alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Kapasitas Gereja Mulai Bertambah

Jemaat di Gereja Bethany Blora Semangat Lantunkan Pujian

BLORA, Radar Bojonegoro – Nyanyian penghormatan menyambut Hari Kenaikan Isa Almasih menggema di Gereja Bethany kemarin sore (26/5). Para jemaat memasuki gereja dengan penuh harap dan doa-doa. Tahun ini  kapasitas jemaat lebih banyak dibandingkan peringatan tahun lalu.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, pujian-pujian firman di dalam Alkitab mengiringi ibadah jemaat. Sebelum khutbah, para jemaat diajak berbahagia dengan alunan musik modern, tentu dengan pujian yang berirama di atas panggung. Semua jemaat berdiri melambaikan kedua tangannya sambil menirukan nyanyian para pelantun pujian.

 

Ade staf gereja mengungkapkan, pihaknya menyediakan 250-300 kursi dari total kapasitas daya tampung gereja 2.000 jemaat. Jumlah itu lebih banyak dibanding tahun lalu karena ada pelonggaran penyelenggaraan ibadah dari pemerintah. “Tahun lalu masih pandemi, tahun ini mulai berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Satu Tahun Penuh Inovasi

 

Meski sudah ada pelonggaran, masih memberi jarak pada setiap jemaat mengikuti ibadah. Ada bagian pujian dan penyembahan, khutbah, dan penggembala sidang dipimpin Estern Srimining. “Harapan tahun ini tahun depan lebih baik, seperti dalam firman Tuhan,” jelasnya.

 

Dari penuturannya, Gereja Bethany sudah berdiri sekitar 30 sampai 31 tahun lalu. Selain ibadah dilakukan pada sore, gereja-gereja lain sudah melakukan pada pagi dan siangnya. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Nyanyian penghormatan menyambut Hari Kenaikan Isa Almasih menggema di Gereja Bethany kemarin sore (26/5). Para jemaat memasuki gereja dengan penuh harap dan doa-doa. Tahun ini  kapasitas jemaat lebih banyak dibandingkan peringatan tahun lalu.

 

Pantauan Jawa Pos Radar Bojonegoro, pujian-pujian firman di dalam Alkitab mengiringi ibadah jemaat. Sebelum khutbah, para jemaat diajak berbahagia dengan alunan musik modern, tentu dengan pujian yang berirama di atas panggung. Semua jemaat berdiri melambaikan kedua tangannya sambil menirukan nyanyian para pelantun pujian.

 

Ade staf gereja mengungkapkan, pihaknya menyediakan 250-300 kursi dari total kapasitas daya tampung gereja 2.000 jemaat. Jumlah itu lebih banyak dibanding tahun lalu karena ada pelonggaran penyelenggaraan ibadah dari pemerintah. “Tahun lalu masih pandemi, tahun ini mulai berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengaku Dibegal, Malah Diamankan Polisi

 

Meski sudah ada pelonggaran, masih memberi jarak pada setiap jemaat mengikuti ibadah. Ada bagian pujian dan penyembahan, khutbah, dan penggembala sidang dipimpin Estern Srimining. “Harapan tahun ini tahun depan lebih baik, seperti dalam firman Tuhan,” jelasnya.

 

Dari penuturannya, Gereja Bethany sudah berdiri sekitar 30 sampai 31 tahun lalu. Selain ibadah dilakukan pada sore, gereja-gereja lain sudah melakukan pada pagi dan siangnya. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/