29.3 C
Bojonegoro
Wednesday, November 30, 2022

Perbaikan Rel KA Baureno, Siap Siap Macet!

- Advertisement -

Radar Bojonegoro – Sopir truk dan kendaraan besar harus siap menghadapi kemacetan pada 17 hingga 19 November. Sebab, rencana pengalihan arus akibat perbaikan rel kereta api di Dusun Bayeman, Desa Gajah, Kecamatan Baureno batal dilakukan.

Alasannya, Jembatan Widang, Tuban belum bisa dilintasi kendaraan berat dari arah Semarang. Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Ahmad Adhi Kiswanto mengatakan pengalihan arus lalu lintas Jalan Raya Bojonegoro – Babat batal dilakukan. Sebab kendaraan besar dari arah barat belum diperbolehkan melintasi Jembatan Widang.

“Kendaraan arah timur masih bisa melalui Jembatan Widang,” katanya kemarin (15/11). Adhi menjelaskan, kendaraan besar akan tetap melintas Jalan Raya Bojonegoro – Babat, meski dengan sistem buka tutup, mulai pukul 22.00 hingga 04.00, pada 17 dan 18 November. Namun, untuk kendaraan kecil tetap akan dialihkan ke jalan alternatif barat PLN hingga jalan Babat – Jombang.

Baca Juga :  Pengunjung Taman Bangkle SepiĀ 

“Kendaraan kecil bisa melalui jalan alternatif,” ungkapnya. Sedangkan pada 19 November para sopir kendaraan besar harus bersiap mengalami kemacetan dan penumpukan kendaraan. Sebab mulai pukul 23.00 hingga 01.00 jalan akan ditutup total akibat perbaikan rel. “Menunggu hingga perbaikan selesai,” ujarnya.

Adhi mengaku sebenarnya pengalihan arus akan dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan yang akan terjadi. Akibat perbaikan rel dilakukan ketika malam hari. Karena Jambatan Widang belum boleh dilalui kendaraan besar, sehingga rencana pengalihan dibatalkan. (irv)

Radar Bojonegoro – Sopir truk dan kendaraan besar harus siap menghadapi kemacetan pada 17 hingga 19 November. Sebab, rencana pengalihan arus akibat perbaikan rel kereta api di Dusun Bayeman, Desa Gajah, Kecamatan Baureno batal dilakukan.

Alasannya, Jembatan Widang, Tuban belum bisa dilintasi kendaraan berat dari arah Semarang. Kanit Turjawali Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Ahmad Adhi Kiswanto mengatakan pengalihan arus lalu lintas Jalan Raya Bojonegoro – Babat batal dilakukan. Sebab kendaraan besar dari arah barat belum diperbolehkan melintasi Jembatan Widang.

“Kendaraan arah timur masih bisa melalui Jembatan Widang,” katanya kemarin (15/11). Adhi menjelaskan, kendaraan besar akan tetap melintas Jalan Raya Bojonegoro – Babat, meski dengan sistem buka tutup, mulai pukul 22.00 hingga 04.00, pada 17 dan 18 November. Namun, untuk kendaraan kecil tetap akan dialihkan ke jalan alternatif barat PLN hingga jalan Babat – Jombang.

Baca Juga :  Diperketat Lagi, Vaksin Booster atau Tes PCR

“Kendaraan kecil bisa melalui jalan alternatif,” ungkapnya. Sedangkan pada 19 November para sopir kendaraan besar harus bersiap mengalami kemacetan dan penumpukan kendaraan. Sebab mulai pukul 23.00 hingga 01.00 jalan akan ditutup total akibat perbaikan rel. “Menunggu hingga perbaikan selesai,” ujarnya.

Adhi mengaku sebenarnya pengalihan arus akan dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan yang akan terjadi. Akibat perbaikan rel dilakukan ketika malam hari. Karena Jambatan Widang belum boleh dilalui kendaraan besar, sehingga rencana pengalihan dibatalkan. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dijanjikan Penerbangan Tahun Depan

Demi Cewek di Luar Negeri, Curi HP

Suka Mewarnai Spongebob

Tingkatkan Sinergi Hadapi Resesi


/