alexametrics
27 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Indeks Pembangunan Manusia Blora Tumbuh 0,53 Persen

BLORA, Radar Bojonegoro – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Blora menunjukkan indeks pembangunan manusia (IPM) 2021 tumbuh 0,53 persen. Dengan bekerjasama perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, dan kesehatan diproyeksikan dapat mendongkrak IPM lebih tinggi lagi.

Pada  akhir 2021 IPM Blora tercatat 69,37 persen, angka tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2020 yakni 68,84 persen. Data tersebut menunjukkan peningkatan terjadi pada semua komponen penghitungan yakni kesehatan, pendidikan maupun pengeluaran per kapita. Jika melihat persentase kenaikan tidak mencapai 1 persen.

Pemkab telah melakukan teken MoU dengan perguruan tinggi Guna Dharma di Jakarta pada Sabtu (15/1), tujuannya pembangunan Blora kedepan, seperti bidang pendidikan dengan mencanangkan program satu desa dua sarjana, bidang kesehatan untuk penanganan stunting. 

Baca Juga :  Satpol Takut Tindak Tempat Karaoke

“Akan bekerja sama untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Blora. Sekaligus membantu beasiswa kuliah untuk mahasiswa kurang mampu dalam program satu desa dua sarjana, kemudian penanggulangan stunting,” ujar Bupati Arief Rohman.

Arief menerangkan, perlu menggandeng banyak perguruan tinggi untuk bersama-sama mengelola dan menyukseskan pembangunan daerah.  Semakin banyak perguruan tinggi yang membantu lewat Tri Dharma Perguruan Tinggi, pembangunan daerah akan semakin baik.

‘’Apalagi jika nanti masing-masing memiliki desa binaan di Blora, maka penanganan kemiskinan juga bisa kita lakukan berbasis pemberdayaan masyarakat dengan pendampingan dari perguruan tinggi,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarma, Margianti, menyampaikan, banyak daerah yang telah melakukan kerjasama. Setelah mendapatkan paparan, pihaknya akan melakukan langkah selanjutnya. “Kita akan susun langkah kerjasama secara konkrit,” ujarnya.

Baca Juga :  18 Kades Dimintai Keterangan Panwaskab

Pihaknya mengutamakan penanganan stunting, beasiswa, teknologi biogas dengan memanfaatkan limbah peternakan sapi, pihak perguruan tinggi akan mengirimkan tim untuk meninjau kondisi di daerah.  

Digandengnya perguruan tinggi untuk membantu pembangunan daerah, tentu salah satunya diproyeksikan untuk pertumbuhan IPM yang lebih baik pada tahun ini. (luk)

BLORA, Radar Bojonegoro – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Blora menunjukkan indeks pembangunan manusia (IPM) 2021 tumbuh 0,53 persen. Dengan bekerjasama perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, dan kesehatan diproyeksikan dapat mendongkrak IPM lebih tinggi lagi.

Pada  akhir 2021 IPM Blora tercatat 69,37 persen, angka tersebut meningkat dibandingkan dengan tahun 2020 yakni 68,84 persen. Data tersebut menunjukkan peningkatan terjadi pada semua komponen penghitungan yakni kesehatan, pendidikan maupun pengeluaran per kapita. Jika melihat persentase kenaikan tidak mencapai 1 persen.

Pemkab telah melakukan teken MoU dengan perguruan tinggi Guna Dharma di Jakarta pada Sabtu (15/1), tujuannya pembangunan Blora kedepan, seperti bidang pendidikan dengan mencanangkan program satu desa dua sarjana, bidang kesehatan untuk penanganan stunting. 

Baca Juga :  Ini Yang DIkeluhkan oleh Petani Tebu

“Akan bekerja sama untuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Blora. Sekaligus membantu beasiswa kuliah untuk mahasiswa kurang mampu dalam program satu desa dua sarjana, kemudian penanggulangan stunting,” ujar Bupati Arief Rohman.

Arief menerangkan, perlu menggandeng banyak perguruan tinggi untuk bersama-sama mengelola dan menyukseskan pembangunan daerah.  Semakin banyak perguruan tinggi yang membantu lewat Tri Dharma Perguruan Tinggi, pembangunan daerah akan semakin baik.

‘’Apalagi jika nanti masing-masing memiliki desa binaan di Blora, maka penanganan kemiskinan juga bisa kita lakukan berbasis pemberdayaan masyarakat dengan pendampingan dari perguruan tinggi,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarma, Margianti, menyampaikan, banyak daerah yang telah melakukan kerjasama. Setelah mendapatkan paparan, pihaknya akan melakukan langkah selanjutnya. “Kita akan susun langkah kerjasama secara konkrit,” ujarnya.

Baca Juga :  35 Pendaftar Berebut Delapan Kursi Kepala OPD

Pihaknya mengutamakan penanganan stunting, beasiswa, teknologi biogas dengan memanfaatkan limbah peternakan sapi, pihak perguruan tinggi akan mengirimkan tim untuk meninjau kondisi di daerah.  

Digandengnya perguruan tinggi untuk membantu pembangunan daerah, tentu salah satunya diproyeksikan untuk pertumbuhan IPM yang lebih baik pada tahun ini. (luk)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/