alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Aksi Tunggal demi Persikaba: Jalan Kaki agar Dana Kompetisi Ditambah

BLORA – Lilik Yulianto, suporter Persikaba Blora ini kembali membuat kagum aksi jalan kakinya. Maret lalu, dia jalan kaki menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar meminta Stadion Kridosno dibangun. Selasa (10/4) Lilik Yulianto kembali aksi tunggal jalan kaki meminta Pemkab Blora lebih peduli terhadap Persikaba. Dan, berharap pemkab memberi tambahan anggaran untuk Persikaba melakoni kompetisi Liga 3.

Bersimbah keringat karena terik, suporter fanatis ini jalan kaki dari Stadion Kridosono menuju kantor Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Blora. Lalu meneruskan ke kantor pemkab dan terakhir ke kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora. 

Lilik Yulianto mengatakan, aksinya ini merasa kasihan terhadap pemain Persikaba yang baru memulai kompetisi Liga 3. Namun, harus menghadapi kenyataan, jika anggaran untuk Persikaba sangat minim. 

Baca Juga :  Lapter Ngloram Picu Ekonomi Jateng

Sehingga, dia meminta dukungan dari KONI terhadap kepedulian tim kebanggaan masyarakat Blora tersebut. Tahun ini, PSSI Blora mengalokasikan anggaran Rp 300 juta. Tentu, anggaran yang dikucurkan ke Persikaba tidak sampai angka Rp 300 juta. 

”Intinya saya ke sini mau minta anggaran (untuk Persikaba) dinaikkan. Paling tidak menjadi Rp 500 juta,” katanya.

Aksi ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap Persikaba. Sehingga, siap melakukan apapun untuk memajukan persepakbolaan Blora. ”Selama tadi (kemarin) sempat ketemu wakil bupati saat di kantor pemkab. Dan ketemu ketua KONI dan tanggapan mereka positif,” ujarnya.

Ketua KONI Blora Heri Setiyono mengatakan, anggaran tahun ini sudah ada bagiannya sendiri. Dari anggaran diterima KONI senilai Rp 7,1 miliar, sudah dibagikan ke 33 cabang olahraga. Salah satunya PSSI hingga Rp 300 juta. ”Jumlah ini sudah banyak daripada cabor lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Rp 6,5 M untuk Pembangunan Tiga Pasar

Selain itu, anggaran tahun ini juga dipusatkan untuk pekan olahraga provinsi (porprov). Karena tahun ini puncak pembinaan untuk porprov Oktober nanti. ”Jadi tarung gengsinya daerah itu ada di porprov ini,” ujarnya.

BLORA – Lilik Yulianto, suporter Persikaba Blora ini kembali membuat kagum aksi jalan kakinya. Maret lalu, dia jalan kaki menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar meminta Stadion Kridosno dibangun. Selasa (10/4) Lilik Yulianto kembali aksi tunggal jalan kaki meminta Pemkab Blora lebih peduli terhadap Persikaba. Dan, berharap pemkab memberi tambahan anggaran untuk Persikaba melakoni kompetisi Liga 3.

Bersimbah keringat karena terik, suporter fanatis ini jalan kaki dari Stadion Kridosono menuju kantor Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Blora. Lalu meneruskan ke kantor pemkab dan terakhir ke kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora. 

Lilik Yulianto mengatakan, aksinya ini merasa kasihan terhadap pemain Persikaba yang baru memulai kompetisi Liga 3. Namun, harus menghadapi kenyataan, jika anggaran untuk Persikaba sangat minim. 

Baca Juga :  Jumlah Bantuan Perkakas TV Digital di Blora Belum Diketahui

Sehingga, dia meminta dukungan dari KONI terhadap kepedulian tim kebanggaan masyarakat Blora tersebut. Tahun ini, PSSI Blora mengalokasikan anggaran Rp 300 juta. Tentu, anggaran yang dikucurkan ke Persikaba tidak sampai angka Rp 300 juta. 

”Intinya saya ke sini mau minta anggaran (untuk Persikaba) dinaikkan. Paling tidak menjadi Rp 500 juta,” katanya.

Aksi ini, kata dia, sebagai bentuk kepedulian terhadap Persikaba. Sehingga, siap melakukan apapun untuk memajukan persepakbolaan Blora. ”Selama tadi (kemarin) sempat ketemu wakil bupati saat di kantor pemkab. Dan ketemu ketua KONI dan tanggapan mereka positif,” ujarnya.

Ketua KONI Blora Heri Setiyono mengatakan, anggaran tahun ini sudah ada bagiannya sendiri. Dari anggaran diterima KONI senilai Rp 7,1 miliar, sudah dibagikan ke 33 cabang olahraga. Salah satunya PSSI hingga Rp 300 juta. ”Jumlah ini sudah banyak daripada cabor lain,” tuturnya.

Baca Juga :  Potensi Besar Perkebunan Buah

Selain itu, anggaran tahun ini juga dipusatkan untuk pekan olahraga provinsi (porprov). Karena tahun ini puncak pembinaan untuk porprov Oktober nanti. ”Jadi tarung gengsinya daerah itu ada di porprov ini,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/