alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Sehari Dua Alfamart Dibobol, Pelaku Ambil Hardware CCTV 

BLORA – Dua minimarket di tempat terpisah dibobol dalam semalam, kemarin (25/8). Yakni, Alfamart di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan dan di Kelurahan/Kecamatan Ngawen. Pelaku tak bisa mengambil uang, meski aksinya cukup lihai dengan tak terekam closed-circuit television (CCTV). Modus dari dua pembobolan ini hampir sama.

Kapolsek Tunjungan AKP Supriyo mengatakan, pembobolan terjadi di Alfamart sekitar pukul 03.00 sampai 04.00. Sebab, karyawan Alfamart masih memeriksa toko sekitar pukul 01.00. Dan warung di depan minimarket juga masih buka. 

”Pukul 02.00, anggota yang patroli juga tidak menemukan apa-apa,’’ katanya ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil penyelidikan, kata Kapolsek, pelaku mencongkel pintu hingga depan serta merusak gembok. Pelaku seolah hafal dan tahu kondisi minimarket. Indikasinya, sebelum memasuki minimarket, pelaku mematikan sekring listrik, sehingga lampu padam. Ketika berada di dalam minimarket, pelaku juga mengambil hardware CCTV. 

Baca Juga :  Tiga Kantor OPD Diobok-obok Maling

”Sehingga, kami tidak bisa mengecek (rekaman) CCTV,’’ ujar Kapolsek.

Barang yang diambil juga tidak berharga. Pelaku hanya mengambil rokok di belakang meja kasir. Serta, susu kaleng dan kemasan berbagai merek. ”Tidak ada uang yang diambil,’’ ucapnya.

Modus yang sama pembobolan Alfamart di Kelurahan/Kecamaan Ngawen. ”Mungkin saja setelah pembobolan di Tunjungan, selanjutnya beraksi di Ngawen,’’ kata Kapolsek Ngawen AKP Yulianto. 

Hampir sama, kawanan pelaku hanya mengambil susu berbagai merek dan rokok. Agar jejak pelaku tak terekam, mereka juga mengambil hardware CCTV. Juga mendapati handphone milik toko juga hilang.

Namun, kondisi pintu Alfamart Kecamatan Ngawen tidak ada tanda-tanda kerusakan seperti terjadi di Kecamatan Tunjungan. Hanya, rantai untuk pengembok rusak. Kepolisian sempat mengecek di bagian belakang toko dan mendapati ada kerusakan pintu. Namun, kerusakan itu ternyata sudah lama. 

Baca Juga :  Rolling Door PBT Dibobol 

Kasatreskrim Polres Blora AKP Hery Dwi Utomo mengatakan, pembobolan di dua minimarket ini masih tahap penyelidikan. Belum bisa mengungkap secara detail kawanan pelaku tersebut. ”Masih lidik Mas,’’ singkatnya. Kerugian dari pembobolan dua minimarket sekitar Rp 20 juta. 

BLORA – Dua minimarket di tempat terpisah dibobol dalam semalam, kemarin (25/8). Yakni, Alfamart di Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan dan di Kelurahan/Kecamatan Ngawen. Pelaku tak bisa mengambil uang, meski aksinya cukup lihai dengan tak terekam closed-circuit television (CCTV). Modus dari dua pembobolan ini hampir sama.

Kapolsek Tunjungan AKP Supriyo mengatakan, pembobolan terjadi di Alfamart sekitar pukul 03.00 sampai 04.00. Sebab, karyawan Alfamart masih memeriksa toko sekitar pukul 01.00. Dan warung di depan minimarket juga masih buka. 

”Pukul 02.00, anggota yang patroli juga tidak menemukan apa-apa,’’ katanya ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil penyelidikan, kata Kapolsek, pelaku mencongkel pintu hingga depan serta merusak gembok. Pelaku seolah hafal dan tahu kondisi minimarket. Indikasinya, sebelum memasuki minimarket, pelaku mematikan sekring listrik, sehingga lampu padam. Ketika berada di dalam minimarket, pelaku juga mengambil hardware CCTV. 

Baca Juga :  Tiga Kantor OPD Diobok-obok Maling

”Sehingga, kami tidak bisa mengecek (rekaman) CCTV,’’ ujar Kapolsek.

Barang yang diambil juga tidak berharga. Pelaku hanya mengambil rokok di belakang meja kasir. Serta, susu kaleng dan kemasan berbagai merek. ”Tidak ada uang yang diambil,’’ ucapnya.

Modus yang sama pembobolan Alfamart di Kelurahan/Kecamaan Ngawen. ”Mungkin saja setelah pembobolan di Tunjungan, selanjutnya beraksi di Ngawen,’’ kata Kapolsek Ngawen AKP Yulianto. 

Hampir sama, kawanan pelaku hanya mengambil susu berbagai merek dan rokok. Agar jejak pelaku tak terekam, mereka juga mengambil hardware CCTV. Juga mendapati handphone milik toko juga hilang.

Namun, kondisi pintu Alfamart Kecamatan Ngawen tidak ada tanda-tanda kerusakan seperti terjadi di Kecamatan Tunjungan. Hanya, rantai untuk pengembok rusak. Kepolisian sempat mengecek di bagian belakang toko dan mendapati ada kerusakan pintu. Namun, kerusakan itu ternyata sudah lama. 

Baca Juga :  Hindari Tragedi, Perahu Penyebrangan Jangan Sampai Kelebihan Muatan

Kasatreskrim Polres Blora AKP Hery Dwi Utomo mengatakan, pembobolan di dua minimarket ini masih tahap penyelidikan. Belum bisa mengungkap secara detail kawanan pelaku tersebut. ”Masih lidik Mas,’’ singkatnya. Kerugian dari pembobolan dua minimarket sekitar Rp 20 juta. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/