27.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Prioritaskan Infrastruktur Wilayah Selatan

APBD 2023 Ditetapkan Rp 2,2 Triliun

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 ditetapkan Rp 2,28 triliun. Jumlah itu sudah dikoreksi oleh DPRD dan disetujui bersama kemarin (29/11).

 

Porsi anggaran infrastruktur masih terbanyak, jadi prioritas pembangunan tahun depan.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Blora Lusiyono menjelaskan, rencana APBD 2023 yang sebelumnya diserahkan pemkab kepada DPRD sudah dikoreksi. Pihaknya sepakat dengan usulan APBD yang dicanangkan pemkab sebesar Rp 2,28 trilun.

- Advertisement -

 

“Setelah kami terima rencana APBD, kami melakukan pembahasan, dan disepakati saat paripurna,” ujarnya.

 

Lusiyono menuturkan, struktur APBD tahun depan secara umum yakni dari pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 2,28 triliun. Jumlah tersebut sama besarnya dengan jumlah Belanja sebesar Rp 2,28 triliun. Ditambah jumlah penerimaan pembiayaan sebesar Rp 100 miliar dan pengeluaran Rp 100 miliar.

 

“Setelah disepakati, dalam waktu tiga hari akan dikirim kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi,” terangnya.

 

Bupati Blora Aruef Rohman menjelaskan, tahun depan pembangunan fisik masih dilakukan, begitu juga dengan pemberdayaan lain. Seperti halnya pembangunan jalan, untuk tahun ini lebih banyak di wilayah selatan. Tahun depan wilayah utara dan barat akan dilanjutkan. “Supaya merata, setelah di bagian selatan bergeser ke timur-barat,” tuturnya saat paripurna DPRD.

 

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Mahbub Djunaidi menambahkan, APBD 2023 yang telah ditetapkan porsinya masih banyak untuk pembangunan infrastruktur. Melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan tahun ini. “porsinya masih besar untuk infrastruktur,” katanya. (luk/msu)

BLORA, Radar Bojonegoro – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 ditetapkan Rp 2,28 triliun. Jumlah itu sudah dikoreksi oleh DPRD dan disetujui bersama kemarin (29/11).

 

Porsi anggaran infrastruktur masih terbanyak, jadi prioritas pembangunan tahun depan.

 

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Blora Lusiyono menjelaskan, rencana APBD 2023 yang sebelumnya diserahkan pemkab kepada DPRD sudah dikoreksi. Pihaknya sepakat dengan usulan APBD yang dicanangkan pemkab sebesar Rp 2,28 trilun.

- Advertisement -

 

“Setelah kami terima rencana APBD, kami melakukan pembahasan, dan disepakati saat paripurna,” ujarnya.

 

Lusiyono menuturkan, struktur APBD tahun depan secara umum yakni dari pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 2,28 triliun. Jumlah tersebut sama besarnya dengan jumlah Belanja sebesar Rp 2,28 triliun. Ditambah jumlah penerimaan pembiayaan sebesar Rp 100 miliar dan pengeluaran Rp 100 miliar.

 

“Setelah disepakati, dalam waktu tiga hari akan dikirim kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi,” terangnya.

 

Bupati Blora Aruef Rohman menjelaskan, tahun depan pembangunan fisik masih dilakukan, begitu juga dengan pemberdayaan lain. Seperti halnya pembangunan jalan, untuk tahun ini lebih banyak di wilayah selatan. Tahun depan wilayah utara dan barat akan dilanjutkan. “Supaya merata, setelah di bagian selatan bergeser ke timur-barat,” tuturnya saat paripurna DPRD.

 

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Mahbub Djunaidi menambahkan, APBD 2023 yang telah ditetapkan porsinya masih banyak untuk pembangunan infrastruktur. Melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan tahun ini. “porsinya masih besar untuk infrastruktur,” katanya. (luk/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/