alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Bupati Bakal Panggil Kades

BLORA, Radar Bojonegoro – Aksi warga Desa Plantungan, Kecamatan Blora Kota tentang tuntutan transparansi seleksi perangkat desa (perades) mendapat perhatian dari pemkab setempat. Buktinya, Bupati Arief Rohman akan memanggil kades yang menggelar perades, tujuannya menekan potensi konflik di lapangan.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, desa yang melaksanakan perades akan dikumpulkan rencananya pada Jumat (24/12), untuk konfirmasi terkait dugaan jual beli jabatan kursi perades, yang memicu polemik di masyarakat. ‘’Nanti pertemuan bersama kades dan forkopimda seperti kapolres dan kejaksaan,’’ ujarnya.
Menurut dia, dalam seleksi ini memastikan semua akan dilaksanakan secara terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Meminta panitia seleksi perades segera mengumumkan hasil penilaian tes komputer yang sudah berjalan.
Termasuk, nilai pembobotan untuk persiapan ujian tertulis,
Terkait tes tertulis yang menggunakan CAT rencananya akan dilakukan di dua tempat. Yakni Unnes dan IAIN Pekalongan. Jadi yang bakal melaksanakan adalah universitas negeri. Sehingga prosesnya bisa dipantau prosesnya.
Terkait Unnes yang menyatakan mengundurkan diri, tidak bisa bekerjasama dengan Pemkab Blora untuk pelaksanaan seleksi uji tes tulis CAT?, itu tidak benar. Karena sudah mengecek informasi itu.
‘’Tidak, Unnes itu kan ada beberapa di dalamnya. Kemarin itu ada yang pakai fakultas ada yang LPPM (lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat),’’ tegasnya.
Bupati memastikan, dalam seleksi tes tulis nanti akan ada dua lokasi, di Unnes dan IAIN Pekalongan. Syaratnya pemdes melakukan MoU dengan perguruan tinggi. Karena dalam seleksi perades ini bisa menggunakan pihak ketiga dan mandiri. ‘’Maka dalam pertemuan nanti akan disampaikan desa mana yang ikut Unnes mana yang ikut IAIN Pekalongan,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Ajukan Bantuan Bangun Jalan ke Bojonegoro Rp 90 Miliar

BLORA, Radar Bojonegoro – Aksi warga Desa Plantungan, Kecamatan Blora Kota tentang tuntutan transparansi seleksi perangkat desa (perades) mendapat perhatian dari pemkab setempat. Buktinya, Bupati Arief Rohman akan memanggil kades yang menggelar perades, tujuannya menekan potensi konflik di lapangan.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, desa yang melaksanakan perades akan dikumpulkan rencananya pada Jumat (24/12), untuk konfirmasi terkait dugaan jual beli jabatan kursi perades, yang memicu polemik di masyarakat. ‘’Nanti pertemuan bersama kades dan forkopimda seperti kapolres dan kejaksaan,’’ ujarnya.
Menurut dia, dalam seleksi ini memastikan semua akan dilaksanakan secara terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Meminta panitia seleksi perades segera mengumumkan hasil penilaian tes komputer yang sudah berjalan.
Termasuk, nilai pembobotan untuk persiapan ujian tertulis,
Terkait tes tertulis yang menggunakan CAT rencananya akan dilakukan di dua tempat. Yakni Unnes dan IAIN Pekalongan. Jadi yang bakal melaksanakan adalah universitas negeri. Sehingga prosesnya bisa dipantau prosesnya.
Terkait Unnes yang menyatakan mengundurkan diri, tidak bisa bekerjasama dengan Pemkab Blora untuk pelaksanaan seleksi uji tes tulis CAT?, itu tidak benar. Karena sudah mengecek informasi itu.
‘’Tidak, Unnes itu kan ada beberapa di dalamnya. Kemarin itu ada yang pakai fakultas ada yang LPPM (lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat),’’ tegasnya.
Bupati memastikan, dalam seleksi tes tulis nanti akan ada dua lokasi, di Unnes dan IAIN Pekalongan. Syaratnya pemdes melakukan MoU dengan perguruan tinggi. Karena dalam seleksi perades ini bisa menggunakan pihak ketiga dan mandiri. ‘’Maka dalam pertemuan nanti akan disampaikan desa mana yang ikut Unnes mana yang ikut IAIN Pekalongan,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  35 Pendaftar Berebut Delapan Kursi Kepala OPD

Artikel Terkait

Most Read

Tahun Ini, 270 Guru Pensiun 

Ring Road Harus Sampai Baureno

Persela Tahan Imbang Barito Putra

Artikel Terbaru


/