alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Temukan Cacing di Hati Hewan Kurban

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Cacing hati ditemukan di salah satu hewan kurban. Penemuan ini setelah tim Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakikan) Blora, melakukan pemeriksaan keliling ke sejumlah lokasi yang menyembelih hewan kurban kemarin (11/8). Meski begitu secara umum sapi di Blora dalam kondisi baik.

Kepala Disnakikan Gundala Wejasena mengatakan,  pemeriksaaan ditemukan cacing hati (Fasciola hepatica) saat penyembelihan sapi. Hanya, cacing itu sedikit. ”Tapi misalnya kalau parah, ya kita iris dan dibuang. Namun, kalau tidak parah, secara medis itu tidak berbahaya,” ujarnya.

Hanya, kata Gundala Wejasena, secara keseluruhan sapi kurban relatif gemuk-gemuk dan peternak mulai maju memelihara serta merawat sapi. Peternak sudah tahu, sapi sebelum digemukkan harus diberi obat cacing terlebih dulu sehingga cacingnya hilang.

Baca Juga :  Air Zamzam Sudah Datang

Bersama sejumlah petugas kesehatan hewan kantor disnakkikan, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban baik sebelum dan sesudah disembelih. Salah satunya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Blora. 

”Jadi kami melakukan pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dipotong (antemortem) dan pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah dipotong (postmortem),” jelasnya.

- Advertisement -

Selain itu, berdasarkan laporan petugas di wilayah kecamatan, menurut Gundala, daging hewan sapi untuk kurban relatif aman dikonsumsi.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakikan Tejo Yuwono menambahkan, sejumlah sentra peternakan sapi dan kambing di desa-desa sebelumnya didatangi oleh petugas.

Untuk penyembelihan hewan kurban sendiri, lanjut dia, bisa dilakukan di RPH. Meski secara umum banyak dilakukan di pedesaan. ”Untuk di RPH sudah ada juru sembelih hewan bersertifikat dari kantor Kemenag,” jelasnya.

Baca Juga :  Kabupaten Blora Butuh Kolaborasi Mengentaskan Kemiskinan

BLORA, Radar Bojonegoro – Cacing hati ditemukan di salah satu hewan kurban. Penemuan ini setelah tim Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakikan) Blora, melakukan pemeriksaan keliling ke sejumlah lokasi yang menyembelih hewan kurban kemarin (11/8). Meski begitu secara umum sapi di Blora dalam kondisi baik.

Kepala Disnakikan Gundala Wejasena mengatakan,  pemeriksaaan ditemukan cacing hati (Fasciola hepatica) saat penyembelihan sapi. Hanya, cacing itu sedikit. ”Tapi misalnya kalau parah, ya kita iris dan dibuang. Namun, kalau tidak parah, secara medis itu tidak berbahaya,” ujarnya.

Hanya, kata Gundala Wejasena, secara keseluruhan sapi kurban relatif gemuk-gemuk dan peternak mulai maju memelihara serta merawat sapi. Peternak sudah tahu, sapi sebelum digemukkan harus diberi obat cacing terlebih dulu sehingga cacingnya hilang.

Baca Juga :  Stasiun Cepu Dibangun Tahun Depan

Bersama sejumlah petugas kesehatan hewan kantor disnakkikan, pihaknya melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban baik sebelum dan sesudah disembelih. Salah satunya di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Blora. 

”Jadi kami melakukan pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dipotong (antemortem) dan pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah dipotong (postmortem),” jelasnya.

- Advertisement -

Selain itu, berdasarkan laporan petugas di wilayah kecamatan, menurut Gundala, daging hewan sapi untuk kurban relatif aman dikonsumsi.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakikan Tejo Yuwono menambahkan, sejumlah sentra peternakan sapi dan kambing di desa-desa sebelumnya didatangi oleh petugas.

Untuk penyembelihan hewan kurban sendiri, lanjut dia, bisa dilakukan di RPH. Meski secara umum banyak dilakukan di pedesaan. ”Untuk di RPH sudah ada juru sembelih hewan bersertifikat dari kantor Kemenag,” jelasnya.

Baca Juga :  Teliti Varietas Padi di Lahan Tadah Hujan

Artikel Terkait

Most Read

Belum Ada Kepastian Besaran BPIH

Ratusan Masyayikh Bertemu Sholahudin

Mutasi Mendadak, Kebanyakan Camat

Artikel Terbaru


/