alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Dosis Dua Masih Rendah

BLORA, Radar Bojonegoro – Target vakasinasi di Kabupaten Blora diklaim sudah 76 persen. Namun, jumlah itu baru dosis pertama, sementara untuk dosis kedua masih minim. Selisih antara vaksin pertama dan kedua cukup tinggi.
Rinciannya, sekitar 544.925 dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua baru 362.051 dosis.
Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edy Widayat mengatakan, secara keseluruhan vaksinasi sudah 76 persen. Itu terdiri dari 544.925 dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua baru 362.051 dosis.
Melihat capaian ini jarak capaian antara dosis satu dengan dosis dua masih jauh. ‘’Ini yang perlu dikejar agar yang dosis dua bisa mengejar capaian dosis pertama,’’ ujarnya.
Menurut dia, vaksin terus digalakkan, terutama lansia di desa-desa. Sebab capaian antara dosis pertama dan kedua masih rendah. Dosis pertama sudah mencapai 72,7 persen, dan dosis dua baru mencapai 37 persen. Meski begitu, jika melihat data capaian vaksinasi ini, Blora sudah bisa masuk PPKM level 1.
Terkait vaksin untuk anak di bawah usia 12 tahun, Blora belum melaksanakan. Karena Blora belum ditunjuk melaksakaan vaksinasi anak. ‘’Untuk Jawa Tengah baru delapan kabupaten yang ada vaksinasi pada anak,’’ imbuhnya.
Dia berharap virus baru jenis omicron tidak sampai meluas kembali agar pandemi bisa segera normal. Namun, jika terjadi penularan dapat diminimalisir dampaknya melalui vaksinasi. Sehingga meminta masyarakat yang belum bisa segera melakukan vaksinasi.

Baca Juga :  Bupati Ancam Sanksi Cakades yang Sengaja Mundur

BLORA, Radar Bojonegoro – Target vakasinasi di Kabupaten Blora diklaim sudah 76 persen. Namun, jumlah itu baru dosis pertama, sementara untuk dosis kedua masih minim. Selisih antara vaksin pertama dan kedua cukup tinggi.
Rinciannya, sekitar 544.925 dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua baru 362.051 dosis.
Kepala Dinas Kesehatan Blora, Edy Widayat mengatakan, secara keseluruhan vaksinasi sudah 76 persen. Itu terdiri dari 544.925 dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua baru 362.051 dosis.
Melihat capaian ini jarak capaian antara dosis satu dengan dosis dua masih jauh. ‘’Ini yang perlu dikejar agar yang dosis dua bisa mengejar capaian dosis pertama,’’ ujarnya.
Menurut dia, vaksin terus digalakkan, terutama lansia di desa-desa. Sebab capaian antara dosis pertama dan kedua masih rendah. Dosis pertama sudah mencapai 72,7 persen, dan dosis dua baru mencapai 37 persen. Meski begitu, jika melihat data capaian vaksinasi ini, Blora sudah bisa masuk PPKM level 1.
Terkait vaksin untuk anak di bawah usia 12 tahun, Blora belum melaksanakan. Karena Blora belum ditunjuk melaksakaan vaksinasi anak. ‘’Untuk Jawa Tengah baru delapan kabupaten yang ada vaksinasi pada anak,’’ imbuhnya.
Dia berharap virus baru jenis omicron tidak sampai meluas kembali agar pandemi bisa segera normal. Namun, jika terjadi penularan dapat diminimalisir dampaknya melalui vaksinasi. Sehingga meminta masyarakat yang belum bisa segera melakukan vaksinasi.

Baca Juga :  Arus Balik, Penumpang KA di Stasiun Cepu, Blora Meningkat

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/