alexametrics
32.2 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Pedagang Harus Masuk Pasar

BLORA – Pedagang yang berada di luar area Pasar Induk Jepon, mulai selasa (14/2) harus masuk ke dalam pasar. Pengelola pasar telah menyediakan kios dan los di dalam pasar. Setidaknya, ada 50 pedagang yang menempati tepi jalan dekat pasar dan area parkir. 

Keberadaan pedagang tersebut mengganggu kenyamanan. Termasuk arus lalu lintas. senin (12/2) Satpol PP Blora, Polsek Jepon, Kecamatan Jepon, dinas permukiman dan perhubungan (disrumkimhub) dan OPD lain melakukan rapat terkait pedagang di luar pasar tersebut. Mereka sepakat meminta semua pedagang yang berada di luar Pasar Induk Jepon harus masuk area pasar. 

Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Blora Suripto mengatakan, penertiban terhadap pedagang di luar area pasar ini untuk mengembalikan fungsi awal halaman pasar sisi barat. Yakni, sebagai tempat parkir dan bongkar muat barang. 

Baca Juga :  Kasihan Nenek Ini, Sakit Diabetes Hidupnya Menggelandang

Dia mengatakan, sudah ada rekayasa lain jika terjadi over kapasitas di dalam, setelah pedagang di luar masuk semua. Yakni, area parkir kendaraan roda dua di dalam pasar akan dipindah. Nantinya bisa ditempati para pedagang. Meski begitu, pedagang tetap bisa berjualan di halaman sebelah barat pasar. Tapi, hanya diperbolehkan ketika malam saja. “Tapi setelah selesai, barang lapak supaya dibawa pulang lagi,” tegasnya.

Sedangkan, para pedagang yang selama ini berjualan di atas mobil agar dipindah di utara pasar. Nantinya, para pedagang yang selama ini menempati halaman barat pasar tetap diperbolehkan berjualan. Hanya jam tertentu, pukul 11.00.

“Hari ini masih sosialisasi saja (besok satpol akan mulai penertiban, Red),” ujarnya.Selain penertiban pedagang, besok juga akan dilakukan penertiban terhadap angkutan umum yang ngetem di Pasar Induk Jepon. “Seperti nanti angkutan umum tidak boleh ngetem di depan pasar,” tegasnya. 

Baca Juga :  Perlu Penanganan, Kemiskinan Masih Zona Merah¬†

BLORA – Pedagang yang berada di luar area Pasar Induk Jepon, mulai selasa (14/2) harus masuk ke dalam pasar. Pengelola pasar telah menyediakan kios dan los di dalam pasar. Setidaknya, ada 50 pedagang yang menempati tepi jalan dekat pasar dan area parkir. 

Keberadaan pedagang tersebut mengganggu kenyamanan. Termasuk arus lalu lintas. senin (12/2) Satpol PP Blora, Polsek Jepon, Kecamatan Jepon, dinas permukiman dan perhubungan (disrumkimhub) dan OPD lain melakukan rapat terkait pedagang di luar pasar tersebut. Mereka sepakat meminta semua pedagang yang berada di luar Pasar Induk Jepon harus masuk area pasar. 

Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Blora Suripto mengatakan, penertiban terhadap pedagang di luar area pasar ini untuk mengembalikan fungsi awal halaman pasar sisi barat. Yakni, sebagai tempat parkir dan bongkar muat barang. 

Baca Juga :  KPUK Ajukan Anggaran Rp 63 Miliar

Dia mengatakan, sudah ada rekayasa lain jika terjadi over kapasitas di dalam, setelah pedagang di luar masuk semua. Yakni, area parkir kendaraan roda dua di dalam pasar akan dipindah. Nantinya bisa ditempati para pedagang. Meski begitu, pedagang tetap bisa berjualan di halaman sebelah barat pasar. Tapi, hanya diperbolehkan ketika malam saja. “Tapi setelah selesai, barang lapak supaya dibawa pulang lagi,” tegasnya.

Sedangkan, para pedagang yang selama ini berjualan di atas mobil agar dipindah di utara pasar. Nantinya, para pedagang yang selama ini menempati halaman barat pasar tetap diperbolehkan berjualan. Hanya jam tertentu, pukul 11.00.

“Hari ini masih sosialisasi saja (besok satpol akan mulai penertiban, Red),” ujarnya.Selain penertiban pedagang, besok juga akan dilakukan penertiban terhadap angkutan umum yang ngetem di Pasar Induk Jepon. “Seperti nanti angkutan umum tidak boleh ngetem di depan pasar,” tegasnya. 

Baca Juga :  Jumlah Tenaga Kesehatan di Blora Belum Ideal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/