alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Disuplai 6.000 Alat Suntik, 1.323 Sapi Tervaksin

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Kekurangan alat suntik untuk vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai terpenuhi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengirim 6.000 alat suntik vaksinasi hewan. Hingga Rabu (6/7) vaksin telah didistribusikan 1.323 dosis.

 

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora Gundala Wejasena menjelaskan, vaksinasi PMK sudah banyak diditribusikan satgas. Tercatat mencapai 1.323 dosis per Rabu (6/7). Diperkirakan penyaluran vaksin lebih banyak dari data, karena input sapi divaksin perlu proses.

 

“Kami berdasarkan data yang sudah diinput, di lapangan sudah banyak,” jelasnya.

- Advertisement -

 

Gundala menjelaskan, menjelang Iduladha, pihaknya menggenjot vaksinasi dengan memaksimalkan satgas PMK. Saat ini persebaran suspek PMK sudah tercatat 2.629 ekor sapi. Dinyatakan sembuh 1.152 ekor, sedangkan sisa perlu diobati 814 ekor, dan 49 ekor dinyatakan mati.

Baca Juga :  75 Warga Terpapar DBD

 

“Vaksinasi diutamakan yang sehat. Yang sudah sakit kami obati sampai sembuh dulu,” jelasnya.

 

Kabid Kesehatan Hewan DP4 Tejo Yuwono menambahkan, terkait kekurangan alat suntik vaksin PMK sudah disuplai dari Pemprov Jateng. Daerah mendapatkan 6.000 alat suntik, bantuan akan diberikan bertahap dengan vaksin akan mendapatkan tambahan.

“Sarpras sudah ada. Sudah distribusikan sebagian,” jelasnya. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Kekurangan alat suntik untuk vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai terpenuhi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengirim 6.000 alat suntik vaksinasi hewan. Hingga Rabu (6/7) vaksin telah didistribusikan 1.323 dosis.

 

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora Gundala Wejasena menjelaskan, vaksinasi PMK sudah banyak diditribusikan satgas. Tercatat mencapai 1.323 dosis per Rabu (6/7). Diperkirakan penyaluran vaksin lebih banyak dari data, karena input sapi divaksin perlu proses.

 

“Kami berdasarkan data yang sudah diinput, di lapangan sudah banyak,” jelasnya.

- Advertisement -

 

Gundala menjelaskan, menjelang Iduladha, pihaknya menggenjot vaksinasi dengan memaksimalkan satgas PMK. Saat ini persebaran suspek PMK sudah tercatat 2.629 ekor sapi. Dinyatakan sembuh 1.152 ekor, sedangkan sisa perlu diobati 814 ekor, dan 49 ekor dinyatakan mati.

Baca Juga :  Seleksi PPPK Blora, Delapan Peserta Tak Hadir

 

“Vaksinasi diutamakan yang sehat. Yang sudah sakit kami obati sampai sembuh dulu,” jelasnya.

 

Kabid Kesehatan Hewan DP4 Tejo Yuwono menambahkan, terkait kekurangan alat suntik vaksin PMK sudah disuplai dari Pemprov Jateng. Daerah mendapatkan 6.000 alat suntik, bantuan akan diberikan bertahap dengan vaksin akan mendapatkan tambahan.

“Sarpras sudah ada. Sudah distribusikan sebagian,” jelasnya. (luk/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/