alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Mendekati Lebaran, Harga Sapi Naik

BLORA – Harga sapi pedaging di Pasar Pon Blora mendekati Lebaran melonjak. Lonjakan harga tersebut sudah sejak sepekan terakhir. Seorang pedagang sapi di Pasar Pon Blora Subroto mengatakan, naiknya harga tersebut disebabkan meningkatnya transaksi jual beli sapi pedaging jelang Lebaran. Ditandai dengan jumlah sapi yang masuk di Pasar Pon meningkat dibanding hari biasa. 

Menurut dia, lebih dari 50 ekor sapi yang masuk area penjualan di Pasar Pon. Sebelumnya di hari biasa hanya berkisar 40 ekor saja. “Kenaikan harga sapi pedaging berkisar 20 persen. Kami para penjual hanya bisa mengikuti kenaikan harga itu,” ujarnya.

Naiknya harga sapi itu, lanjut Subroto, dari harga normal sebesar Rp 20 juta menjadi Rp 24 juta. Harga sapi pedaging memang mahal, tergantung berat badan dan kegemukannya. Jelang Lebaran masyarakat, khususnya petani, banyak menjual sapi miliknya untuk kebutuhan Lebaran dan tahun ajaran baru. “Sebagian dibelikan lagi sapi anakan (pedet) untuk dipelihara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pedagang Harus Masuk Pasar

Pedagang sapi lainnya, Jalil menuturkan, warga menganggap saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menjual sapinya yang dipelihara sebagai tabungan. “Hanya saja kami para pedagang  tidak berani membeli terlalu banyak dari petani,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kenaikan harga tidak hanya pada sapi pedaging, juga pada sapi lokal dan kambing. Baik lokal maupun peranakan Etawa. Untuk sapi lokal harganya berkisar Rp 8 juta hingga Rp15 juta. Kemudian harga kambing lokal  Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta mulai dari anakan, jantan dan betina dewasa. Sedangkan harga kambing peranakan Etawa (PE)  antara Rp1,5 juta hingga Rp 8 juta mulai dari anakan, jantan dan betina dewasa. “Kenaikan harga ini diprediksi tidak hanya di Pasar Pon, tapi juga di pasar hewan lain di wilayah Kecamatan Jepon, Randublatung, Banjarejo, dan Kabupaten sekitarnya,” ujar dia.

Baca Juga :  Dinkominfo Blora Gelar Sosialisasi Waspadai Rokok Ilegal

BLORA – Harga sapi pedaging di Pasar Pon Blora mendekati Lebaran melonjak. Lonjakan harga tersebut sudah sejak sepekan terakhir. Seorang pedagang sapi di Pasar Pon Blora Subroto mengatakan, naiknya harga tersebut disebabkan meningkatnya transaksi jual beli sapi pedaging jelang Lebaran. Ditandai dengan jumlah sapi yang masuk di Pasar Pon meningkat dibanding hari biasa. 

Menurut dia, lebih dari 50 ekor sapi yang masuk area penjualan di Pasar Pon. Sebelumnya di hari biasa hanya berkisar 40 ekor saja. “Kenaikan harga sapi pedaging berkisar 20 persen. Kami para penjual hanya bisa mengikuti kenaikan harga itu,” ujarnya.

Naiknya harga sapi itu, lanjut Subroto, dari harga normal sebesar Rp 20 juta menjadi Rp 24 juta. Harga sapi pedaging memang mahal, tergantung berat badan dan kegemukannya. Jelang Lebaran masyarakat, khususnya petani, banyak menjual sapi miliknya untuk kebutuhan Lebaran dan tahun ajaran baru. “Sebagian dibelikan lagi sapi anakan (pedet) untuk dipelihara,” ungkapnya.

Baca Juga :  52.253 Pemilih TMS,┬áDPS Pilgub Jateng Ditetapkan

Pedagang sapi lainnya, Jalil menuturkan, warga menganggap saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menjual sapinya yang dipelihara sebagai tabungan. “Hanya saja kami para pedagang  tidak berani membeli terlalu banyak dari petani,” ujarnya.

Dia melanjutkan, kenaikan harga tidak hanya pada sapi pedaging, juga pada sapi lokal dan kambing. Baik lokal maupun peranakan Etawa. Untuk sapi lokal harganya berkisar Rp 8 juta hingga Rp15 juta. Kemudian harga kambing lokal  Rp 250 ribu hingga Rp 1 juta mulai dari anakan, jantan dan betina dewasa. Sedangkan harga kambing peranakan Etawa (PE)  antara Rp1,5 juta hingga Rp 8 juta mulai dari anakan, jantan dan betina dewasa. “Kenaikan harga ini diprediksi tidak hanya di Pasar Pon, tapi juga di pasar hewan lain di wilayah Kecamatan Jepon, Randublatung, Banjarejo, dan Kabupaten sekitarnya,” ujar dia.

Baca Juga :  166 Desa Belum Cairkan Dana Desa di Blora

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/