alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Setiap CJH Blora Diberi Uang Saku Rp 5,8 juta

TAHUN ini Kemenag Blora mendapatkan Jatah kuota 285 CJH, Rencananya ada tambahan 3 kursi untuk CJH cadangan sehingga menjadi 288 kursi. Sedangkan untuk jumlah kloter, dan kebutuhan penunjang seperti koper menunggu kantor wilayah. Selain itu, setiap CJH mendapatkan uang saku 1.500 real atau Rp 5,8 Juta.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Blora Muhammad Khafit mengungkapkan, ada tambahan kuota CJH yang berangkat tahun ini. Kuota diberikan dari kantor wilayah, namun saat ini masih menunggu. Rencananya, daerah akan mendapat tiga kursi, diberikan untuk cadangan.

 

“Ada tambahan lagi tapi belum dikonfirmasi dengan kanwil, belum diundang,” jelasnya.

 

Khafit mengungkapkan, untuk jumlah kloter yang diberikan kepada daerah dan persiapan kebutuhan CJH seperti koper, masih menunggu dari wilayah. Nantinya, koper akan diantarkan dari provinsi ke kabupaten. ”Untuk pembagian kloter belum ada, baru ada rapat lagi di Jakarta, dan koper sampai sekarang belum dikirim,” tuturnya.

Baca Juga :  Menhub Minta Bupati Tetangga Mendukung

 

Staf penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blora Nur Sholihin mengungkapkan tiga tambahan tersebut yakni dari satu dari penyelenggra haji daerah (PHD) dan dua dari KBIHU.  Untuk kloter daerah rencanya mendapat nomor kloter 40 dan 41.

 

Sedangkan untuk pembentukan regu dan rombongan masih proses, dan pengambilan koper haji masih menunggu dari kantor wilayah.  “Belum dijadwalkan, mungkin minggu depan,” imbuhnya.

 

Terkait uang saku, Nur mengungkapkan, setiap CJH akan mendapatkan 1.500 real atau sekitar Rp. 5,8 juta, tersalur saat di embarkasi. Selain uang saku, kesehatan jamaah juga diperhitungkan. Semua jamaah sudah melakukan vaksinasi meningitis dan minimal vaksin dosis kedua. “Nanti juga akan ada tes swab PCR akan dilaporkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Selain Server, Siswa Juga Terganggu Listrik Padam

 

Ketua Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBIHU) Assamir CepuInung Suheriyanto berharap pemberangkatan tahun ini berjalan lancar. Sebab, jamaah yang tergabung dalam kelompoknya sudah lama menanti.

 

Selain itu berharap tidak ada tes swab. “Harapannya tidak ada kendala, lancar semua seperti tidak ada tes swab PCR,” jelasnya. (luk/msu)

TAHUN ini Kemenag Blora mendapatkan Jatah kuota 285 CJH, Rencananya ada tambahan 3 kursi untuk CJH cadangan sehingga menjadi 288 kursi. Sedangkan untuk jumlah kloter, dan kebutuhan penunjang seperti koper menunggu kantor wilayah. Selain itu, setiap CJH mendapatkan uang saku 1.500 real atau Rp 5,8 Juta.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Blora Muhammad Khafit mengungkapkan, ada tambahan kuota CJH yang berangkat tahun ini. Kuota diberikan dari kantor wilayah, namun saat ini masih menunggu. Rencananya, daerah akan mendapat tiga kursi, diberikan untuk cadangan.

 

“Ada tambahan lagi tapi belum dikonfirmasi dengan kanwil, belum diundang,” jelasnya.

 

Khafit mengungkapkan, untuk jumlah kloter yang diberikan kepada daerah dan persiapan kebutuhan CJH seperti koper, masih menunggu dari wilayah. Nantinya, koper akan diantarkan dari provinsi ke kabupaten. ”Untuk pembagian kloter belum ada, baru ada rapat lagi di Jakarta, dan koper sampai sekarang belum dikirim,” tuturnya.

Baca Juga :  Antusias Terapkan Uang Jimpitan

 

Staf penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blora Nur Sholihin mengungkapkan tiga tambahan tersebut yakni dari satu dari penyelenggra haji daerah (PHD) dan dua dari KBIHU.  Untuk kloter daerah rencanya mendapat nomor kloter 40 dan 41.

 

Sedangkan untuk pembentukan regu dan rombongan masih proses, dan pengambilan koper haji masih menunggu dari kantor wilayah.  “Belum dijadwalkan, mungkin minggu depan,” imbuhnya.

 

Terkait uang saku, Nur mengungkapkan, setiap CJH akan mendapatkan 1.500 real atau sekitar Rp. 5,8 juta, tersalur saat di embarkasi. Selain uang saku, kesehatan jamaah juga diperhitungkan. Semua jamaah sudah melakukan vaksinasi meningitis dan minimal vaksin dosis kedua. “Nanti juga akan ada tes swab PCR akan dilaporkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Ubaydillah Dituntut 18 Tahun Penjara

 

Ketua Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBIHU) Assamir CepuInung Suheriyanto berharap pemberangkatan tahun ini berjalan lancar. Sebab, jamaah yang tergabung dalam kelompoknya sudah lama menanti.

 

Selain itu berharap tidak ada tes swab. “Harapannya tidak ada kendala, lancar semua seperti tidak ada tes swab PCR,” jelasnya. (luk/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/