alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Pengecekan Kesehatan CJH di Blora Lambat

BLORA – Hasil istithaah (kemampuan) kesehatan untuk calon jamaah haji (CJH) belum bisa diketahui. Hingga kemarin (28/3) Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora juga belum melakukan tes kesehatan. Padahal, istithaah kesehatan menjadi salah satu syarat pelunasan biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH) tahun ini. Sesuai jadwal dari Kementerian Agama (Kemanag) pusat, pelunasan BPIH akan dilakukan 5 sampai 20 April. Sehingga, waktu tersisa ini terkesan mepet dengan pelunasan BPIH. 

Kasi Penyelengaraan Umrah dan Haji Kemenag Blora Dwiyanto mengatakan, pelunasan BPIH pada 5 April nanti waktunya cukup mepet. Seharusnya, dinkes sekarang sudah melakukan tes kesehatan. Karena hanya menyisakan enam hari sebelum dimulainya pelunasan. ”Jadi waktunya sangat mepet,” katanya.

Baca Juga :  Ada Tokoh Intelektual Terlibat?

Padahal, proses tes kesehatan CJH itu membutuhkan waktu 16 hari hingga selesai semua. Dengan estimasi satu hari satu kecamatan . ”Tapi hari ini (kemarin) kami melakukan pertemuan dengan dinkes. Dan kami meminta harus dipercepat proses tes kesehatan. Dengan menggabung satu hari dua kecamatan,” jelasnya.

Menurut Dwi, alasan dinkes belum tes kesehatan karena masih menunggu kesanggupan Patamedika (rekanan dinkes) yang memiliki alat digunakan cek kesehatan. Selain itu, meski Kemenag pusat sudah memastikan jadwal pelunasan 5 April nanti, tapi hingga sekarang kepastian besaran BPIH belum ditentukan.

Masih menunggu keputusan presiden (keppres). ”Sampai saat ini kami masih menunggu keppres dulu,” ucapnya.Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Blora Edi Sucipto mengatakan, hingga saat ini belum melakukan pemerikasaan kesehatan CJH karena masih menunggu kesiapan Patamedika sebagai rekanan.

Baca Juga :  Kuota Calon Jamaah Haji Blora Belum Jelas

”Jadi yang punya alat itu mereka (Patamedika). Jadi harus menyesuaikan jadwal mereka,” ujarnya.Setelah adanya jadwal pelunasan BPIH pada 5 April nanti, pihaknya akan meminta Patamedika mempercepat proses tes kesehatan. ”Jadi nanti tetap harus bisa selesai tes kesehatan sebelum tanggal 5 April,” janjinya. 

BLORA – Hasil istithaah (kemampuan) kesehatan untuk calon jamaah haji (CJH) belum bisa diketahui. Hingga kemarin (28/3) Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora juga belum melakukan tes kesehatan. Padahal, istithaah kesehatan menjadi salah satu syarat pelunasan biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH) tahun ini. Sesuai jadwal dari Kementerian Agama (Kemanag) pusat, pelunasan BPIH akan dilakukan 5 sampai 20 April. Sehingga, waktu tersisa ini terkesan mepet dengan pelunasan BPIH. 

Kasi Penyelengaraan Umrah dan Haji Kemenag Blora Dwiyanto mengatakan, pelunasan BPIH pada 5 April nanti waktunya cukup mepet. Seharusnya, dinkes sekarang sudah melakukan tes kesehatan. Karena hanya menyisakan enam hari sebelum dimulainya pelunasan. ”Jadi waktunya sangat mepet,” katanya.

Baca Juga :  Kecanduan, Wanita ini Jual Pil Dobel L Di Rumah.

Padahal, proses tes kesehatan CJH itu membutuhkan waktu 16 hari hingga selesai semua. Dengan estimasi satu hari satu kecamatan . ”Tapi hari ini (kemarin) kami melakukan pertemuan dengan dinkes. Dan kami meminta harus dipercepat proses tes kesehatan. Dengan menggabung satu hari dua kecamatan,” jelasnya.

Menurut Dwi, alasan dinkes belum tes kesehatan karena masih menunggu kesanggupan Patamedika (rekanan dinkes) yang memiliki alat digunakan cek kesehatan. Selain itu, meski Kemenag pusat sudah memastikan jadwal pelunasan 5 April nanti, tapi hingga sekarang kepastian besaran BPIH belum ditentukan.

Masih menunggu keputusan presiden (keppres). ”Sampai saat ini kami masih menunggu keppres dulu,” ucapnya.Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Blora Edi Sucipto mengatakan, hingga saat ini belum melakukan pemerikasaan kesehatan CJH karena masih menunggu kesiapan Patamedika sebagai rekanan.

Baca Juga :  Ketua dan Wakil DPRD Blora Dilantik Menjadi Pengurus ADKASI

”Jadi yang punya alat itu mereka (Patamedika). Jadi harus menyesuaikan jadwal mereka,” ujarnya.Setelah adanya jadwal pelunasan BPIH pada 5 April nanti, pihaknya akan meminta Patamedika mempercepat proses tes kesehatan. ”Jadi nanti tetap harus bisa selesai tes kesehatan sebelum tanggal 5 April,” janjinya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/