alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Simulasi Keamanan Pilkada Jateng 2018

- Advertisement -

BLORA – Anggota polisi memenuhi depan pendopo rumah dinas Bupati Blora kemarin (14/2). Ratusan personel polres setempat itu sedang menangani aksi demonstrasi. Mereka menangani para pendemo dari tahap negosiasi hingga penghadangan. Tapi karena para pendemo mulai anarkis, terpaksa didatangkan pasukan berompi dan bertamewng. Bentrok dengan ratusan pendemo tidak bisa dihindarkan.

Situasi semakin panas, polisi terpaksa bertindak tegas dengan menembakkan flare dan gas air mata serta water canon untuk membubarkan para pendemo yang semakin anarkis itu. Akhirnya situasi bisa dikendalikan, dan pendemo mundur kemudian membubarkan diri. 

Tidak cukup itu saja, tim Gegana Brimob Polda Jateng kemudian melakukan aksi penjinakan bom. Satu bahan peledak berhasil diledakkan. Di kesempatan itu, Kapolres Blora, AKBP Saptono juga menunjukkan aksi memecah bata putih didepan Forkopimda Blora dan Ketua partai politik.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Cepu Masih 60 PersenĀ 

Berbagai aksi tersebut merupakan pelaksanaan simulasi sistem pengamanan (Sispam) Pilkada Jawa Tengah (Jateng). “Simulasi ini bisa memberi gambaran Polres Blora dalam menghadapi pilkada,” terang Kapolres Blora AKBP Saptono.

Menurut dia, pengamanan, termasuk pengamanan pilkada, merupakan tugas pokok kepolisian. Bila pengamanan sangat baik, masyarakat bisa memilih dengan aman dan nyaman tanpa ada paksaan. Bahkan dengan adanya deklarasi damai yang dilakukan ketua parpol, bisa menjadi percontohan dalam pilgub nanti. “Karena keamanan, warga Blora bisa melaksanakan aktivitas,” ujarnya.

- Advertisement -

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, tahapan pilgub saat ini sudah berjalan. Selasa (13/2) malam lalu sudah tahap pengambilan nomor pilgub. Kemudian akan dilanjutkan tahapan berikutnya sampai pelaksanaan pada 27 Juni nanti. “Insya Allah pilgub Blora akan aman dan lancar, sehingga bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Gaji 3.186 GTT-PTT di Bawah UMK

Dia menambahkan, deklarasi partai politik juga bisa menyejukkan Blora. Termasuk melakukan aksi damai dalam proses kampanye nanti. Seperti memasang baliho bersama, mumpung belum ada peraturan. “Untuk diberikan kata-kata indah dan menyejukkan,” ujarnya.

BLORA – Anggota polisi memenuhi depan pendopo rumah dinas Bupati Blora kemarin (14/2). Ratusan personel polres setempat itu sedang menangani aksi demonstrasi. Mereka menangani para pendemo dari tahap negosiasi hingga penghadangan. Tapi karena para pendemo mulai anarkis, terpaksa didatangkan pasukan berompi dan bertamewng. Bentrok dengan ratusan pendemo tidak bisa dihindarkan.

Situasi semakin panas, polisi terpaksa bertindak tegas dengan menembakkan flare dan gas air mata serta water canon untuk membubarkan para pendemo yang semakin anarkis itu. Akhirnya situasi bisa dikendalikan, dan pendemo mundur kemudian membubarkan diri. 

Tidak cukup itu saja, tim Gegana Brimob Polda Jateng kemudian melakukan aksi penjinakan bom. Satu bahan peledak berhasil diledakkan. Di kesempatan itu, Kapolres Blora, AKBP Saptono juga menunjukkan aksi memecah bata putih didepan Forkopimda Blora dan Ketua partai politik.

Baca Juga :  Semprot Disinfektan Kandang Sapi di Blora

Berbagai aksi tersebut merupakan pelaksanaan simulasi sistem pengamanan (Sispam) Pilkada Jawa Tengah (Jateng). “Simulasi ini bisa memberi gambaran Polres Blora dalam menghadapi pilkada,” terang Kapolres Blora AKBP Saptono.

Menurut dia, pengamanan, termasuk pengamanan pilkada, merupakan tugas pokok kepolisian. Bila pengamanan sangat baik, masyarakat bisa memilih dengan aman dan nyaman tanpa ada paksaan. Bahkan dengan adanya deklarasi damai yang dilakukan ketua parpol, bisa menjadi percontohan dalam pilgub nanti. “Karena keamanan, warga Blora bisa melaksanakan aktivitas,” ujarnya.

- Advertisement -

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, tahapan pilgub saat ini sudah berjalan. Selasa (13/2) malam lalu sudah tahap pengambilan nomor pilgub. Kemudian akan dilanjutkan tahapan berikutnya sampai pelaksanaan pada 27 Juni nanti. “Insya Allah pilgub Blora akan aman dan lancar, sehingga bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Tewas Tersengat Listrik di Atas Pohon

Dia menambahkan, deklarasi partai politik juga bisa menyejukkan Blora. Termasuk melakukan aksi damai dalam proses kampanye nanti. Seperti memasang baliho bersama, mumpung belum ada peraturan. “Untuk diberikan kata-kata indah dan menyejukkan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/