alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Lima Bulan Bekuk 26 Tersangka

KOTA –  Kasus perjudian di Blora terbilang marak. Lima bulan terakhir Polres Blora berhasil mengamankan 26 tersangka. Rinciannya, 3 kasus judi dadu dengan 4 tersangka, 6 kasus judi kartu remi dengan 16 tersangka, dan 6 kasus judi togel dengan 6 tersangka.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain 3 set dadu, 2 alat penerangan, 1 unit sepeda motor, 10 buah rekap, 2 bandel ramalan, 6 set kartu remi, 4 buah tikar, 6 bolpoin, 2 staples, 3 HP Nokia, 2 HP Samsung, dan 1 HP Cross. “Selain itu mengamankan uang tunai Rp 8.965.000,” ungkapnya rabu (7/6).

Dia menegaskan, banyaknya perjudian di Blora membuat pihaknya bertekad mengintensifkan pemberantasannya. “Minimal dapat mengurangi dan membuat jera para pelaku,” tukasnya.

Baca Juga :  Tiga Peserta Perades Plantungan Mundur

Menurut dia, Polres Blora juga berhasil mengamankan pelaku kasus lain. Seperti jambret dan premanisme yang selama ini meresahkan warga. Sebanyak lima tersangka dari enam lokasi berhasil diamankan. “Pelakunya berhasil diamankan selama kegiatan cipta kondisi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kelima tersangka kasus jambret itu masing-masing sering melakukan aksi di Jalan Gatot Subroto wilayah Dusun Kajangan, Kelurahan Sonorejo, Jalan Gatot Subroto Kelurahan Kauman, Jalan Blora-Randublatung tepat di selatan Pom Bensin Gabus, Jalan Ngawen-Japah Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, dan di Kecamatan Kunduran.

Terkait premanisme, tambah dia, baru-baru ini terjadi di Randublatung yang melibatkan anak jalanan yang melakukan pemukulan terhadap pengemudi truk. “Saat itu mereka dari arah Bojonegoro, lantaran tidak memiliki uang saku untuk naik angkutan, mereka mencoba menghentikan truk. Namun pengemudi tidak menghentikannya kemudian dipukul,” ujarnya.

Baca Juga :  Minim Dukungan, Persikaba Terancam Tak Bisa Selesaikan Kompetisi

“Mereka tidak membawa senjata tajam, tapi menggunakan rangkaian selongsong peluru yang digunakan sebagai cambuk,” tambahnya. 

KOTA –  Kasus perjudian di Blora terbilang marak. Lima bulan terakhir Polres Blora berhasil mengamankan 26 tersangka. Rinciannya, 3 kasus judi dadu dengan 4 tersangka, 6 kasus judi kartu remi dengan 16 tersangka, dan 6 kasus judi togel dengan 6 tersangka.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain 3 set dadu, 2 alat penerangan, 1 unit sepeda motor, 10 buah rekap, 2 bandel ramalan, 6 set kartu remi, 4 buah tikar, 6 bolpoin, 2 staples, 3 HP Nokia, 2 HP Samsung, dan 1 HP Cross. “Selain itu mengamankan uang tunai Rp 8.965.000,” ungkapnya rabu (7/6).

Dia menegaskan, banyaknya perjudian di Blora membuat pihaknya bertekad mengintensifkan pemberantasannya. “Minimal dapat mengurangi dan membuat jera para pelaku,” tukasnya.

Baca Juga :  Pencetakan E-KTP Dilimpahkan ke Kecamatan

Menurut dia, Polres Blora juga berhasil mengamankan pelaku kasus lain. Seperti jambret dan premanisme yang selama ini meresahkan warga. Sebanyak lima tersangka dari enam lokasi berhasil diamankan. “Pelakunya berhasil diamankan selama kegiatan cipta kondisi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kelima tersangka kasus jambret itu masing-masing sering melakukan aksi di Jalan Gatot Subroto wilayah Dusun Kajangan, Kelurahan Sonorejo, Jalan Gatot Subroto Kelurahan Kauman, Jalan Blora-Randublatung tepat di selatan Pom Bensin Gabus, Jalan Ngawen-Japah Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, dan di Kecamatan Kunduran.

Terkait premanisme, tambah dia, baru-baru ini terjadi di Randublatung yang melibatkan anak jalanan yang melakukan pemukulan terhadap pengemudi truk. “Saat itu mereka dari arah Bojonegoro, lantaran tidak memiliki uang saku untuk naik angkutan, mereka mencoba menghentikan truk. Namun pengemudi tidak menghentikannya kemudian dipukul,” ujarnya.

Baca Juga :  Tugu Ikon Kota

“Mereka tidak membawa senjata tajam, tapi menggunakan rangkaian selongsong peluru yang digunakan sebagai cambuk,” tambahnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/