alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Kado Spesial Bandara, Bendungan, dan DBH Migas

BLORA, Radar Bojonegoro – Pandemi sudah mulai terkendali, puncak peringatan Hari Jadi Blora ke 272 dengan menggelar tasyakuran di Pendapa Rumah Dinas Bupati kemarin (11/12).
Acara berlangsung secara luring terbatas dan daring melalui live streaming youtube ini dihadiri Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati dan jajaran Forkopimda, para bupati yang sudah purna, dan tokoh masyarakat kabupaten setempat.
Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng, pembacaan doa, penyerahan tali asih kepada para atlet berprestasi peraih medali PON dan Peparnas 2021, dan sejumlah bantuan sosial. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, pada Peringatan Hari Jadi ke-272 Blora ini mengambil tema “Bangkit Berjuang Sesarengan mBangun Blora”. ‘’Hal ini sesuai dengan keinginan dan tekad kita. Mari lupakan semua perbedaan, satukan tekad untuk bekerja memajukan Blora. Begitu banyak tantangan pembangunan dan harapan masyarakat yang harus segera diwujudkan dengan perjuangan yang tidak mudah dan pantang menyerah, sehingga kita butuh kebersamaan yang solid. Monggo Sesarengan mBangun Blora,’’ ujarnya.
Dalam peringatan Hari Jadi Blora ke 272 ini, Bupati Arief menuturkan banyak kado spesial yang dirasakan Kabupaten Blora. Mulai beroperasinya kembali Bandara Ngloram per 26 November lalu, kemudian pembangunan Bendungan Randugunting yang telah memasuki tahap akhir. Rencananya keduanya akan diresmikan Presiden awal Januari 2022 mendatang.
Tidak kalah spesial menurut Bupati adalah kabar terbaru dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Blok Cepu. ‘’Perjuangan panjang telah dimulai sejak saya dan Ibu Etik dilantik. Kami beserta tim berikhtiar melakukan audiensi ke Kementerian ESDM, Kemenkeu dan Kemendagri untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Blora terkait DBH Migas, Kabupaten Blora merupakan satu lokasi Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Blok Cepu tidak mendapatkan DBH Migas,’’ terang Bupati.
Dalam prosesnya, bupati beserta tim membahas draf perubahan Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD) untuk memasukkan pasal yang menyatakan bahwa daerah yang masuk dalam satu WKP dapat memperoleh DBH Migas, walaupun berada di provinsi yang berbeda. ‘’Alhamdulillah UU HKPD telah ditetapkan dalam rapat paripurna DPR pada 7 Desember 2021. Semoga angin segar ini membawa kesejahteraan dan keberkahan untuk Kabupaten Blora yang kita cintai,’’ harap Bupati.
Dengan demikian, jika Undang-Undang HKPD ini disahkan di akhir 2021 ini, manfaatnya baru diterima Blora di tahun anggaran 2023. Pengesahan perubahan UU HKPD dilakukan setelah pengesahan APBN 2022, sehingga baru bisa dilaksanakan untuk penyusunan APBN 2023. ‘’Semoga di 2023 nanti pembangunan Blora bisa lebih baik lagi,’’ tutur Bupati.
Sedangkan di 2022 nanti, Bupati akrab disapa Mas Arief ini menyampaikan anggaran pembangunan infrastruktur juga akan ditingkatkan. Hal ini sebagai upaya mewujudkan “Dalan Alus”, untuk rekonstruksi jalan 2022 telah dianggarkan Rp 250 miliar, untuk 16 wilayah kecamatan.
‘’Dana ini bersumber dari DAU, DAK dan pinjaman daerah. Perlu diketahui nominal tersebut sebesar Rp150 miliar berasal dari pinjaman daerah dan anggaran tersebut belum termasuk banprov, jika ditotal perkiraan mencapai 300 miliar. Kita ingin pembangunan infrasrtuktur jalan terus digenjot,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Tak Sediakan Kursi Roda, KPUK Dinilai Masih Diskriminatif

BLORA, Radar Bojonegoro – Pandemi sudah mulai terkendali, puncak peringatan Hari Jadi Blora ke 272 dengan menggelar tasyakuran di Pendapa Rumah Dinas Bupati kemarin (11/12).
Acara berlangsung secara luring terbatas dan daring melalui live streaming youtube ini dihadiri Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati dan jajaran Forkopimda, para bupati yang sudah purna, dan tokoh masyarakat kabupaten setempat.
Acara dimulai dengan pemotongan tumpeng, pembacaan doa, penyerahan tali asih kepada para atlet berprestasi peraih medali PON dan Peparnas 2021, dan sejumlah bantuan sosial. Kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, pada Peringatan Hari Jadi ke-272 Blora ini mengambil tema “Bangkit Berjuang Sesarengan mBangun Blora”. ‘’Hal ini sesuai dengan keinginan dan tekad kita. Mari lupakan semua perbedaan, satukan tekad untuk bekerja memajukan Blora. Begitu banyak tantangan pembangunan dan harapan masyarakat yang harus segera diwujudkan dengan perjuangan yang tidak mudah dan pantang menyerah, sehingga kita butuh kebersamaan yang solid. Monggo Sesarengan mBangun Blora,’’ ujarnya.
Dalam peringatan Hari Jadi Blora ke 272 ini, Bupati Arief menuturkan banyak kado spesial yang dirasakan Kabupaten Blora. Mulai beroperasinya kembali Bandara Ngloram per 26 November lalu, kemudian pembangunan Bendungan Randugunting yang telah memasuki tahap akhir. Rencananya keduanya akan diresmikan Presiden awal Januari 2022 mendatang.
Tidak kalah spesial menurut Bupati adalah kabar terbaru dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas Blok Cepu. ‘’Perjuangan panjang telah dimulai sejak saya dan Ibu Etik dilantik. Kami beserta tim berikhtiar melakukan audiensi ke Kementerian ESDM, Kemenkeu dan Kemendagri untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Blora terkait DBH Migas, Kabupaten Blora merupakan satu lokasi Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Blok Cepu tidak mendapatkan DBH Migas,’’ terang Bupati.
Dalam prosesnya, bupati beserta tim membahas draf perubahan Undang-Undang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD) untuk memasukkan pasal yang menyatakan bahwa daerah yang masuk dalam satu WKP dapat memperoleh DBH Migas, walaupun berada di provinsi yang berbeda. ‘’Alhamdulillah UU HKPD telah ditetapkan dalam rapat paripurna DPR pada 7 Desember 2021. Semoga angin segar ini membawa kesejahteraan dan keberkahan untuk Kabupaten Blora yang kita cintai,’’ harap Bupati.
Dengan demikian, jika Undang-Undang HKPD ini disahkan di akhir 2021 ini, manfaatnya baru diterima Blora di tahun anggaran 2023. Pengesahan perubahan UU HKPD dilakukan setelah pengesahan APBN 2022, sehingga baru bisa dilaksanakan untuk penyusunan APBN 2023. ‘’Semoga di 2023 nanti pembangunan Blora bisa lebih baik lagi,’’ tutur Bupati.
Sedangkan di 2022 nanti, Bupati akrab disapa Mas Arief ini menyampaikan anggaran pembangunan infrastruktur juga akan ditingkatkan. Hal ini sebagai upaya mewujudkan “Dalan Alus”, untuk rekonstruksi jalan 2022 telah dianggarkan Rp 250 miliar, untuk 16 wilayah kecamatan.
‘’Dana ini bersumber dari DAU, DAK dan pinjaman daerah. Perlu diketahui nominal tersebut sebesar Rp150 miliar berasal dari pinjaman daerah dan anggaran tersebut belum termasuk banprov, jika ditotal perkiraan mencapai 300 miliar. Kita ingin pembangunan infrasrtuktur jalan terus digenjot,’’ pungkasnya.

Baca Juga :  Tinjau Banjir, Kapolda Serahkan Bantuan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/