24 C
Bojonegoro
Saturday, April 1, 2023

Jadi Alternatif Kuliner Blora Selain Sate

Aroma Sego Kobong Bikin Nggak Bohong

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Aroma sedap menggugah selera kala melintasi Jalan Gunung Wilis, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora Kota. Nasi bakar dikemas daun pisang ini menjadi suguhan menyenangkan kala singgah di Kota Sate tersebut.

 

Ramai dan kerap pengunjung berdatangan. Sego Kobong 70 ini salah satu kuliner alternatif pehobi masakan. Meski sedikit hangus saat dibakar, justru aromanya semakin keluar. Pembeli rerata anak-anak hingga dewasa.

 

Lina salah satu pekerja warung tersebut mengatakan, rerata sehari menghabiskan 350 bungkus nasi bakar. Ada beragam varian rasa, mulai ayam pedas, opor, pindang, jamur, udang, cumi, dan teri. ‘’Paling laris rasa ayam pedas. Biasanya habis 150 bungkus,’’ ujarnya.

- Advertisement -

 

Semakin lahap ketika dimakan dengan ragam gorengan ataupun jerohan yang juga dibakar. Ada usus, tempe, tahu bacem, ati ampela, dan ayam kecap. Nasi bakar ini hanya satu lokasi. ‘’Dulu masih pindah-pindah. Mulai dari angkringan, kini sudah menetap,’’ jelasnya.

 

Zaimul salah satu pengunjung mengatakan, sering menikmati Sego Kobong saat jam istirahat bekerja. ‘’Harganya terjangkau dan rasanya enak. Apalagi aromanya kalau habis matang. Cocok untuk penikmat kuliner masakan pedas manis,’’ ujar pembeli asal Kecamatan Ngawen tersebut. (hul/rij)

LEZAT: Proses masak nasi bakar menimbulkan aroma sedap dan menggugah selera. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)

BLORA, Radar Bojonegoro – Aroma sedap menggugah selera kala melintasi Jalan Gunung Wilis, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora Kota. Nasi bakar dikemas daun pisang ini menjadi suguhan menyenangkan kala singgah di Kota Sate tersebut.

 

Ramai dan kerap pengunjung berdatangan. Sego Kobong 70 ini salah satu kuliner alternatif pehobi masakan. Meski sedikit hangus saat dibakar, justru aromanya semakin keluar. Pembeli rerata anak-anak hingga dewasa.

 

Lina salah satu pekerja warung tersebut mengatakan, rerata sehari menghabiskan 350 bungkus nasi bakar. Ada beragam varian rasa, mulai ayam pedas, opor, pindang, jamur, udang, cumi, dan teri. ‘’Paling laris rasa ayam pedas. Biasanya habis 150 bungkus,’’ ujarnya.

- Advertisement -

 

Semakin lahap ketika dimakan dengan ragam gorengan ataupun jerohan yang juga dibakar. Ada usus, tempe, tahu bacem, ati ampela, dan ayam kecap. Nasi bakar ini hanya satu lokasi. ‘’Dulu masih pindah-pindah. Mulai dari angkringan, kini sudah menetap,’’ jelasnya.

 

Zaimul salah satu pengunjung mengatakan, sering menikmati Sego Kobong saat jam istirahat bekerja. ‘’Harganya terjangkau dan rasanya enak. Apalagi aromanya kalau habis matang. Cocok untuk penikmat kuliner masakan pedas manis,’’ ujar pembeli asal Kecamatan Ngawen tersebut. (hul/rij)

LEZAT: Proses masak nasi bakar menimbulkan aroma sedap dan menggugah selera. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)

Artikel Terkait

Most Read

Komitmen Mewujudkan Blora Mendunia

Dihargai Murah, Kerap Buang Puluhan Liter

Kena Parkir di Fasum Alun – Alun

Gadis ini Rasakan Nikmatnya Jadi Perantau

Artikel Terbaru


/