28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

Berkas Tersangka Kasus Solar Ilegal P21

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Berkas perkara tersangka kasus tangki solar ilegal dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Satu tersangka sudah dikantongi namanya. Pengembangan tersangka lain menunggu fakta di persidangan.

 

“Berkas perkara kasus solar ilegal sudah kami terima pada Jumat lalu (20/1) dari tim penyidik kepolisian, setelah minggu lalu dikembalikan ke penyidik Polres untuk dilengkapi,” ujar Kasi Intel Kejari Blora Djatmiko kemarin (24/1).

 

Djatmiko menjelaskan, kasus tersebut akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Blora dalam waktu dekat. Pihaknya telah menyiapkan empat jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus tersebut. Hingga saat ini tersangka yang ada dalam berkas perkara hanya satu orang.

- Advertisement -

 

“Yang kami terima hanya satu tersangka. Kalau ada pengembangan tersangka lain nanti melihat fakta persidangan,” jelasnya.

 

Kasatreskrim Polres Blora AKP Supriyono membenarkan jika berkas telah dikirim usai dikembalikan dari kejaksaan untuk dilengkapi. Hanya satu tersangka. Pengembangan tersangka lain kewenangan kejaksaan.

 

“Kalau sudah dilimpah penanganannya, sudah (kewenangan-red) kejaksaan,” terangnya

 

Pelaku berinisial FJS ditangkap di Denpasar, Bali pada Desember tahun lalu. Polisi menyatakan solar tersebut illegal dan tidak dapat diperjual belikan. Selain itu mencatut logo INKOPPOL tanpa izin.

 

Hingga satu tersangka diserahkan kepada Kejaksaan, belum ada pelaku lain yang tertangkap. Padahal sebelumnya sebanyak tiga truk tangki berlogo INKOPPOL parkir di Jalan Lingkar Baru Kecamatan Blora.

 

Dua truk masing-masing berkapasitas 6.000 liter dan satu truk berkapasitas 24.000 liter. Polisi hanya bisa mengamankan satu truk tangki yang berkapasitas 24.000 liter pada Agustus lalu. Sedangkan dua truk tangki lainnya berhasil melarikan diri saat petugas datang. (luk/zim)

BLORA, Radar Bojonegoro – Berkas perkara tersangka kasus tangki solar ilegal dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Satu tersangka sudah dikantongi namanya. Pengembangan tersangka lain menunggu fakta di persidangan.

 

“Berkas perkara kasus solar ilegal sudah kami terima pada Jumat lalu (20/1) dari tim penyidik kepolisian, setelah minggu lalu dikembalikan ke penyidik Polres untuk dilengkapi,” ujar Kasi Intel Kejari Blora Djatmiko kemarin (24/1).

 

Djatmiko menjelaskan, kasus tersebut akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Blora dalam waktu dekat. Pihaknya telah menyiapkan empat jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus tersebut. Hingga saat ini tersangka yang ada dalam berkas perkara hanya satu orang.

- Advertisement -

 

“Yang kami terima hanya satu tersangka. Kalau ada pengembangan tersangka lain nanti melihat fakta persidangan,” jelasnya.

 

Kasatreskrim Polres Blora AKP Supriyono membenarkan jika berkas telah dikirim usai dikembalikan dari kejaksaan untuk dilengkapi. Hanya satu tersangka. Pengembangan tersangka lain kewenangan kejaksaan.

 

“Kalau sudah dilimpah penanganannya, sudah (kewenangan-red) kejaksaan,” terangnya

 

Pelaku berinisial FJS ditangkap di Denpasar, Bali pada Desember tahun lalu. Polisi menyatakan solar tersebut illegal dan tidak dapat diperjual belikan. Selain itu mencatut logo INKOPPOL tanpa izin.

 

Hingga satu tersangka diserahkan kepada Kejaksaan, belum ada pelaku lain yang tertangkap. Padahal sebelumnya sebanyak tiga truk tangki berlogo INKOPPOL parkir di Jalan Lingkar Baru Kecamatan Blora.

 

Dua truk masing-masing berkapasitas 6.000 liter dan satu truk berkapasitas 24.000 liter. Polisi hanya bisa mengamankan satu truk tangki yang berkapasitas 24.000 liter pada Agustus lalu. Sedangkan dua truk tangki lainnya berhasil melarikan diri saat petugas datang. (luk/zim)

Artikel Terkait

Most Read

Hunian Terkerek Rumah Subsidi

Peserta UNBK SMP/MTs Capai 17 Ribu

Hasil PPPK Tunggu dari Pusat

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/