alexametrics
27.3 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Penyaluran Rasta Nontunai Dimulai Juli

BLORA – Penyaluran beras sejahtera (rastra) bakal diubah secara nontunai. Namun, konsep itu akan diterapkan untuk pencairan Juli mendatang. Sedangkan, Januari hingga Juni masih berbentuk beras. Kebijakan ini agar penyaluran rastra lebih tepat sasaran.Kabid Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Hartanto Wibowo mengatakan, pencairan rastra pada Januari hingga Juni nanti masih menggunakan beras seperti biasa.

Hanya rastra diberikan bukan berbentuk subsidi seperti biasanya. Keluarga penerima manfaat (KPM) harus menebus untuk mendapatkan rastra tersebut. ‘’Untuk Januari hingga Juni untuk pengambilan rastra gratis,’’ katanya.

Karena, rastra pada Januari hingga Juni bukan subsisdi. Tetapi, rastra ini berbentuk bantuan sosial (bansos) rastra. Sehingga KPM tidak perlu membayar ketika mengambil rastra. Hanya, jumlah rastra tidak sama ketika penyaluran normal. Saat ini rastra yang diberikan hanya 10 kilogram. Berbeda sebelumnya 15 kilogram setiap KPM menebus.

Baca Juga :  Kemiskinan di Blora Meningkat 1,57 persen

Sementara itu dinsos P3A masih memverifikasi data penerima rasta terkait rencana pencairan nontunai Juli nanti. Hingga saat ini, Tanto sapaannya, masih belum tahu berapa KPM penerima rastra nontunai nanti. ‘’Kami hanya mengajukan. Nanti yang memutuskan dari menteri sosial. Kami tinggal menunggu,’’ ucapnya.

Kabag Perekonomian Setda Blora Rudatiningsih mengatakan, penerimaan rastra selama Januari hingga Juni masih menggunakan bansos. Baru Juli nanti rasta nontunai. ‘’Untuk penerima bansos rastra ada 76.019 KPM,’’ katanya.

BLORA – Penyaluran beras sejahtera (rastra) bakal diubah secara nontunai. Namun, konsep itu akan diterapkan untuk pencairan Juli mendatang. Sedangkan, Januari hingga Juni masih berbentuk beras. Kebijakan ini agar penyaluran rastra lebih tepat sasaran.Kabid Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora Hartanto Wibowo mengatakan, pencairan rastra pada Januari hingga Juni nanti masih menggunakan beras seperti biasa.

Hanya rastra diberikan bukan berbentuk subsidi seperti biasanya. Keluarga penerima manfaat (KPM) harus menebus untuk mendapatkan rastra tersebut. ‘’Untuk Januari hingga Juni untuk pengambilan rastra gratis,’’ katanya.

Karena, rastra pada Januari hingga Juni bukan subsisdi. Tetapi, rastra ini berbentuk bantuan sosial (bansos) rastra. Sehingga KPM tidak perlu membayar ketika mengambil rastra. Hanya, jumlah rastra tidak sama ketika penyaluran normal. Saat ini rastra yang diberikan hanya 10 kilogram. Berbeda sebelumnya 15 kilogram setiap KPM menebus.

Baca Juga :  Beribadah ke Gereja, Rumah Dibobol

Sementara itu dinsos P3A masih memverifikasi data penerima rasta terkait rencana pencairan nontunai Juli nanti. Hingga saat ini, Tanto sapaannya, masih belum tahu berapa KPM penerima rastra nontunai nanti. ‘’Kami hanya mengajukan. Nanti yang memutuskan dari menteri sosial. Kami tinggal menunggu,’’ ucapnya.

Kabag Perekonomian Setda Blora Rudatiningsih mengatakan, penerimaan rastra selama Januari hingga Juni masih menggunakan bansos. Baru Juli nanti rasta nontunai. ‘’Untuk penerima bansos rastra ada 76.019 KPM,’’ katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/