alexametrics
31.9 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Tiga Tahun Jalan Rusak

- Advertisement -

BLORA – Kerusakan jalan di Blora seolah sudah menjadi hal lumrah. Seperti Jalan Raya Kecamatan Kradenan, persisnya menghubungkan Desa Mojorembung ke arah Desa Menden mengalami kerusakan parah. Sekitar 2 kilometer, kondisi jalan itu rusak parah. 

Pengendara yang melintas pun harus bisa memilih jalan bagus dan harus hari-hati. Kesulitan terjadi ketika berkendara bersimpangan dengan kendaraan lain. Kerusakan bakal tak bisa diperbaiki secepatnya. Sebab, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora belum merencanakan perbaikan jalan tersebut.

Karji warga Desa Mojorembung memiliki perkebunan timun di persawahan desa mengaku pasrah atas kerusakan jalan ini. Karena kerusakan jalan sudah sangat lama. Bahkan dia tidak mengingat lagi. Dia merasa kesulitan melintas ketika mengangkut hasil panen sawahnya. 

Baca Juga :  Juga Menggunakan Treatment Mechanical Chentrifugal

Sugeng salah satu pegawai di Kecamatan Kradenan mengatakan, kerusakan jalan dari Desa Mojorembung ke Desa Menden ini sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Dia tidak mengetahui alasan hingga kini belum ada perbaikan terhadap kerusakan jalan tersebut. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, Jalan Mojorembung sampai ke Menden tahun ini tidak ada rencana perbaikan. ‘’Karena memang keterbatasan anggaran,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Meski Jalan Mojorembung dan Menden tidak dibangun tahun ini, kata dia, namun jalan lain berada di Kradenan akan diperbaiki. Yakni Jalan dari Menden menuju Desa Pilang Randublatung. ‘’Untuk jalan Mojorembung-Menden, mungkin tahun 2019 diperbaiki,’’ ucapnya.

BLORA – Kerusakan jalan di Blora seolah sudah menjadi hal lumrah. Seperti Jalan Raya Kecamatan Kradenan, persisnya menghubungkan Desa Mojorembung ke arah Desa Menden mengalami kerusakan parah. Sekitar 2 kilometer, kondisi jalan itu rusak parah. 

Pengendara yang melintas pun harus bisa memilih jalan bagus dan harus hari-hati. Kesulitan terjadi ketika berkendara bersimpangan dengan kendaraan lain. Kerusakan bakal tak bisa diperbaiki secepatnya. Sebab, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora belum merencanakan perbaikan jalan tersebut.

Karji warga Desa Mojorembung memiliki perkebunan timun di persawahan desa mengaku pasrah atas kerusakan jalan ini. Karena kerusakan jalan sudah sangat lama. Bahkan dia tidak mengingat lagi. Dia merasa kesulitan melintas ketika mengangkut hasil panen sawahnya. 

Baca Juga :  Kemenag Blora Terjunkan Pendamping PPH

Sugeng salah satu pegawai di Kecamatan Kradenan mengatakan, kerusakan jalan dari Desa Mojorembung ke Desa Menden ini sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Dia tidak mengetahui alasan hingga kini belum ada perbaikan terhadap kerusakan jalan tersebut. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Samgautama Karnajaya mengatakan, Jalan Mojorembung sampai ke Menden tahun ini tidak ada rencana perbaikan. ‘’Karena memang keterbatasan anggaran,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Meski Jalan Mojorembung dan Menden tidak dibangun tahun ini, kata dia, namun jalan lain berada di Kradenan akan diperbaiki. Yakni Jalan dari Menden menuju Desa Pilang Randublatung. ‘’Untuk jalan Mojorembung-Menden, mungkin tahun 2019 diperbaiki,’’ ucapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Persela : Jangan Membuat Pelanggaran

Sejumlah SMPN Menyewa Komputer

Sebulan, Tercatat 339 Perceraian

Artikel Terbaru


/