alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Disesuaikan, Subsidi Elpiji akan DIberikan Hanya untuk Warga Miskin

BLORA – Subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) diwacanakan akan dilakukan penyesuaian. Sehingga, tabung elpiji bersubsidi memang hanya diperuntukkan bagi warga miskin. Meski begitu, belum ada kepastian tindak lanjut dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sri Handoko menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya diundang di Kementerian Sosial. Dan, diajak untuk membahas terkait penyaluran elpiji 3 kilogram. 

Dan, ada wacana tabung gas elpiji 3 kg hanya akan diberikan kepada orang miskin. Nantinya, data penerima subsisdi elpiji ini hanya bagi orang miskin yang disesuaikan dengan data kemiskinan di daerah. ”Tapi itu masih belum diterapkan,” ujarnya.

Untuk saat ini juga alokasinya menurutnya akan dilakukan seperti biasa. Dan, praktik dari wacana ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  DPRD Blora Sorot Pembangunan Jalan

Staf Bagian Perekonomian Pemkab Blora Tulus Prasetya mengatakan, hingga saat ini kuota alokasi elpiji 3 kilogram belum ada penetapan. Pihaknya masih menunggu penetapan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Dia menduga adanya wacana penyesuaian rencana subsidi agar tepat sasaran itu menjadi faktor sampai saat ini penetapannya tertunda. ”Sebab beberapa waktu lalu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora ada rapat di Kemensos berkaitan sinkronisasi data KK (kepala keluarga) miskin calon penerima subsidi elpiji,” ujarnya.

Pemkab Blora tidak memiliki wewenang memastikan kuota elpiji. Sebaliknya, pemkab hanya mengusulkan. Dan, Kementerian ESDM yang menentukannya.

BLORA – Subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) diwacanakan akan dilakukan penyesuaian. Sehingga, tabung elpiji bersubsidi memang hanya diperuntukkan bagi warga miskin. Meski begitu, belum ada kepastian tindak lanjut dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sri Handoko menuturkan, beberapa waktu lalu pihaknya diundang di Kementerian Sosial. Dan, diajak untuk membahas terkait penyaluran elpiji 3 kilogram. 

Dan, ada wacana tabung gas elpiji 3 kg hanya akan diberikan kepada orang miskin. Nantinya, data penerima subsisdi elpiji ini hanya bagi orang miskin yang disesuaikan dengan data kemiskinan di daerah. ”Tapi itu masih belum diterapkan,” ujarnya.

Untuk saat ini juga alokasinya menurutnya akan dilakukan seperti biasa. Dan, praktik dari wacana ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  PPDB SMA Terapkan Sistem Zonasi

Staf Bagian Perekonomian Pemkab Blora Tulus Prasetya mengatakan, hingga saat ini kuota alokasi elpiji 3 kilogram belum ada penetapan. Pihaknya masih menunggu penetapan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Dia menduga adanya wacana penyesuaian rencana subsidi agar tepat sasaran itu menjadi faktor sampai saat ini penetapannya tertunda. ”Sebab beberapa waktu lalu Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora ada rapat di Kemensos berkaitan sinkronisasi data KK (kepala keluarga) miskin calon penerima subsidi elpiji,” ujarnya.

Pemkab Blora tidak memiliki wewenang memastikan kuota elpiji. Sebaliknya, pemkab hanya mengusulkan. Dan, Kementerian ESDM yang menentukannya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/