alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Antrian Haji Capai 24 Tahun

BLORA, Radar Bojonegoro – Antrian daftar tunggu berangkat haji di Blora semakin lama. Hanya dalam waktu delapan bulan, antrian bertambah dua tahun. 

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Blora, Dwiyanto mengungkapkan, pendaftar haji pada Januari lalu, jadwal keberangkatan pada 2041 atau selama 22 tahun. Sedangkan pendaftar haji bulan ini (Agustus 2019) baru akan berangkat pada 2043 atau selama 24 tahun. Sehingga dalam waktu delapan bulan masa antrian bertambah dua tahun. ”Memang masa antrian haji setiap tiga bulan rata-rata bertambah satu tahun,’’ katanya kemarin (30/8).

Dia menjelaskan, kuota haji di Jawa Tengah setiap tahun sekitar 30.000 jamaah. Jika kuota terpenuhi, maka akan masuk dalam kloter tahun berikutnya. Pendaftar haji di Blora sebenarnya tidak cukup banyak. Sampai Agustus ini baru 1.380 orang. Tapi jika dihitung di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, kuota 30.000 jamaah setiap tahun cepat terpenuhi. ”Karena itu, bisa saja pada September nanti antrian haji naik menjadi  25 tahun,” jelasnya.

Baca Juga :  Astaga, Jarum Tertinggal Usai Melahirkan

Begitu cepatnya kuota haji terpenuhi, menurut  Dwi, menjadi tanda semakin banyaknya warga Jawa Tengah sadar untuk menunaikan rukun iman kelima dalam Islam tersebut. Selain itu juga menjadi pertanda semakin membaiknya perekonomian warga. ”Karena pendaftarnya cukup tinggi,” tukasnya.

Karena itu, dia menyarankan, bagi masyarakat yang sudah merasa mampu secara materi, agar cepat-cepat mendaftarkan diri. ‘’Karena antrian semakin tahun semakin bertambah,’’ tuturnya.

BLORA, Radar Bojonegoro – Antrian daftar tunggu berangkat haji di Blora semakin lama. Hanya dalam waktu delapan bulan, antrian bertambah dua tahun. 

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Blora, Dwiyanto mengungkapkan, pendaftar haji pada Januari lalu, jadwal keberangkatan pada 2041 atau selama 22 tahun. Sedangkan pendaftar haji bulan ini (Agustus 2019) baru akan berangkat pada 2043 atau selama 24 tahun. Sehingga dalam waktu delapan bulan masa antrian bertambah dua tahun. ”Memang masa antrian haji setiap tiga bulan rata-rata bertambah satu tahun,’’ katanya kemarin (30/8).

Dia menjelaskan, kuota haji di Jawa Tengah setiap tahun sekitar 30.000 jamaah. Jika kuota terpenuhi, maka akan masuk dalam kloter tahun berikutnya. Pendaftar haji di Blora sebenarnya tidak cukup banyak. Sampai Agustus ini baru 1.380 orang. Tapi jika dihitung di 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah, kuota 30.000 jamaah setiap tahun cepat terpenuhi. ”Karena itu, bisa saja pada September nanti antrian haji naik menjadi  25 tahun,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Tak Setuju Impor Beras

Begitu cepatnya kuota haji terpenuhi, menurut  Dwi, menjadi tanda semakin banyaknya warga Jawa Tengah sadar untuk menunaikan rukun iman kelima dalam Islam tersebut. Selain itu juga menjadi pertanda semakin membaiknya perekonomian warga. ”Karena pendaftarnya cukup tinggi,” tukasnya.

Karena itu, dia menyarankan, bagi masyarakat yang sudah merasa mampu secara materi, agar cepat-cepat mendaftarkan diri. ‘’Karena antrian semakin tahun semakin bertambah,’’ tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/