alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Dewan Pendidikan Blora Merasa Prihatin

KETUA Dewan Pendidikan Blora Sugiharto merasa prihatin dengan kondisi siswa putus sekolah. Menurutnya pemangku kebijakan perlu serius menangani, agar ke depan angkanya bisa berkurang. Sebab, pendidikan menjadi aset sumber daya manusia (SDM) mendatang.

 

“Prihatin sekali, butuh perhatian dan penanganan. Kami ingin komunikasikan  agar ada solusi terbaik. Ke depan tidak terjadi, minimal berkurang,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Menurut dia, program pendampingan perlu dirembug dahulu agar lebih akurat menuntaskan putus sekolah. Sedangkan, program pemulihan karakter siswa setelah pandemi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholeder terkait. Misalnya mengajak koordinasi dengan Kwarcab dan disdik.

 

‘’Agar segera ditangani karena Pramuka paling relevan untuk karakter siswa,” bebernya. (luk/rij)

Baca Juga :  Bergerak Bersama Wujudkan Blora Bebas Sampah 

KETUA Dewan Pendidikan Blora Sugiharto merasa prihatin dengan kondisi siswa putus sekolah. Menurutnya pemangku kebijakan perlu serius menangani, agar ke depan angkanya bisa berkurang. Sebab, pendidikan menjadi aset sumber daya manusia (SDM) mendatang.

 

“Prihatin sekali, butuh perhatian dan penanganan. Kami ingin komunikasikan  agar ada solusi terbaik. Ke depan tidak terjadi, minimal berkurang,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

 

Menurut dia, program pendampingan perlu dirembug dahulu agar lebih akurat menuntaskan putus sekolah. Sedangkan, program pemulihan karakter siswa setelah pandemi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholeder terkait. Misalnya mengajak koordinasi dengan Kwarcab dan disdik.

 

‘’Agar segera ditangani karena Pramuka paling relevan untuk karakter siswa,” bebernya. (luk/rij)

Baca Juga :  Menyibak Selendang Tarian Simbol Kesuburan dan Perlawanan

Artikel Terkait

Most Read

Pemkab Tuban Raih Piala WTN

Opening Ceremony Penuh Kejutan

Artikel Terbaru


/