alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Fraksi Gabungan Masih Alot

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Partai politik (parpol) yang tak bisa membentuk fraksi sendiri masih lobi-lobi. Sebab, peta koalisi fraksi belum terbentuk. Terutama seperti PKS, PKPI, PAN, dan Hanura. Ada opsi empat parpol itu bergabung. Namun, hingga kemarin belum ada kepastian.

’’Kami akan gabung dengan PAN, Hanura, dan PKPI. Tapi kepastiannya masih menunggu rapat,’’ kata Ketua DPD PKS Bojonegoro Tri Wibowo.

Ketua DPC PKPI Bojonegoro Syamsul Huda belum bisa memastikan langkah partainya. Alasannya, belum rapat resmi membahas khusus tentang fraksi gabungan. Namun, dia memastikan akan bergabung dengan partai lain yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri.

Baca Juga :  Diprioritaskan untuk Pedagang Pasar kota

’’Masih komunikasi dengan beberapa ketua partai,’’ ujar mantan anggota DPRD itu.

Sebelumnya, PKPI akan bergabung dengan PKS untuk membentuk fraksi sendiri. Ternyata ada perubahan. Sehingga, jika PKPI dan PKS bergabung dengan PAN dan Hanura, jumlah fraksi DPRD 2019-2024 akan berkurang dari periode 2014-2019.

Jika sebelumnya sembilan fraksi, akan lebih ringkas menjadi delapan fraksi. Padahal, dibanding periode sebelumnya parpol peraih kursi di DPRD 2019 lebih banyak dibanding 2014. Pada 2014 hanya 11 parpol, dan tahun ini totalnya 13 parpol.

Ketua DPC Nasdem Bojonegoro Alham Ubey memastikan sudah bergabung dengan Perindo dan Garuda. Dan untuk ketua fraksinya dari Nasdem. Sebab perolehan suaranya terbanyak dibanding partai lainnya. ’’Ya harus dari Nasdem,’’ tegasnya. (msu/rij)

Baca Juga :  Toko Hangus Terbakar, Tangan Terluka

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Partai politik (parpol) yang tak bisa membentuk fraksi sendiri masih lobi-lobi. Sebab, peta koalisi fraksi belum terbentuk. Terutama seperti PKS, PKPI, PAN, dan Hanura. Ada opsi empat parpol itu bergabung. Namun, hingga kemarin belum ada kepastian.

’’Kami akan gabung dengan PAN, Hanura, dan PKPI. Tapi kepastiannya masih menunggu rapat,’’ kata Ketua DPD PKS Bojonegoro Tri Wibowo.

Ketua DPC PKPI Bojonegoro Syamsul Huda belum bisa memastikan langkah partainya. Alasannya, belum rapat resmi membahas khusus tentang fraksi gabungan. Namun, dia memastikan akan bergabung dengan partai lain yang tidak bisa membentuk fraksi sendiri.

Baca Juga :  Diprioritaskan untuk Pedagang Pasar kota

’’Masih komunikasi dengan beberapa ketua partai,’’ ujar mantan anggota DPRD itu.

Sebelumnya, PKPI akan bergabung dengan PKS untuk membentuk fraksi sendiri. Ternyata ada perubahan. Sehingga, jika PKPI dan PKS bergabung dengan PAN dan Hanura, jumlah fraksi DPRD 2019-2024 akan berkurang dari periode 2014-2019.

Jika sebelumnya sembilan fraksi, akan lebih ringkas menjadi delapan fraksi. Padahal, dibanding periode sebelumnya parpol peraih kursi di DPRD 2019 lebih banyak dibanding 2014. Pada 2014 hanya 11 parpol, dan tahun ini totalnya 13 parpol.

Ketua DPC Nasdem Bojonegoro Alham Ubey memastikan sudah bergabung dengan Perindo dan Garuda. Dan untuk ketua fraksinya dari Nasdem. Sebab perolehan suaranya terbanyak dibanding partai lainnya. ’’Ya harus dari Nasdem,’’ tegasnya. (msu/rij)

Baca Juga :  Jalan Berlubang Hampir 1 Meter

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/