alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Kirim Batik untuk Jokowi

BLORA – Komunitas difabel Blora yang tergabung dalam Difabel Blora Mustika (DBM) cukup produktif dalam berkarya. Bahkan akan mengirim karyanya berupa batik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Direncanakan akan dikirim senin besok (hari ini,Red) ke istana presiden di Jakarta,” kata Ketua DBM Blora, Abdul Ghofur Minggu (28/1).

Menurut dia, ide mengirimi batik untuk Jokowi bermula dari keinginan para difabel Blora untuk mengenalkan batik karyanya bisa lebih menasional. Motif batik yang akan dikirim ke presiden, merupakan motif batik khas buatan difabel Blora. “Nanti yang kami kirimkan ada motif ranting jati dan motif kursi roda,” ungkapnya.

Ghofur menjelaskan, motif kursi roda dipilih karena menunjukkan ciri khas orang difabel. Sedangkan motif ranting jati merupakan ciri khas Blora yang terkenal dengan pohon jatinya. “Harapan kami, kedua batik tersebut bisa diterima Pak Jokowi, bahkan bisa dijadikan seragamnya. Bahkan kalau bisa batik karya difabel Blora dijadikan seragam nasional,” tukasnya. 

Baca Juga :  Pemkab akan Surati Dirut Pertamina

Dia menambahkan, proses pembuatan batik tersebut membutuhkan waktu tiga hari, sejak Sabtu (27/1) lalu. Dia mengaku sudah berkoodinasi dengan staf kepresidenan . “Kemarin dari bidang V staf kepresidenan sudah bersedia, makanya kami beranikan membuat batik ini,” ujarnya.

Sebelumnya, batik buatan para difabel ini sudah dipakai tokoh-tokoh di Jawa Tengah dan Blora. Seperti, Bupati Blora Djoko Nugroho, Wakil Gubernur Jawa tengah Heru Sudjatmoko, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

BLORA – Komunitas difabel Blora yang tergabung dalam Difabel Blora Mustika (DBM) cukup produktif dalam berkarya. Bahkan akan mengirim karyanya berupa batik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Direncanakan akan dikirim senin besok (hari ini,Red) ke istana presiden di Jakarta,” kata Ketua DBM Blora, Abdul Ghofur Minggu (28/1).

Menurut dia, ide mengirimi batik untuk Jokowi bermula dari keinginan para difabel Blora untuk mengenalkan batik karyanya bisa lebih menasional. Motif batik yang akan dikirim ke presiden, merupakan motif batik khas buatan difabel Blora. “Nanti yang kami kirimkan ada motif ranting jati dan motif kursi roda,” ungkapnya.

Ghofur menjelaskan, motif kursi roda dipilih karena menunjukkan ciri khas orang difabel. Sedangkan motif ranting jati merupakan ciri khas Blora yang terkenal dengan pohon jatinya. “Harapan kami, kedua batik tersebut bisa diterima Pak Jokowi, bahkan bisa dijadikan seragamnya. Bahkan kalau bisa batik karya difabel Blora dijadikan seragam nasional,” tukasnya. 

Baca Juga :  Potensi Besar Perkebunan Buah

Dia menambahkan, proses pembuatan batik tersebut membutuhkan waktu tiga hari, sejak Sabtu (27/1) lalu. Dia mengaku sudah berkoodinasi dengan staf kepresidenan . “Kemarin dari bidang V staf kepresidenan sudah bersedia, makanya kami beranikan membuat batik ini,” ujarnya.

Sebelumnya, batik buatan para difabel ini sudah dipakai tokoh-tokoh di Jawa Tengah dan Blora. Seperti, Bupati Blora Djoko Nugroho, Wakil Gubernur Jawa tengah Heru Sudjatmoko, hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/