alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Perbaiki Trotoar, Tebang Pohon di Jalan Diponegoro

CEPU – Keperluan pembangunan trotoar di Jalan Diponegoro, puluhan pohon besar dari pohon mahoni terpaksa dirobohkan. Akibatnya, suasana yang dulu rindang kini terkesan panas. Penebangan ini karena akar pohon-pohon merusak bagian trotoar. Sehingga ditebang untuk mempermudah pekerjaan. 

Fajar, salah satu warga Cepu mengatakan, sejak pohon di Jalan Diponegoro dipotong pada Jumat (20/4) lalu, dia merasakan suasana yang berbeda. Dulu saat dia melintas di jalan ini terkesan rindang, kini terasa panas. “Sebenarnya sayang sekali jika pohon itu ditebang,” ujarnya.

Namun, untuk kepentingan membangun trotoar yang berada di jalan ini memang banyak yang sudah pecah dan retak karena akar pohon. Dia mengaku tidak masalah, karena ke depannya pemotongan pohon ini juga untuk memperbaiki trotoar agar bisa lebih baik lagi.

Baca Juga :  Ultah 23 Tahun Radar Bojonegoro

Ketua RW 1 Kelurahan Cepu Mugianto Zubair mengatakan, memang selama ini kondisi trotoar dan drainase di Cepu banyak yang sudah mengalami pendangkalan. Bahkan pendangkalan itu sudah bertahun-tahun. Kondisi pendangkalan paling parah berada di drainase Jalan Ngareng. “Di lingkungan saya ini sering banjir saat hujan. Karena kondisi drainasenya memang mengalami pendangkalan,” ujarnya.

Sehingga, dengan adanya perbaikan trotoar dan normalisasi drainase. Dia juga berharap harus dilakukan normalisasi dengan cara dikeruk untuk mengangkat penyebab pendangkalan yang sudah menumpuk.

Sementara itu, rekanan CV Karya Lestari yang melakukan pembangunan di Jalan Diponegoro, Agus mengatakan, penebangan pohon ini dilakukan untuk mempermudah pembangunan trotoar. “Rencana semua pohon besar  yang berada di dalam trotoar,” ujarnya. Namun, Agus memastikan untuk penebangan pohon ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perumahan Pemukiman Dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora. 

Baca Juga :  Usulkan Jalan Nasional Cepu - Purwodadi

CEPU – Keperluan pembangunan trotoar di Jalan Diponegoro, puluhan pohon besar dari pohon mahoni terpaksa dirobohkan. Akibatnya, suasana yang dulu rindang kini terkesan panas. Penebangan ini karena akar pohon-pohon merusak bagian trotoar. Sehingga ditebang untuk mempermudah pekerjaan. 

Fajar, salah satu warga Cepu mengatakan, sejak pohon di Jalan Diponegoro dipotong pada Jumat (20/4) lalu, dia merasakan suasana yang berbeda. Dulu saat dia melintas di jalan ini terkesan rindang, kini terasa panas. “Sebenarnya sayang sekali jika pohon itu ditebang,” ujarnya.

Namun, untuk kepentingan membangun trotoar yang berada di jalan ini memang banyak yang sudah pecah dan retak karena akar pohon. Dia mengaku tidak masalah, karena ke depannya pemotongan pohon ini juga untuk memperbaiki trotoar agar bisa lebih baik lagi.

Baca Juga :  Bandara Ngloram Membuka Kawasan Ratubangnegoro

Ketua RW 1 Kelurahan Cepu Mugianto Zubair mengatakan, memang selama ini kondisi trotoar dan drainase di Cepu banyak yang sudah mengalami pendangkalan. Bahkan pendangkalan itu sudah bertahun-tahun. Kondisi pendangkalan paling parah berada di drainase Jalan Ngareng. “Di lingkungan saya ini sering banjir saat hujan. Karena kondisi drainasenya memang mengalami pendangkalan,” ujarnya.

Sehingga, dengan adanya perbaikan trotoar dan normalisasi drainase. Dia juga berharap harus dilakukan normalisasi dengan cara dikeruk untuk mengangkat penyebab pendangkalan yang sudah menumpuk.

Sementara itu, rekanan CV Karya Lestari yang melakukan pembangunan di Jalan Diponegoro, Agus mengatakan, penebangan pohon ini dilakukan untuk mempermudah pembangunan trotoar. “Rencana semua pohon besar  yang berada di dalam trotoar,” ujarnya. Namun, Agus memastikan untuk penebangan pohon ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini Dinas Perumahan Pemukiman Dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora. 

Baca Juga :  Diduga Cakadesnya Kalah, Rusak Tanaman Jagung

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/