alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

PPDB SMPN Blora Tidak Diperpanjang

Kekurangan 1.483 Siswa

BLORA, Radar Bojoneggoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN tidak ada perpanjangan. Selain itu, kuota yang tersedia tidak terpenuhi, dari 9.344 daya tampung terisi 7.861 pendaftar sudah terverifikasi. Sekolah dengan model satu atap dan jauh dari perkotaan masih sepi peminat.

 

Kepala Dinas Penidikan (Disdik) Blora Aunur Rofiq mengatakan, PPDB berakhir kemarin (25/5). Tidak ada perpanjangan untuk pendaftaran lanjutan. Dari data sudah terverifikasi, pendaftar berjumlah 7.861 siswa. Sedangkan pagunya 9.344 siswa tersebar di 56 SMPN.

 

Dari data tersebut, masih tersisa 1.483 pagu belum terpenuhi. “Pendaftaran secara online sudah selesai, tidak ada perpanjangan lagi,” paparnya.

 

Rofik menjelaskan, terdapat beberapa SMPN yang sepi pendaftar, dipengaruhi kondisi wilayah. Rerata SMPN berada di wilayah pelosok atau jauh dari perkotaan. Juga dipengaruhi sekolah dasar (SD) di sekitarnya minim. “Sumbernya memang tidak banyak, di sekitar tidak banyak sekolah dasar. Sehingga pendaftar minim,” jelasnya.

Baca Juga :  Prediksi Hujan hingga Awal Juli di Blora

 

Ketua Dewan Pendidikan Blora Sugiharto mengatakan, masih memantau pendaftaran hingga PPDB berakhir. Jika ada sesuatu kurang dari sistem pendaftaran, nanti akan dimusyawarahkan bersama  dinas pendidikan. “Agar masyarakat dilayani dengan baik dan tidak ada kendala PPDB SMP tahun ini,” katanya.

 

“Kami segera selesaikan kalau ada permasalahan di lapangan. Ini kan baru saja selesai pendaftaran kelihatanya permasalahannya belum tampak,” tuturnya.

 

Kepala SMPN 2 Blora Eny Rubiyanti mengatakan, pendaftaran sudah tutup pukul 14.00 kemarin. Kuota pendaftar di sekolah dipimpinnya melebihi dari daya tampung yakni 327 pendaftar. Padahal daya tampung dibatasi 320 siswa.

 

“Ada beberapa pendaftar mengunurkan diri, karena sudah tahu kalau tidak bisa masuk, karena sistem zonasi,” jelasnya. (luk/rij)

Baca Juga :  Targetkan DBH Migas Blora Rp 300 miliar

BLORA, Radar Bojoneggoro – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMPN tidak ada perpanjangan. Selain itu, kuota yang tersedia tidak terpenuhi, dari 9.344 daya tampung terisi 7.861 pendaftar sudah terverifikasi. Sekolah dengan model satu atap dan jauh dari perkotaan masih sepi peminat.

 

Kepala Dinas Penidikan (Disdik) Blora Aunur Rofiq mengatakan, PPDB berakhir kemarin (25/5). Tidak ada perpanjangan untuk pendaftaran lanjutan. Dari data sudah terverifikasi, pendaftar berjumlah 7.861 siswa. Sedangkan pagunya 9.344 siswa tersebar di 56 SMPN.

 

Dari data tersebut, masih tersisa 1.483 pagu belum terpenuhi. “Pendaftaran secara online sudah selesai, tidak ada perpanjangan lagi,” paparnya.

 

Rofik menjelaskan, terdapat beberapa SMPN yang sepi pendaftar, dipengaruhi kondisi wilayah. Rerata SMPN berada di wilayah pelosok atau jauh dari perkotaan. Juga dipengaruhi sekolah dasar (SD) di sekitarnya minim. “Sumbernya memang tidak banyak, di sekitar tidak banyak sekolah dasar. Sehingga pendaftar minim,” jelasnya.

Baca Juga :  Penyaluran BLT Minyak Goreng Bersamaan  BPNT di Blora

 

Ketua Dewan Pendidikan Blora Sugiharto mengatakan, masih memantau pendaftaran hingga PPDB berakhir. Jika ada sesuatu kurang dari sistem pendaftaran, nanti akan dimusyawarahkan bersama  dinas pendidikan. “Agar masyarakat dilayani dengan baik dan tidak ada kendala PPDB SMP tahun ini,” katanya.

 

“Kami segera selesaikan kalau ada permasalahan di lapangan. Ini kan baru saja selesai pendaftaran kelihatanya permasalahannya belum tampak,” tuturnya.

 

Kepala SMPN 2 Blora Eny Rubiyanti mengatakan, pendaftaran sudah tutup pukul 14.00 kemarin. Kuota pendaftar di sekolah dipimpinnya melebihi dari daya tampung yakni 327 pendaftar. Padahal daya tampung dibatasi 320 siswa.

 

“Ada beberapa pendaftar mengunurkan diri, karena sudah tahu kalau tidak bisa masuk, karena sistem zonasi,” jelasnya. (luk/rij)

Baca Juga :  Pembangunan PIC Belum Jelas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/