Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Naga Bendungan Tempuran, Blora yang Memikat Wisata

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
MEMIKAT WISATA: Bendungan Tempuran ramai pengunjung tiap akhir pekan. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)
MEMIKAT WISATA: Bendungan Tempuran ramai pengunjung tiap akhir pekan. (Lukman Hakim/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro - Bendungan Tempuran telah dimanfaatkan lintas generasi untuk area pertanian. Sebanyak 420 hektare areal sawah mendapat asupan air bendungan berlokasi di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota ini.

 

Bendungan legendaris ini pun kini kian memikat. Menambah daya tarik kunjungan wisatawan. Dilengkapi perahu wisata, kuliner, dan pemancingan.

 

Eko salah satu penjaga Waduk Tempuran menjelaskan, air bendungan masih dimanfaatkan areal pertanian di empat desa. Meliputi Desa Tempuran, Sedangharjo, Purwosari, dan Bacem. Dengan luas lahan sekitar 420 an hektare. "Mulai saya kecil, bapak jadi petani, sampai saat ini saya masih meneruskan jadi petani dan airnya dari bendungan," jelasnya kemarin (29/7).

 

Eko mengatakan, bendungan dapat menampung volume air sampai 1,5 juta meter kubik. Namun, pihaknya tidak mengetahui rincian penggunaan air. Air selalu melimpah, berdampak pertanian sekitar bendungan.

 

"Air keluar saat pintu dibuka tergantung sesuai kebutuhan irigasi, seperti saat penyemaian, pengolahan, dan penanaman," tuturnya.

Bendungan dibangun 1916 itu saat ini terdapat penambahan fasilitas dan berdiri warung kuliner. Terutama masakan ikan di bendungan. Adanya warung dan perahu naga untuk wisata, akhir pekan selalu ramai.

 

"Pengelola pemerintah desa, ramai saat hari minggu," jelasnya.

Warso salah satu pengunjung mengatakan, saat liburan dan hari minggu, pengunjung banyak memanfaatkan perahu wisata berhiaskan kepala naga. (luk/rij)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ternyata Nglirip, Goa Lawa, dan Waduk Pacal Sudah Jadi Surga Wisata Bule Belanda Sejak 1937!

Ternyata Nglirip, Goa Lawa, dan Waduk Pacal Sudah Jadi Surga Wisata Bule Belanda Sejak 1937!

Cari tempat liburan alam antimainstream? Cek arsip kolonial 1937 ini! Ternyata pesona Waduk Pacal, Air Terjun Nglirip, dan Goa Lawa di perbatasan Bojonegoro-Tuban sudah jadi 'surga' wisata sejak zaman Hindia Belanda.

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Menambah Wawasan Anak, Liburan Sambil Belajar

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Menambah Wawasan Anak, Liburan Sambil Belajar

Jawa Timur memiliki berbagai tempat wisata yang memadukan rekreasi dengan edukasi. Anak bisa belajar mengenal satwa, lingkungan, sejarah, ilmu pengetahuan hingga budaya melalui pengalaman secara langsung.

Kunjungan Wisata Bojonegoro Turun 35 Persen, Disbudpar Sedang Melakukan Pengembangan

Kunjungan Wisata Bojonegoro Turun 35 Persen, Disbudpar Sedang Melakukan Pengembangan

Okupansi wisata mengalami penurunan hingga 35 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer