K3 di atas nilai 85.

Sementara akreditasi paripurna adalah tingkat kelulusan tertinggi yang dapat diraih rumah sakit yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dengan 15 indikator penilaian. Indikator penilaian akreditas dimulai dengan sasaran keselamatan pasien (SKP), akses ke RS dan kontinuitas pelayanan (ARK), hak pasien dan keluarga (HPK), asesmen pasien (AP), pelayanan dan asuhan pasien (PAP), pelayanan anestesi dan bedah (PAB), dan pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat (PKPO).

Baca Juga :  Sepekan Menjabat, Mobil Dinas Baru Wakil Bupati Datang

Selanjutnya manajemen komunikasi dan edukasi (MKE), peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP), tata kelola RS (TKRS), manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK), pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), manajemen informasi dan rekam medis (MIRM), program nasional (Prognas), dan integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan RS (IPKP).

Dari indikator penilaian yang ada, RSNU mampu menunjukkan kualitasnya dengan berhasil meraih predikat paripurna atau akreditasi tertinggi yang diberikan untuk rumah sakit. Selain dua prestasi di atas, saat ini RSNU juga menerapkan Lean Managemen.

Audit terkait 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) tiap bulannya. Seluruh unit yang ada di RSNU dimaksimalkan sebagai motor penggerak atau disebut Kaizen Warrior. Kaizen dalam Bahasa Jepang artinya perbaikan terus menerus. Program Kaizen Warrior memiliki arti seluruh karyawan RSNU merupakan pejuang agar membenahi dan memperbaiki kualitas secara terus menerus tanpa terputus.

Radar Tuban – Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban membuka layanan operasi katarak gratis sepanjang 2021. Operasi katarak menggunakan teknologi modern dengan tenaga ahli profesional dan tanpa dipungut biaya.

Cukup hanya menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) asli dari desa/ kelurahan. Kelengkapan lain mem bawa fotocopy e-KTP dan kartu keluarga (KK) masingmasing dua lembar dan tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Pasien cukup menyertakan syarat tersebut dan memberikan nomor handphone yang bisa dihubungi. Direktur RSNU Tuban dr Didik Suharsoyo, M.ARS., MM mengatakan operasi katarak gratis merupakan program rumah sakit untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini tidak memiliki BPJS.

Hanya dengan menyertakan persyaratan tersebut di atas, semua pasien tak mampu akan dilayani mulai operasi dan pengobatannya secara gratis. “Program ini berlaku sepanjang tahun untuk meringankan beban sesama,” tutur dia.

Terakreditasi Paripurna dan Gold Flag SMK3 

Baca Juga :  Patung Empat Muka Berdiri di Tuban

RSNU menjadi satu-satunya rumah sakit di Tuban yang mengantongi Gold Flag atau bendera emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Tenaga Kerja, sekaligus terakreditasi paripurna bintang lima. Dua keberhasilan tersebut mengukuhkan RSNU sebagai rumah sakit swasta terbaik di Tuban. Yang mampu memenuhi semua hak pasien dan keluarganya.

Manajer Risiko RSNU Tuban dr. Dewi Trisnowati mengatakan gold flag SMK3 adalah nilai yang diberikan Kementerian Tenaga Kerja untuk kinerja rumah sakit yang mampu menjalankan fungsi K3 di atas nilai 85.

Sementara akreditasi paripurna adalah tingkat kelulusan tertinggi yang dapat diraih rumah sakit yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dengan 15 indikator penilaian. Indikator penilaian akreditas dimulai dengan sasaran keselamatan pasien (SKP), akses ke RS dan kontinuitas pelayanan (ARK), hak pasien dan keluarga (HPK), asesmen pasien (AP), pelayanan dan asuhan pasien (PAP), pelayanan anestesi dan bedah (PAB), dan pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat (PKPO).

Baca Juga :  Jumarianto Dukung Festival Ramadan

Selanjutnya manajemen komunikasi dan edukasi (MKE), peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP), tata kelola RS (TKRS), manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK), pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), manajemen informasi dan rekam medis (MIRM), program nasional (Prognas), dan integrasi pendidikan kesehatan dalam pelayanan RS (IPKP).

Dari indikator penilaian yang ada, RSNU mampu menunjukkan kualitasnya dengan berhasil meraih predikat paripurna atau akreditasi tertinggi yang diberikan untuk rumah sakit. Selain dua prestasi di atas, saat ini RSNU juga menerapkan Lean Managemen.

Audit terkait 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin) tiap bulannya. Seluruh unit yang ada di RSNU dimaksimalkan sebagai motor penggerak atau disebut Kaizen Warrior. Kaizen dalam Bahasa Jepang artinya perbaikan terus menerus. Program Kaizen Warrior memiliki arti seluruh karyawan RSNU merupakan pejuang agar membenahi dan memperbaiki kualitas secara terus menerus tanpa terputus.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/