alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Agar Jadi Skala Prioritas Tahun Depan

Bertemu Ganjar, Arief Usulkan Perbaikan Jalan

BLORA, Radar Bojonegoro – Infrastruktur jalan di daerah masih butuh perbaikan, terutama jalan provinsi banyak rusak. Bupati Blora Arief Rohman usul kepada gubernur untuk dimasukkan dalam program prioritas pembangunan tahun depan. Serta mengajukan keberlanjutan pembangunan infrastruktur dari bantuan provinsi (banprov).

 

“Kami menyampaikan beberapa usulan pembangunan saat ini banyak disuarakan masyarakat, utamanya pembangunan infrastruktur,” ungkap Arief Rohman menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur kepada Gubernur Ganjar Pranowo saat kegiatan musrenbang di Blora kemarin (25/4).

 

Arief memaparkan ruas jalan provinsi di Blora yang kondisinya rusak. Meliputi Cepu hingga Randublatung. Juga, Blora hingga Grobogan serta Ngawen hingga batas Pucakwangi Kabupaten Pati. “Tahun ini sudah ada penanganan sementara, semoga Gubernur berkenan agar pembangunan jalan masuk prioritas di 2023,” katanya.

Baca Juga :  Terlalu Tajam, Tikungan Jalan Ronggolawe Dirombak

 

Selanjutnya, Bupati mengajukan usulan prioritas Banprov 2023. Misalnya, kelanjutan pembangunan jalan Kunduran-Doplang, pembangunan jalan Tunjungan-Japah, pembangunan jalan Keser-Nglangitan-Gempolrejo-Tunjungan.

Juga, Jalan Menden-Megeri, jalan Karangtalun-Tawangrejo, jalan Wulung-Klatak. Kemudian pembangunan jembatan Kamolan-Klopoduwur, dan beberapa rehabilitasi bangunan sekolah.

 

Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan, sepanjang ada anggaran, proyek fisik pasti akan disetujui. Sebab dua tahun terakhir banyak refocusing anggaran. Sehingga perlu penataan ulang termasuk pertumbuhan ekonomi.

 

“Memang kami akui selama dua tahun terakhir terasa banget, refocusing di mana-mana, dan banyak protes masuk terkait kerusakan infrastruktur,” terangnya.

 

Menurut Ganjar, usulan bersifat teknis seperti usulan pembangunan jalan, agar segera dikirim dokumennya. Setelah itu, akan ada desk bertemu lagi menyusun skala prioritas dengan badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD).

Baca Juga :  Jangan Suntikkan Vaksin Kedaluwarsa

 

Serta mengajak DPRD agar anggaran pembangunannya nanti dijadikan satu. “Tidak di-icrit-icrit,  misalkan kalau jalan langsung set tuntas,” tuturnya. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Infrastruktur jalan di daerah masih butuh perbaikan, terutama jalan provinsi banyak rusak. Bupati Blora Arief Rohman usul kepada gubernur untuk dimasukkan dalam program prioritas pembangunan tahun depan. Serta mengajukan keberlanjutan pembangunan infrastruktur dari bantuan provinsi (banprov).

 

“Kami menyampaikan beberapa usulan pembangunan saat ini banyak disuarakan masyarakat, utamanya pembangunan infrastruktur,” ungkap Arief Rohman menyampaikan usulan pembangunan infrastruktur kepada Gubernur Ganjar Pranowo saat kegiatan musrenbang di Blora kemarin (25/4).

 

Arief memaparkan ruas jalan provinsi di Blora yang kondisinya rusak. Meliputi Cepu hingga Randublatung. Juga, Blora hingga Grobogan serta Ngawen hingga batas Pucakwangi Kabupaten Pati. “Tahun ini sudah ada penanganan sementara, semoga Gubernur berkenan agar pembangunan jalan masuk prioritas di 2023,” katanya.

Baca Juga :  Hanya Tabur Benih Ikan di Sepuluh Embung dan Perairan Blora

 

Selanjutnya, Bupati mengajukan usulan prioritas Banprov 2023. Misalnya, kelanjutan pembangunan jalan Kunduran-Doplang, pembangunan jalan Tunjungan-Japah, pembangunan jalan Keser-Nglangitan-Gempolrejo-Tunjungan.

Juga, Jalan Menden-Megeri, jalan Karangtalun-Tawangrejo, jalan Wulung-Klatak. Kemudian pembangunan jembatan Kamolan-Klopoduwur, dan beberapa rehabilitasi bangunan sekolah.

 

Gubernur Ganjar Pranowo menjelaskan, sepanjang ada anggaran, proyek fisik pasti akan disetujui. Sebab dua tahun terakhir banyak refocusing anggaran. Sehingga perlu penataan ulang termasuk pertumbuhan ekonomi.

 

“Memang kami akui selama dua tahun terakhir terasa banget, refocusing di mana-mana, dan banyak protes masuk terkait kerusakan infrastruktur,” terangnya.

 

Menurut Ganjar, usulan bersifat teknis seperti usulan pembangunan jalan, agar segera dikirim dokumennya. Setelah itu, akan ada desk bertemu lagi menyusun skala prioritas dengan badan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPKAD).

Baca Juga :  Perlu Strategi Datangkan Investor di Blora

 

Serta mengajak DPRD agar anggaran pembangunannya nanti dijadikan satu. “Tidak di-icrit-icrit,  misalkan kalau jalan langsung set tuntas,” tuturnya. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/