alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Kankemenag Blora: Waspada Tawaran Biro Travel Abal-Abal

DIBUKANYA pintu beribadah haji dan umroh menjadi angin segar bagi masyarakat dan pengusaha biro travel. Namun, masyarakat perlu menyeleksi biro yang sudah terdaftar di Kemenag. Untuk saat ini ada 6 kelompok bimbingan haji dan umroh (KBIHU) dan dua biro umroh yang tercatat di daerah.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Blora Muhammad Khafit mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada kepada biro umroh dan haji. Ia mewanti-wanti untuk memilih yang sudah terdaftar dan memiliki izin untuk beroperasi. “Jangan sampai masyarakat tertipu dengan biro travel abal-abal,” katanya.

 

Menurut Khafit, terkait mekanisme biro dalam mengajak masyarakat dengan menggunakan sistem multi level marketing (MLM) belum ada larangan, karena merupakan strategi dari pihak biro. Namun, harus mewaspadai modus dalam mengajak. “Intinya kalau tidak ada unsur penipuan tidak dilarang,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Kelelahan Kirab, Kepala BKD Meninggal

 

Staf penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blora Nur Sholihin menekankan, masyarakat perlu memahami biro travel yang memberangkatkan, melihat latar belakngnya. Ada lima kriteria, yakni biro sudah terdaftar atau berizin, memastika tiket dan jadwal keberangkatan,  harga dan paket yang didapatkan, memastikan akomodasi dan visa.

 

Apabila ada masyarakat yang mengalami kerugian dan merasa tertipu dengan biro umroh atau haji, bisa melaporkan. Untuk saat ini beberapa travel dan KBIHU yang terdaftar di daerah masih berjalan sesuai peraturan.

 

Jika ada yang melanggar sampai menipu, akan ada sanksi.  “Bisa dilaporkan, biar nanti kemenag juga menindaklajuti atau mungkin menagguhkan izinnya,” jelasnya. (luk/msu)

DIBUKANYA pintu beribadah haji dan umroh menjadi angin segar bagi masyarakat dan pengusaha biro travel. Namun, masyarakat perlu menyeleksi biro yang sudah terdaftar di Kemenag. Untuk saat ini ada 6 kelompok bimbingan haji dan umroh (KBIHU) dan dua biro umroh yang tercatat di daerah.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Blora Muhammad Khafit mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada kepada biro umroh dan haji. Ia mewanti-wanti untuk memilih yang sudah terdaftar dan memiliki izin untuk beroperasi. “Jangan sampai masyarakat tertipu dengan biro travel abal-abal,” katanya.

 

Menurut Khafit, terkait mekanisme biro dalam mengajak masyarakat dengan menggunakan sistem multi level marketing (MLM) belum ada larangan, karena merupakan strategi dari pihak biro. Namun, harus mewaspadai modus dalam mengajak. “Intinya kalau tidak ada unsur penipuan tidak dilarang,” jelasnya.

Baca Juga :  Setiyadji Lawan DPP Gerindra

 

Staf penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Blora Nur Sholihin menekankan, masyarakat perlu memahami biro travel yang memberangkatkan, melihat latar belakngnya. Ada lima kriteria, yakni biro sudah terdaftar atau berizin, memastika tiket dan jadwal keberangkatan,  harga dan paket yang didapatkan, memastikan akomodasi dan visa.

 

Apabila ada masyarakat yang mengalami kerugian dan merasa tertipu dengan biro umroh atau haji, bisa melaporkan. Untuk saat ini beberapa travel dan KBIHU yang terdaftar di daerah masih berjalan sesuai peraturan.

 

Jika ada yang melanggar sampai menipu, akan ada sanksi.  “Bisa dilaporkan, biar nanti kemenag juga menindaklajuti atau mungkin menagguhkan izinnya,” jelasnya. (luk/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Kolaborasi Membangun Jalan Desa

Pakai Apa yang Disuka, Tak Peduli Merek

Ibu Seharusnya Jadi Mitra Anak 

Artikel Terbaru


/