alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Tidak Layak, Dua Papan Reklame Dibongkar

BLORA – Dua papan reklame di Jalan Mr Iskandar dan Jalan Ahmad Yani kemarin (23/1) dirobohkan. Satpol PP menilai dua kerangka papan reklame tersebut sudah tidak layak pakai. Dan, membahayakan pengendara motor.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Blora Suripto mengatakan,  dua papan reklame itu kondisinya membahayakan bagi masyarakat.

Kondisi papan reklame keropos serta berkarat bagian kerangkanya. 

Kekhawatirannya, jika suatu saat ini bisa mengancam keamanan masyarakat.

Pembongkaran reklame ini menggunakan alat pemotong besi.

‘’Sebelum ada korban, kami tertibkan terlebih dahulu,” katanya ditemui di Jalan Ahmad Yani kemarin.

Kondisi papan reklame ini, ujar Suripto, satpol PP sudah sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat.

Baca Juga :  Diiringi Tangis Haru, 459 CJH Blora Diberangkatkan

Rata-rata mengadu papan reklame kondisinya membahayakan.

Bahkan, di Jalan Mr Iskandar, seng dari reklame ini banyak yang bergelantungan.

Selain itu, pembongkaran reklame ini karena tidak layak pakai dan mengganggu keindahan kota. 

Suripto mengatakan, reklame ini milik perusahaan swasta.

Pembongkaran juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP).

Dan segera dilakukan pengambilan seng dari rangka reklame tersebut. 

BLORA – Dua papan reklame di Jalan Mr Iskandar dan Jalan Ahmad Yani kemarin (23/1) dirobohkan. Satpol PP menilai dua kerangka papan reklame tersebut sudah tidak layak pakai. Dan, membahayakan pengendara motor.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Blora Suripto mengatakan,  dua papan reklame itu kondisinya membahayakan bagi masyarakat.

Kondisi papan reklame keropos serta berkarat bagian kerangkanya. 

Kekhawatirannya, jika suatu saat ini bisa mengancam keamanan masyarakat.

Pembongkaran reklame ini menggunakan alat pemotong besi.

‘’Sebelum ada korban, kami tertibkan terlebih dahulu,” katanya ditemui di Jalan Ahmad Yani kemarin.

Kondisi papan reklame ini, ujar Suripto, satpol PP sudah sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat.

Baca Juga :  Harga Tanah Sekitar Bandara Ngloram Melonjak

Rata-rata mengadu papan reklame kondisinya membahayakan.

Bahkan, di Jalan Mr Iskandar, seng dari reklame ini banyak yang bergelantungan.

Selain itu, pembongkaran reklame ini karena tidak layak pakai dan mengganggu keindahan kota. 

Suripto mengatakan, reklame ini milik perusahaan swasta.

Pembongkaran juga sudah melakukan koordinasi dengan dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP).

Dan segera dilakukan pengambilan seng dari rangka reklame tersebut. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/