alexametrics
27.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Tahun Depan, E-Tilang Berlaku

TUBAN, Radar Tuban –  Tahun depan, jangan coba-coba melanggar peraturan lalu lintas (lalin) di kawasan kota. Sebab, sekarang ini Forum Lalu Lintas Tuban serius menggarap tilang elektronik atau e-Tilang. Triwulan pertama 2020, ditargetkan e-Tilang mulai diujicoba. Untuk persiapan, akan didatangkan empat kamera closed circuit television (CCTV) yang bisa mendeteksi nomor polisi dan wajah pelanggar lalin. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Muji Slamet melalui kabid lalin Imam Isdarmawan mengatakan, e-Tilang diberlakukan tahun depan. Petugas tak perlu lagi berjaga di lapangan untuk menindak pelanggar. Seluruh pelanggaran yang terekam kamera CCTV akan ditindak secara digital. Melalui pengiriman surat tilang sekaligus denda pelanggar. ‘’Desember, kami akan studi banding ke kota-kota yang sudah menerapkan e-Tilang,’’ kata dia.

Imam mengatakan, target studi banding di Surabaya, Surakarta, Jakarta, dan sejumlah kota lain di Jawa Barat. Tujuannya untuk menimbang kelebihan sekaligus kekurangan e-Tilang. Harapannya, ketika diberlakukan di Tuban, seluruh anggota Forum Lalu Lintas Tuban dan masyarakat bisa memahami sistem dan tanpa kendala berarti. ‘’Untuk tahap awal, kami memasang empat CCTV yang bisa mendeteksi nomor polisi sekaligus wajah pelanggar,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Periksa Kejiwaan di RS Grobokan

Mantan kasi rekayasa lalin Dishub Tuban itu menerangkan, ada tiga lokasi tujuan pilot project kamera e-Tilang di Bumi Wali. Dua unit CCTV dipasang di bundaran patung Letda Sucipto. CCTV lain dipasang di simpang rest area dan simpang Sumur Srumbung masing-masing satu kamera. Setiap kamera terkoneksi dengan ruang pemantau di dishub dan polres setempat. ‘’Akan diagendakan bertahap untuk pemasangan kamera CCTV di titik lain agar merata,’’ tegas dia. 

Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tridharma mengatakan, e-Tilang di Bumi Wali saat ini baru tahap pengenalan dan penyempurnaan peralatan. Belum pada tahap penindakan sanksi tilang. ‘’Belum bisa diberlakukan tilang dari jarak jauh karena CCTV yang ada di Tuban belum mumpuni,” jelasnya.

Baca Juga :  Peserta Tes Perades Mengaku Ditawari Rp 100 Juta

Dikatakan Ricky, CCTV di Tuban baru sebatas merekam nomor polisi (nopol). Belum secanggih di kota besar yang bisa mendeteksi wajah dengan detail. Jika ada pembaruan alat perekam CCTV, e-Tilang bisa diterapkan di Tuban. Apalagi, sejumlah kota di Jawa Timur menjadi pilot project tilang digital. ‘’CCTV di polrestabes levelnya sudah bisa mendeteksi wajah pengguna jalan karena sudah sinkron dengan dukcapil, di Tuban belum,” tegas dia.(yud/ds)

TUBAN, Radar Tuban –  Tahun depan, jangan coba-coba melanggar peraturan lalu lintas (lalin) di kawasan kota. Sebab, sekarang ini Forum Lalu Lintas Tuban serius menggarap tilang elektronik atau e-Tilang. Triwulan pertama 2020, ditargetkan e-Tilang mulai diujicoba. Untuk persiapan, akan didatangkan empat kamera closed circuit television (CCTV) yang bisa mendeteksi nomor polisi dan wajah pelanggar lalin. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Muji Slamet melalui kabid lalin Imam Isdarmawan mengatakan, e-Tilang diberlakukan tahun depan. Petugas tak perlu lagi berjaga di lapangan untuk menindak pelanggar. Seluruh pelanggaran yang terekam kamera CCTV akan ditindak secara digital. Melalui pengiriman surat tilang sekaligus denda pelanggar. ‘’Desember, kami akan studi banding ke kota-kota yang sudah menerapkan e-Tilang,’’ kata dia.

Imam mengatakan, target studi banding di Surabaya, Surakarta, Jakarta, dan sejumlah kota lain di Jawa Barat. Tujuannya untuk menimbang kelebihan sekaligus kekurangan e-Tilang. Harapannya, ketika diberlakukan di Tuban, seluruh anggota Forum Lalu Lintas Tuban dan masyarakat bisa memahami sistem dan tanpa kendala berarti. ‘’Untuk tahap awal, kami memasang empat CCTV yang bisa mendeteksi nomor polisi sekaligus wajah pelanggar,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Lima Bulan Bekuk 26 Tersangka

Mantan kasi rekayasa lalin Dishub Tuban itu menerangkan, ada tiga lokasi tujuan pilot project kamera e-Tilang di Bumi Wali. Dua unit CCTV dipasang di bundaran patung Letda Sucipto. CCTV lain dipasang di simpang rest area dan simpang Sumur Srumbung masing-masing satu kamera. Setiap kamera terkoneksi dengan ruang pemantau di dishub dan polres setempat. ‘’Akan diagendakan bertahap untuk pemasangan kamera CCTV di titik lain agar merata,’’ tegas dia. 

Kasatlantas Polres Tuban AKP Ricky Tridharma mengatakan, e-Tilang di Bumi Wali saat ini baru tahap pengenalan dan penyempurnaan peralatan. Belum pada tahap penindakan sanksi tilang. ‘’Belum bisa diberlakukan tilang dari jarak jauh karena CCTV yang ada di Tuban belum mumpuni,” jelasnya.

Baca Juga :  Kirim Batik untuk Jokowi

Dikatakan Ricky, CCTV di Tuban baru sebatas merekam nomor polisi (nopol). Belum secanggih di kota besar yang bisa mendeteksi wajah dengan detail. Jika ada pembaruan alat perekam CCTV, e-Tilang bisa diterapkan di Tuban. Apalagi, sejumlah kota di Jawa Timur menjadi pilot project tilang digital. ‘’CCTV di polrestabes levelnya sudah bisa mendeteksi wajah pengguna jalan karena sudah sinkron dengan dukcapil, di Tuban belum,” tegas dia.(yud/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Tidak Suka Ribet

Harga Ikan Laut Naik 5 Persen

Artikel Terbaru


/