alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Jumlah Bantuan Perkakas TV Digital di Blora Belum Diketahui

BLORA, Radar Bojonegoro – Perpindahan frekuensi dari televisi (TV) analog ke digital dijadwalkan terealisasi akhir April. Warga tidak mampu bakal mendapatkan alat bantu set top box dari Kementerian Komunikasi. Namun, jumlahnya belum diketahui.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika (Dinkominfo) Blora Pratikto Nugroho mengatakan, jumlah bantuan ditentukan oleh pemerintah pusat, terutama bagi warga miskin. Sedangkan perpindahan dari TV analog ke digital dijadwalkan selesai akhir April.

 

Masyarakat tidak perlu mengganti TV, hanya perlu membeli set top box sebagai alat bantu menjangkau jaringan digital. “Yang beralih hanya frekuensinya saja. Awalnya analog, diubah ke frekuensi digital,” jelasnya.

 

Pratikno menjelaskan, era transformasi digital merambah banyak aspek, termasuk siaran televisi. Serta penggunaan akses internet dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Menurut dia, Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara belum beralih ke frekuensi digital. Sedangkan, semua negara di Asia Tenggara beralih ke siaran televisi melalui frekuensi digital.

Baca Juga :  Tilang Pengendara Belum Bayar Pajak

 

“Ruang kosong sudah dialihkan ke digital tadi bisa diisi menjadi ruang internet,” jelasnya.

 

Nantinya, TV digital kualitas gambar lebih jernih. Selain itu, kemanfaatan adanya honing system (kebencanaan), artinya bisa menerima informasi kebencanaan secara real time.  “Itu menjadi perhatian, ketika nanti ada potensi bencana sudah bisa melakukan hal persiapan atau preventif pencegahan,” ucapnya. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Perpindahan frekuensi dari televisi (TV) analog ke digital dijadwalkan terealisasi akhir April. Warga tidak mampu bakal mendapatkan alat bantu set top box dari Kementerian Komunikasi. Namun, jumlahnya belum diketahui.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Infomatika (Dinkominfo) Blora Pratikto Nugroho mengatakan, jumlah bantuan ditentukan oleh pemerintah pusat, terutama bagi warga miskin. Sedangkan perpindahan dari TV analog ke digital dijadwalkan selesai akhir April.

 

Masyarakat tidak perlu mengganti TV, hanya perlu membeli set top box sebagai alat bantu menjangkau jaringan digital. “Yang beralih hanya frekuensinya saja. Awalnya analog, diubah ke frekuensi digital,” jelasnya.

 

Pratikno menjelaskan, era transformasi digital merambah banyak aspek, termasuk siaran televisi. Serta penggunaan akses internet dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Menurut dia, Indonesia satu-satunya negara di Asia Tenggara belum beralih ke frekuensi digital. Sedangkan, semua negara di Asia Tenggara beralih ke siaran televisi melalui frekuensi digital.

Baca Juga :  Judi Dadu Beromzet Jutaan Digerebek

 

“Ruang kosong sudah dialihkan ke digital tadi bisa diisi menjadi ruang internet,” jelasnya.

 

Nantinya, TV digital kualitas gambar lebih jernih. Selain itu, kemanfaatan adanya honing system (kebencanaan), artinya bisa menerima informasi kebencanaan secara real time.  “Itu menjadi perhatian, ketika nanti ada potensi bencana sudah bisa melakukan hal persiapan atau preventif pencegahan,” ucapnya. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/