28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Raperda Pesantren di Meja DPRD

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) pendidikan dan pesantren tinggal selangkah lagi. Setelah harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Jateng, akan ditindaklanjuti pembahasan dengan DPRD hari ini (30/11).

 

“Bosok (hari ini) kami rapat dengan dewan untuk kelanjutan perda pendidikan dan pesantren, harmonisasi sudah klir di Kemenkumham, tidak ada kendala,” ujar Kepala Bagian Kesejateraan Rakyat (Kabag Kesra) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blora, Mohammad Toha Mustofa kemarin (29/11).

 

Toha memperkirakan, jika dalam pembahasan dengan DPRD tidak ada masalah dan disepakati, selangkah lebih dekat untuk menjadi perda pada tahun ini. Perda inisiatif itu perlu disahkan untuk menfasilitasi kebutuhann pendidikan dan pesantren di daerah.

- Advertisement -

 

“Perkiraannya kalau pembahasan dengan dewan lancar bisa saja sekali selesai, kalau tidak lancar mungkin ada tahapan lagi,” terangnya.

 

Ia menyebutkan, ada tga poin penting dalam perda tersebut terkait fungsi pesantren yakni pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Jika sudah terbit perda pesantren akan mempunyai cantolan hukum untuk mendapat anggaran dari APBD.

 

“Kami fasilitasi fungsi itu, kalau pesantren misalkan membuat program dari dana APBD nanti dikomunikasikan lah, tapi pemenuhan anggaran sifatnya tidak wajib sesuai kemampuan keuangan daerah,” tuturnya.

 

Sementara itu, Pansus Perda Pendidikan dan Pesantren DPRD Blora Abdullah Aminuddin mengaku akan menelaah perda yang sudah selesai pembahasan di Kemenkumham. Tidak ada masalah dalam proses penyusunan. Kemungkinan besar, perda inisiatif pemkab tersebut tahun ini menjadi perda.

 

“Kemenkumham sudah selaras, kami rapatkan lagi untuk pembahasan lanjutan,” katanya.

 

Setelah terbentuk perda, pesantren akan mempunyai dasar hukum untuk mendapat akses dan perhatian lebih luas dari pemerintah daerah, dibanding sebelum adanya perda pendidikan dan pesantren. (luk/msu)

BLORA, Radar Bojonegoro – Rancangan peraturan daerah (Ranperda) pendidikan dan pesantren tinggal selangkah lagi. Setelah harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Jateng, akan ditindaklanjuti pembahasan dengan DPRD hari ini (30/11).

 

“Bosok (hari ini) kami rapat dengan dewan untuk kelanjutan perda pendidikan dan pesantren, harmonisasi sudah klir di Kemenkumham, tidak ada kendala,” ujar Kepala Bagian Kesejateraan Rakyat (Kabag Kesra) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blora, Mohammad Toha Mustofa kemarin (29/11).

 

Toha memperkirakan, jika dalam pembahasan dengan DPRD tidak ada masalah dan disepakati, selangkah lebih dekat untuk menjadi perda pada tahun ini. Perda inisiatif itu perlu disahkan untuk menfasilitasi kebutuhann pendidikan dan pesantren di daerah.

- Advertisement -

 

“Perkiraannya kalau pembahasan dengan dewan lancar bisa saja sekali selesai, kalau tidak lancar mungkin ada tahapan lagi,” terangnya.

 

Ia menyebutkan, ada tga poin penting dalam perda tersebut terkait fungsi pesantren yakni pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Jika sudah terbit perda pesantren akan mempunyai cantolan hukum untuk mendapat anggaran dari APBD.

 

“Kami fasilitasi fungsi itu, kalau pesantren misalkan membuat program dari dana APBD nanti dikomunikasikan lah, tapi pemenuhan anggaran sifatnya tidak wajib sesuai kemampuan keuangan daerah,” tuturnya.

 

Sementara itu, Pansus Perda Pendidikan dan Pesantren DPRD Blora Abdullah Aminuddin mengaku akan menelaah perda yang sudah selesai pembahasan di Kemenkumham. Tidak ada masalah dalam proses penyusunan. Kemungkinan besar, perda inisiatif pemkab tersebut tahun ini menjadi perda.

 

“Kemenkumham sudah selaras, kami rapatkan lagi untuk pembahasan lanjutan,” katanya.

 

Setelah terbentuk perda, pesantren akan mempunyai dasar hukum untuk mendapat akses dan perhatian lebih luas dari pemerintah daerah, dibanding sebelum adanya perda pendidikan dan pesantren. (luk/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/